<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tni al Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/tni-al/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/tni-al/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Jun 2020 02:21:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>tni al Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/tni-al/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sempat Tegang, 84 Kapal Asing Ilegal Diusir dari Perairan RI</title>
		<link>https://bontangpost.id/sempat-tegang-84-kapal-asing-ilegal-diusir-dari-perairan-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2020 04:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kapal asing]]></category>
		<category><![CDATA[tni al]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=76938</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Gugus Keamanan Laut Komando Armada (Guskamla Koarmada) I telah mengusir 84 kapal asing yang lego jangkar secara ilegal di Tanjung Berakit Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Danguskamla Koarmada I, Laksma TNI Yayan Sofiyan, Minggu (14/6/2020), menjelaskan, pengusiran 84 kapal asing yang lego jangkar ilegal itu merupakan salah satu dari upaya TNI AL dalam meningkatkan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sempat-tegang-84-kapal-asing-ilegal-diusir-dari-perairan-ri/">Sempat Tegang, 84 Kapal Asing Ilegal Diusir dari Perairan RI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id</strong> &#8211; Gugus Keamanan Laut Komando Armada (Guskamla Koarmada) I telah mengusir 84 kapal asing yang lego jangkar secara ilegal di Tanjung Berakit Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.</p>
<p>Danguskamla Koarmada I, Laksma TNI Yayan Sofiyan, Minggu (14/6/2020), menjelaskan, pengusiran 84 kapal asing yang lego jangkar ilegal itu merupakan salah satu dari upaya TNI AL dalam meningkatkan operasi keamanan laut di wilayah rawan gangguan keamanan laut.</p>
<p>Baik itu aktivitas ilegal yang dilakukan oleh kapal, pelaku tindakan gangguan keamanan laut terhadap kapal yang melintas serta pemanfaatan ruang laut untuk kegiatan ilegal.</p>
<p>&#8220;Upaya tersebut telah membuahkan hasil, dengan diamankannya pelaku gangguan keamanan di laut yang biasa melakukan aksi pencurian di kawasan Tanjung Balai Karimun, pengusiran terhadap 84 kapal asing yang lego jangkar secara ilegal di Tanjung Berakit, dan penangkapan sejumlah kapal asing yang lego jangkar ilegal di wilayah teritorial Indonesia, serta kegiatan ilegal lainnya,&#8221; katanya.</p>
<p>Dalam sepekan terakhir, Guskamla Koarmada I mengamankan sejumlah kapal yang diduga melakukan tindakakan pelanggaran. Di antaranya TB NELLY 53/TK NELLY 76 menggunakan KRI Imam Bonjol-383 yang dikomandani Letkol Laut (P) Robiyanto.</p>
<p>Kemudian KRI Kujang-642 yang dikomandani Mayor Laut (P) Pungki mengamankan LCT Cahata Maulida, TB SSE Alexandria, MT Sun Live dan MV Luna II. Sebagian besar kapal-kapal itu melakukan pelanggaran terkait UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.</p>
<p>Ia menyampaikan, tangkapan dikawal ke Lantamal IV TPI. Apabila ditemukan cukup bukti, maka akan diproses lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam kesempatan itu, Danguskamla Koarmada I mengapresiasi tindakan KRI Kujang-642, mengejar MT Tenggiri yang melarikan diri ke wilayah teritorial Singapura, saat hendak diperiksa.</p>
<p>Kapal tersebut melakukan perlawanan dengan bermanuver membahayakan sehingga KRI Kujang-642 bertindak represif berupaya menguasai MT Tenggiri dengan menaikkan Tim VBSS. Namun karena telah memasuki wilayah teritorial Singapura, maka Komandan KRI Kujang-642 menarik tim untuk kembali. Menurut dia, tindakan yang dilaksanakan Komandan KRI Kujang-642 sesuai prosedur.</p>
<p>&#8220;Kenapa harus melarikan diri jika memang tidak ada hal-hal yang patut ditakuti,&#8221; kata dia. (antara/jpnn)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sempat-tegang-84-kapal-asing-ilegal-diusir-dari-perairan-ri/">Sempat Tegang, 84 Kapal Asing Ilegal Diusir dari Perairan RI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>36 Komoditas Pangan Dimusnahkan , Cegah Bioterorisme</title>
