<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>truk material Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/truk-material-bontang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/truk-material-bontang/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 31 Aug 2026 05:39:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>truk material Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/truk-material-bontang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koral Kembali Berhamburan di Tanjung Laut Indah Bontang, Warga Desak Pengawasan Diperketat</title>
		<link>https://bontangpost.id/koral-kembali-berhamburan-di-tanjung-laut-indah-bontang-warga-desak-pengawasan-diperketat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 05:39:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[truk material Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=154053</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Material koral kembali berhamburan di Jalan Pelabuhan III, Kelurahan Tanjung Laut Indah. Kondisi ini kembali dikeluhkan warga karena material tercecer dari kendaraan pengangkut saat melintas, Senin (31/8/2026). Dalam rekaman CCTV yang dikirimkan warga kepada Bontang Post, terlihat sebuah mobil pikap berwarna putih mengangkut muatan koral dalam kondisi penuh tanpa menggunakan terpal. Saat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/koral-kembali-berhamburan-di-tanjung-laut-indah-bontang-warga-desak-pengawasan-diperketat/">Koral Kembali Berhamburan di Tanjung Laut Indah Bontang, Warga Desak Pengawasan Diperketat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang</strong> <strong>–</strong> Material koral kembali berhamburan di Jalan Pelabuhan III, Kelurahan Tanjung Laut Indah. Kondisi ini kembali dikeluhkan warga karena material tercecer dari kendaraan pengangkut saat melintas, Senin (31/8/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam rekaman CCTV yang dikirimkan warga kepada Bontang Post, terlihat sebuah mobil pikap berwarna putih mengangkut muatan koral dalam kondisi penuh tanpa menggunakan terpal.</p>
<p class="isSelectedEnd">Saat melintasi polisi tidur, kendaraan tersebut mengalami guncangan hingga sejumlah material koral berjatuhan ke badan jalan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Rina, warga RT 14 Tanjung Laut Indah, mengatakan kejadian serupa sudah berulang kali terjadi. Menurutnya, persoalan tersebut seharusnya dapat dicegah jika kendaraan pengangkut diperiksa sebelum beroperasi.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Setiap hari saya mengeluh, kata perusahaan nanti dibersihkan. Ini bukan soal dibersihkan, tapi harusnya sebelum mengangkut dicek, bocor atau tidak, sudah ditutup atau belum, jadi tidak berhamburan,” ungkapnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia mengatakan material yang tercecer tidak hanya menimbulkan debu, tetapi juga berpotensi membahayakan pengendara, terutama pengguna sepeda motor.</p>
<p class="isSelectedEnd">Koral yang berserakan di badan jalan dapat membuat permukaan jalan menjadi licin dan tidak aman bagi pengendara. Kondisi tersebut juga dikhawatirkan memicu kecelakaan jika kendaraan kehilangan kendali saat melintas.</p>
<p class="isSelectedEnd">Karena itu, Rina meminta pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan pengangkut material yang melintas di kawasan tersebut. Menurutnya, pengawasan seharusnya dilakukan secara rutin dan tidak hanya setelah warga menyampaikan keluhan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia juga menilai imbauan tertulis yang selama ini diberikan belum cukup untuk memastikan pengemudi maupun perusahaan mengamankan muatan selama perjalanan.</p>
<p>“Jangan pas masyarakat mengeluh saja turun cek. Tiap hari diawasi supaya mereka tertib. Kami warga yang merasakan efeknya tiap hari, masa mau diviralkan terus baru ada penindakan,” tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/koral-kembali-berhamburan-di-tanjung-laut-indah-bontang-warga-desak-pengawasan-diperketat/">Koral Kembali Berhamburan di Tanjung Laut Indah Bontang, Warga Desak Pengawasan Diperketat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Material Koral Kembali Berceceran di Tanjung Laut Indah Bontang, Warga Desak Penindakan Tegas</title>
		<link>https://bontangpost.id/material-koral-kembali-berceceran-di-tanjung-laut-indah-bontang-warga-desak-penindakan-tegas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 03:39:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Koral]]></category>
		<category><![CDATA[tanjung laut indah]]></category>
