bontangpost.id – Perbaikan jembatan Rusunawa Api-Api yang sebelumnya terbuat dari kayu akhirnya rampung dan sudah bisa dimanfaatkan warga.
Jembatan diresmikan oleh Wali Kota Bontang Basri Rase dan Wakil Wali Kota Bontang Najirah pada Kamis (16/2/2023).
Dijelaskan Basri, perbaikan jembatan Rusunawa sebenarnya sudah diusulkan setiap pelaksanaan Musrenbang. Namun, keterbatasan anggaran membuat perbaikan jembatan baru dimulai pada 2022 lalu.
Jembatan yang memiliki panjang 12 meter dengan lebar 7,5 meter dengan kapasitas muatan maksimal 8 ton ini menghabiskan anggaran dengan nilai kontrak sekira Rp 4,1 miliar.
Kata Basri, dalam masa kepemimpinannya perbaikan jembatan menjadi skala prioritas. Untuk itu pihaknya berkomitmen untuk terus membenahi jembatan yang masih terbuat dari kayu.
“Di Api-Api sebelum perbaikan jembatan Ketinggian air mencapai 40 hingga 50 sentimeter. Dengan adanya perbaikan ini sudah tidak pernah banjir,” serunya.
Dalam waktu dekat sasaran perbaikan lainnya menyasar jembatan yang menghubungkan Kelurahan Api-Api dan Kelurahan Tanjung Laut.
“Segera dibangun. Karena itu menjadi prioritas kami dalam penanggulangan banjir,” sebutnya.
Selain itu, ia mengingatkan DPUPRK Bontang untuk menyediakan akses lain ketika perbaikan jembatan dilakukan. Agar aktivitas warga tidak terhambat.
“Kalau mau dibongkar jangan total. Harus siapkan opsi jembatan lain dulu,” sambungnya.
Salah seorang warga Irham Mangilong mengatakan hadirnya jembatan ini sangat dibutuhkan warga. Khususnya warga Rusunawa yang berdomisili di RT 41 Kelurahan Api-Api.
Menurutnya, dengan adanya pembangunan jembatan sangat berdampak dalam penanggulangan banjir. Pasalnya, sebelumnya mereka kerap terdampak saat hujan. Ia berharap akses jembatan yang masih terbuat dari kayu seluruhnya bisa diperbaiki.
“Sebelumnya sampah selalu nyangkut di jembatan yang mengakibatkan banjir. Sekarang sudah tidak,” tutupnya. (*)


