bontangpost.id – Angka penilaian sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) mengalami peningkatan. Tahun ini Bontang memperoleh nilai 2,7 dari sebelumnya 2,11. Sehingga perolehan tersebut sudah berada di atas standar nasional yaitu 2,6. Adapun penilaian berasal dari 47 indikator dengan skala penilaian menurut level 1 sampai 5.
Sosialisasi dan pendampingan hasil evaluasi dilaksanakan sebagai upaya pemerintah agar selalu melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas SPBE. Dengan demikian, dapat terwujud pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Wakil Wali Kota Bontang Najirah menyebut bahwa pengelolaan SPBE harus berkoordinasi dengan Kominfo. Sebab Kominfo memiliki peranan penting dalam penyusunan domain arsitektur serta pembangunan aplikasi dan teknologi informasi.
“2,7 itu sudah masuk predikat baik. Artinya Bontang sudah ada di atas nasional. Kami mengimbau kepada OPD agar terus meningkatkan pelayanan, terutama kualitas SPBE,” ucapnya.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang Aji Erlynawati mengatakan bahwa dibutuhkan perencanaan yang baik untuk peningkatan kualitas. Menurutnya, setiap daerah seharusnya punya pendamping untuk pengelolaan sistem.
“Tingkat keamanan sistem harus ditingkatkan. Tapi paling tidak harus didukung juga dengan SDM yang mumpuni. Karena sekarang, SDM dalam bidang ini termasuk masih kurang,” katanya.
Ia juga menambahkan terkait rencana anggaran aplikasi atau pengadaan server harus dengan sepengetahuan Kominfo dan Bappeda.
“Saat ini kami masih terus merumuskan rencana anggaran untuk SPBE,” tutupnya. (*)