		<link>https://bontangpost.id/36-komoditas-pangan-dimusnahkan-cegah-bioterorisme/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2019 11:20:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[badan karantina pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[balikpapan]]></category>
		<category><![CDATA[bioterorisme]]></category>
		<category><![CDATA[tni al]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=58140</guid>

					<description><![CDATA[<p>BALIKPAPAN – Puluhan komoditas pertanian yang disita oleh Badan Karantina Pertanian Balikpapan dimusnahkan, Kamis (24/1). Di antaranya berasal dari Korea Selatan, India, Myanmar, Prancis, Thailand, Hong Kong, Tiongkok, dan Singapura. Barang pangan tersebut masuk melalui pelabuhan dan bandara tanpa disertai surat-surat karantina. Total ada 36 jenis komoditas yang dimusnahkan dengan cara dibakar. Beratnya 52 kilogram. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/36-komoditas-pangan-dimusnahkan-cegah-bioterorisme/">36 Komoditas Pangan Dimusnahkan , Cegah Bioterorisme</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BALIKPAPAN – Puluhan komoditas pertanian yang disita oleh Badan Karantina Pertanian Balikpapan dimusnahkan, Kamis (24/1). Di antaranya berasal dari Korea Selatan, India, Myanmar, Prancis, Thailand, Hong Kong, Tiongkok, dan Singapura. Barang pangan tersebut masuk melalui pelabuhan dan bandara tanpa disertai surat-surat karantina.</p>
<p>Total ada 36 jenis komoditas yang dimusnahkan dengan cara dibakar. Beratnya 52 kilogram. Di antaranya berbagai jenis buah-buahan, beras, cabai, kacang-kacangan, serta bibit. “Ada yang memang masuk lewat pengiriman, maupun ada yang sengaja membawa untuk oleh-oleh. Walaupun mungkin karena ketidaktahuan, tetap disita karena melanggar aturan karantina,” kata Kepala Pusat Kepatuhan Kerja Sama dan Informasi Perkarantinaan, Badan Karantina Pertanian Pusat, Arifin Tasfrif didampingi Kepala Badan Karantina Pertanian Balikpapan, Syamsu Alam.</p>
<p>Barang-barang itu bisa jadi tak lolos badan karantina, sehingga tak memiliki dokumen karantina. Bisa karena kandungan pestisida yang melebihi ketentuan. Sehingga sangat berbahaya untuk dikonsumsi. Ada juga bibit yang dikirim lewat jasa pengiriman. “Walaupun cuma satu bungkus, kalau sampai ditanam, hampir dipastikan penyakitnya akan tumbuh,” tambahnya.</p>
<p>Pengawasan terhadap masuknya barang-barang impor memang tengah diperketat. Makanya perlu kerja sama antara Badan Karantina Pertanian dengan berbagai pihak, termasuk TNI AL. Kemarin, Badan Karantina Pertanian sekaligus menyosialisasikan peran dan tugasnya. Serta menindaklanjuti MoU yang telah dilakukan Badan Karantina Pertanian dengan Mabes TNI AL. “Sinergisitas ingin kami maksimalkan di Balikpapan juga Samarinda,” jelasnya.</p>
<p>Hal ini juga untuk mendukung program kabinet kerja yang tengah berusaha mengejar swasembada pangan nasional. Salah satu caranya dengan meningkatkan produksi petani-petani lokal. Sehingga ketergantungan terhadap komoditas impor harus dihindari. Tindak lanjut dari sinergisitas dengan berbagai pihak ini, Arifin menyebut, akan ada operasi besar-besaran. Namun, waktunya masih dirahasiakan.</p>
<p>Sementara itu, Danlanal Balikpapan, Kol Laut (P) Wahyu Cahyono menjelaskan, kegiatan sosialisasi dan kerja sama ini sangat penting. Instansi tak bisa berdiri sendiri dan ego dalam melakukan giat-giat operasi. Makanya, dalam sosialisasi di Mako Lanal Balikpapan kemarin, pihaknya juga mengundang seluruh instansi terkait.</p>
<p>“Kami ketika patroli lalu ada temuan-temuan yang ada kaitannya dengan pertanian atau hewan, langsung kami koordinasi dengan Badan Karantina Pertanian,” ujarnya. Kemudian implementasi dari kerja sama ini, ke depan akan dilakukan patroli-patroli bersama. Termasuk personel, bukan hanya operasional, tapi juga intelijen akan bekerja sama secara teknis. “Akan disusun bersama bagaimana cara kita pengumpulan data, termasuk sosialisasi kepada para pengguna laut,” pungkasnya. (rsh2/k15/kpg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/36-komoditas-pangan-dimusnahkan-cegah-bioterorisme/">36 Komoditas Pangan Dimusnahkan , Cegah Bioterorisme</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
