• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tiga Warga Guntung Disengat Tawon saat Melaut, Satu Sempat Kritis

by Lutfi Rahmatunnisa'
12 Desember 2022, 13:45
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Salah satu korban saat dilarikan ke rumah sakit

Salah satu korban saat dilarikan ke rumah sakit

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Tiga warga Kelurahan Guntung dilarikan ke rumah sakit usai diserang ratusan tawon saat hendak pulang memancing pada, Minggu (12/12/2022).

Ketiganya yakni Su warga RT 15, Wa dan An yang merupakan warga RT 11. Hal itu turut dibenarkan Dhani salah seorang warga RT 04 Guntung yang juga kerabat Su.

Saat dikonfirmasi, Dhani menceritakan sekira pukul 16.30 satu perahu yang memuat ketiga nelayan tersebut hendak pulang mancing. Nahas di pertengahan jalan saat melintasi Pulau Panjang yang berdekatan dengan Pulau Gusung ketiga nelayan diserang oleh tawon.

Tak kuat dengan kondisi itu, ketiga pria tersebut akhirnya menceburkan diri ke laut. Tak berselang lama, dengan basah kuyu ketiganya kembali ke kapal lantaran posisi tawon yang tidak bergeser dan tetap berada di lokasi.

“Mereka sempat basah pas naik ke kapal lagi. Mereka pikir tawonnya sudah pergi, eh ternyata masih tetap di situ. Akhirnya mereka tidak bisa menghindar,” urainya.

Tidak bisa menghindari serangan tawon, kata Dhani ketiga nelayan tersebut akhirnya beranjak pergi dan bersandar di Pulau Gusung untuk meminta pertolongan warga. Kondisi saat itu Su dan kedua rekannya terbaring lemas.

“Warga Gusung langsung telpon warga Guntung untuk menginfokan. Nah, pas saya tahu infonya makanya saya langsung ke pelabuhan Guntung untuk menjemput mereka. Jadi mereka itu diantar warga Gusung. Sekalian kapalnya di tarik ke pelabuhan,” ucap Dhani.

Setibanya di pelabuhan Guntung tepat pukul 18.00, Dhani dan warga lainnya langsung membantu mengevakuasi mereka untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit terdekat.

Kata Dhani, saat tiba di rumah sakit kondisi ketiganya luka lebam di bagian wajah. An salah seorang korban pin dikabarkan sempat kritis.

“Kalau Su sempat pingsan. Tapi sebentar saja. Saat ini semua korban sudah pulang. Dan yang kritis itu sudah sadarkan diri. Karena gelap saya hanya lihat di wajah saja yang lebam. Selebihnya kurang tahu,” sambungnya.

Menurut Dhani, kejadian ini tidak hanya sekali. Namun, pernah memakan korban lainnya. Lantaran sarang tawon dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Jadi, siapapun yang lewat Pulau Panjang memang diganggu sama tawon itu. Saya maklum sih karena sarangnya di rusak oleh anak anak di sini juga,” timpalnya.

Terpisah, Kepala BPBD Bontang Zainudin meminta warga ataupun nelayan agar berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut. Terlebih adanya potensi gelombang tinggi di akhir 2022.

“Waspada kalau lewat situ. Paling tidak menyiapkan pelindung,” tandasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Disengat tawonMelaut
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wali Kota Blitar dan Istri Disekap Perampok, Dilakban di Kamar

Next Post

Kecewa Dua PNS Terjerat Kasus Korupsi, Basri Serahkan Proses Hukum ke Aparat

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.