		<category><![CDATA[truk material Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=152444</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Keluhan warga Kelurahan Tanjung Laut Indah terhadap aktivitas truk pengangkut batu koral kembali mencuat. Material koral kembali ditemukan berceceran di Jalan Pelabuhan III pada Senin (13/7/2026) pagi dan dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Berdasarkan video yang diterima Redaksi Bontang Post, butiran koral tampak berserakan di badan jalan sehingga berpotensi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/material-koral-kembali-berceceran-di-tanjung-laut-indah-bontang-warga-desak-penindakan-tegas/">Material Koral Kembali Berceceran di Tanjung Laut Indah Bontang, Warga Desak Penindakan Tegas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Keluhan warga Kelurahan Tanjung Laut Indah terhadap aktivitas truk pengangkut batu koral kembali mencuat. Material koral kembali ditemukan berceceran di Jalan Pelabuhan III pada Senin (13/7/2026) pagi dan dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.</p>
<p class="isSelectedEnd">Berdasarkan video yang diterima Redaksi Bontang Post, butiran koral tampak berserakan di badan jalan sehingga berpotensi membuat kendaraan tergelincir.</p>
<p class="isSelectedEnd">Rina, warga RT 14 Tanjung Laut Indah yang merekam video tersebut, mengatakan kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.00. Ia menduga material berasal dari truk pengangkut yang tidak menggunakan penutup terpal atau memiliki pintu bak belakang yang tidak tertutup rapat.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Sudah berapa kali disampaikan, tetap saja dianggap remeh,&#8221; ujarnya saat dihubungi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, pemerintah perlu mengambil langkah lebih tegas terhadap truk pengangkut material yang tidak mematuhi ketentuan keselamatan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain diwajibkan menggunakan penutup terpal, pengemudi juga diminta memastikan pintu bak belakang terkunci rapat agar muatan tidak berjatuhan selama perjalanan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Rina juga meminta perusahaan pengangkut bertanggung jawab apabila material yang dibawa tercecer di jalan.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Kalau ada material yang berjatuhan, harusnya langsung dibersihkan. Itu membahayakan pengguna jalan, kami khawatir ada pengendara yang terjatuh,&#8221; tegasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, Lurah Tanjung Laut Indah, Elis Biantoro, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari warga.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Elis, keluhan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan melakukan peninjauan ke lokasi.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Saat ini kami sedang melakukan peninjauan ke lapangan. Keluhan ini juga sudah saya disposisikan kepada tim Trantib kelurahan untuk ditindaklanjuti,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Warga berharap pengawasan terhadap kendaraan pengangkut material diperketat agar kejadian serupa tidak terus berulang dan tidak menimbulkan kecelakaan lalu lintas. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/material-koral-kembali-berceceran-di-tanjung-laut-indah-bontang-warga-desak-penindakan-tegas/">Material Koral Kembali Berceceran di Tanjung Laut Indah Bontang, Warga Desak Penindakan Tegas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wawali Bontang Minta Dishub Tindak Truk Pengangkut Material yang Tak Tutup Muatan</title>
		<link>https://bontangpost.id/wawali-bontang-minta-dishub-tindak-truk-pengangkut-material-yang-tak-tutup-muatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 10:42:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[truk material]]></category>
		<category><![CDATA[truk material Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=145424</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris (AH), meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang bergerak cepat menindak truk pengangkut material yang tidak menutup muatan dengan baik karena dinilai membahayakan pengguna jalan. Ia menilai masih banyak sopir truk yang abai terhadap aturan hingga menyebabkan material jatuh dan mengganggu keselamatan. Karena itu, Dishub diminta segera berkoordinasi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wawali-bontang-minta-dishub-tindak-truk-pengangkut-material-yang-tak-tutup-muatan/">Wawali Bontang Minta Dishub Tindak Truk Pengangkut Material yang Tak Tutup Muatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong> Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris (AH), meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang bergerak cepat menindak truk pengangkut material yang tidak menutup muatan dengan baik karena dinilai membahayakan pengguna jalan.</p>
<p>Ia menilai masih banyak sopir truk yang abai terhadap aturan hingga menyebabkan material jatuh dan mengganggu keselamatan.</p>
<p>Karena itu, Dishub diminta segera berkoordinasi dengan Polres Bontang untuk melakukan pengecekan dan razia rutin terhadap setiap kendaraan pengangkut material.</p>
<p>“Ini harus jadi rutinitas supaya para sopir paham bahwa aturan ini harus dipatuhi,” ujarnya saat ditemui Jum&#8217;at (12/12/2025)</p>
<p>Wawali juga meminta Dishub menekan perusahaan-perusahaan pengolah material agar lebih tegas mengawasi sopir mereka.</p>
<p>Jika ada sopir yang mengatasnamakan perusahaan namun tidak mematuhi aturan, perusahaan harus dipanggil dan dimintai pertanggungjawaban. “Perusahaan juga wajib tegas,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia mengingatkan bahwa tumpahan material seperti tanah maupun kerikil sangat berbahaya. Tanah yang terkena hujan bisa membuat jalan licin, sementara kerikil dapat menyebabkan pengendara kehilangan kendali.</p>
<p>“Kalau ini dibiarkan, sangat membahayakan pengguna jalan dan masyarakat Kota Bontang,” pungkasnya</p>
<p>Diberitakan sebelumnya kondisi Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api, kembali dikeluhkan warga. Material kerikil berukuran besar yang diduga jatuh dari sebuah truk membuat ruas jalan itu licin dan membahayakan pengendara.</p>
<p>Bahkan, dalam satu jam terakhir, dua pengendara motor dilaporkan terjatuh akibat tergelincir. Hal ini disampaikan oleh warga RT 24 Kelurahan Api-Api, Mia, saat ditemui di lokasi kejadian.</p>
<p>Menurut Mia, material kerikil tersebut berserakan cukup banyak di depan salah satu toko yang berada tak jauh dari jembatan. Kerikil yang diduga merupakan material untuk cor itu juga tercampur dengan semen, sehingga memperburuk kondisi jalan dan membuat permukaan menjadi licin.</p>
<p>“Sudah dua orang yang jatuh tadi, Pak. Tepat di depan ini, ramai sekali orang lewat. Kerikilnya besar-besar, bercampur semen. Kalau diinjak motor, langsung tergelincir,” kata Mia, melansir <em>Kaltim Post</em>. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wawali-bontang-minta-dishub-tindak-truk-pengangkut-material-yang-tak-tutup-muatan/">Wawali Bontang Minta Dishub Tindak Truk Pengangkut Material yang Tak Tutup Muatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerikil Berserakan di Jalan Ahmad Yani Bontang, Dua Pengendara Jatuh</title>
		<link>https://bontangpost.id/kerikil-berserakan-di-jalan-ahmad-yani-bontang-dua-pengendara-jatuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 06:21:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[truk material]]></category>
		<category><![CDATA[truk material Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=145405</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Kondisi Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api, kembali dikeluhkan warga. Material kerikil berukuran besar yang diduga jatuh dari sebuah truk membuat ruas jalan itu licin dan membahayakan pengendara. Bahkan, dalam satu jam terakhir, dua pengendara motor dilaporkan terjatuh akibat tergelincir. Hal ini disampaikan oleh warga RT 24 Kelurahan Api-Api, Mia, saat ditemui di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kerikil-berserakan-di-jalan-ahmad-yani-bontang-dua-pengendara-jatuh/">Kerikil Berserakan di Jalan Ahmad Yani Bontang, Dua Pengendara Jatuh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="2"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; </strong>Kondisi Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api, kembali dikeluhkan warga. Material kerikil berukuran besar yang diduga jatuh dari sebuah truk membuat ruas jalan itu licin dan membahayakan pengendara.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Bahkan, dalam satu jam terakhir, dua pengendara motor dilaporkan terjatuh akibat tergelincir. Hal ini disampaikan oleh warga RT 24 Kelurahan Api-Api, Mia, saat ditemui di lokasi kejadian.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Menurut Mia, material kerikil tersebut berserakan cukup banyak di depan salah satu toko yang berada tak jauh dari jembatan. Kerikil yang diduga merupakan material untuk cor itu juga tercampur dengan semen, sehingga memperburuk kondisi jalan dan membuat permukaan menjadi licin.</p>
<p data-reader-unique-id="10">“Sudah dua orang yang jatuh tadi, Pak. Tepat di depan ini, ramai sekali orang lewat. Kerikilnya besar-besar, bercampur semen. Kalau diinjak motor, langsung tergelincir,” kata Mia, melansir <em>Kaltim Post</em>.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Ia menjelaskan kerikil-kerikil tersebut bahkan sampai terlempar masuk ke dalam tokonya ketika kendaraan besar melaju kencang melewati jalan tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="11">“Batu-batunya sampai masuk ke dalam toko. Kalau mobil besar ngebut, batunya terlempar. Kami takut, sangat membahayakan,” ucapnya.</p>
<p><center data-reader-unique-id="12"></center></p>
<p data-reader-unique-id="16">Mia mengaku melihat sebuah truk melintas sekitar pukul 11.00 Wita, tak lama sebelum kerikil-kerikil itu mulai memenuhi badan jalan. Meski tidak melihat jelas plat maupun warna truk tersebut, ia menduga kuat bahwa material itu jatuh dari kendaraan tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="17">“Saya kurang jelas lihat truknya, tapi keponakan saya lihat dia lewat pas di depan toko. Setelah itu baru banyak batunya berserakan. Truk itu tanpa ditutupi terpal bagian baknya,” tutur dia.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Akibat kondisi jalan yang memburuk ini, arus kendaraan dari arah Kantor Kaltim Post menuju Jalan Ahmad Yani pun menjadi rawan.</p>
<p data-reader-unique-id="18">“Banyak pengendara melambat mendadak. Yang dua orang tadi jatuh itu karena belok dan langsung tergelincir,” terangnya.</p>
<p data-reader-unique-id="20">Ia berharap Pemkot Bontang melalui instansi terkait segera melakukan pembersihan dan penindakan agar tidak terjadi kecelakaan lanjutan. “Mohon ditindaklanjuti. Ini bahaya sekali. Jalannya licin, kerikilnya besar, dan banyak masuk ke toko-toko,” tegasnya.</p>
<p data-reader-unique-id="21">Warga RT 24 lainnya juga dikabarkan mulai resah karena kondisi ini sudah beberapa kali terjadi ketika truk-truk pengangkut material melintas tanpa menutup muatan dengan baik. Namun kali ini, volumenya lebih banyak dan langsung menimbulkan korban.</p>
<p data-reader-unique-id="22">Hingga berita ini diturunkan, warga telah menghubungi pihak terkait. Masyarakat sekitar meminta agar jalan segera dibersihkan dan pengawasan terhadap kendaraan pengangkut material diperketat.</p>
<p data-reader-unique-id="23">Berdasarkan pengamatan awak media, material koral ini bertebaran dari simpang tiga Kenari Water Park hingga simpang empat Bontang Baru. “Kami hanya ingin jalan aman. Jangan sampai ada korban berikutnya,” tutup Mia. <strong data-reader-unique-id="24">(ak/KP)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kerikil-berserakan-di-jalan-ahmad-yani-bontang-dua-pengendara-jatuh/">Kerikil Berserakan di Jalan Ahmad Yani Bontang, Dua Pengendara Jatuh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sanksi Mengintai, Truk Material di Bontang Wajib Bersih dan Tertutup Mulai Bulan Depan</title>
		<link>https://bontangpost.id/sanksi-mengintai-truk-material-di-bontang-wajib-bersih-dan-tertutup-mulai-bulan-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 02:00:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[truk material Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=140577</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Mulai bulan depan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang akan mulai melakukan sosialisasi kepada para pengemudi truk pengangkut material. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari instruksi Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, yang menyoroti pentingnya kebersihan kendaraan dan muatan saat melintas di jalan kota. Agus Haris meminta agar setiap truk yang mengangkut material [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sanksi-mengintai-truk-material-di-bontang-wajib-bersih-dan-tertutup-mulai-bulan-depan/">Sanksi Mengintai, Truk Material di Bontang Wajib Bersih dan Tertutup Mulai Bulan Depan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang </strong><strong data-start="268" data-end="281">–</strong> Mulai bulan depan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang akan mulai melakukan sosialisasi kepada para pengemudi truk pengangkut material. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari instruksi Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, yang menyoroti pentingnya kebersihan kendaraan dan muatan saat melintas di jalan kota.</p>
<p data-start="595" data-end="879">Agus Haris meminta agar setiap truk yang mengangkut material wajib membersihkan kendaraan mereka sebelum keluar dari lokasi proyek. Hal ini dilakukan untuk mencegah sisa material jatuh di jalan, yang dapat menimbulkan debu, membahayakan pengguna jalan lain, dan merusak estetika kota.</p>
<p data-start="881" data-end="1085">Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Bontang Akhmad Suharto, mengatakan bahwa pihaknya belum bisa langsung melakukan penindakan, mengingat perlu dilakukan sosialisasi terlebih dahulu.</p>
<p data-start="1087" data-end="1247">“Saat ini kami sedang menyusun imbauan dan aturan teknisnya. Untuk penindakan nanti akan dilakukan bersama pihak kepolisian,” jelas Suharto, Minggu (27/7/2025).</p>
<p data-start="1249" data-end="1468">Selain material yang jatuh dari truk, Dishub juga menyoroti sejumlah kendaraan yang tidak menutup muatannya dengan terpal. Hal ini dinilai berpotensi menimbulkan debu yang beterbangan saat kendaraan melaju.</p>
<p data-start="1470" data-end="1612">“Target sosialisasi kami juga mencakup kewajiban penggunaan terpal untuk menutup muatan, agar tidak menimbulkan gangguan di jalan,” tutupnya. <strong>(Dwi Kurniawan Nugroho)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sanksi-mengintai-truk-material-di-bontang-wajib-bersih-dan-tertutup-mulai-bulan-depan/">Sanksi Mengintai, Truk Material di Bontang Wajib Bersih dan Tertutup Mulai Bulan Depan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
