bontangpost.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak kunjung mengumumkan nama yang diusung pada Pilwali Bontang.
Padahal durasi pendaftaran pasangan calon akan terjadi di akhir bulan ini. Ketua DPW PKB Kaltim Syafruddin mengatakan saat ini belum ada rekomendasi dari pengurus pusat.
“Belum ada (nama yang diusung). Saat ini masih melakukan komunikasi lintas parpol,” kata Syafruddin.
Belakangan santer partai yang diketuai oleh Muhaimin Iskandar ini berencana membuat poros keempat. Sejumlah nama pun muncul. Mulai dari Sutomo Jabir, Abdul Kadir Tappa, hingga Sigit Alfian.
Dari tiga nama ini praktis hanya Sutomo Jabir yang berasal dari internal. Sementara Sigit Alfian sebelumnya melakukan pendaftaran saat penjaringan. Nama Abdul Kadir Tappa belakangan menyeruak karena memiliki kedekatan dengan Sutomo Jabir.
PKB pun tidak bisa mengusung sendirian. Sebab perolehan jumlah kursinya hanya empat. Belum mencukupi untuk pengusungan yakni minimal lima kursi. Alhasil harus membentuk koalisi dengan minimal satu partai lain.
“Pada intinya kami tetap mengusung bakal calon pasangan sendiri,” tutur dia.
Adapun parpol yang saat ini belum menentukan sikap hanya Demokrat dan NasDem.
NasDem memiliki dua kursi hasil pileg, Februari silam. Sementara Demokrat hanya menempatkan satu wakil di Sekretariat DPRD. Melalui Sumardi dari Dapil Bontang Utara.
Diketahui saat ini sudah ada tiga bakal calon pasangan yang akan maju di Pilwali Bontang. Melalui jalur perseorangan ada Basri Rase-Chusnul Dhihin.
Kemudian Golkar, Gerindra, dan PKS membuat koalisi dengan mengusung Neni Moerniaeni-Agus Haris.
Gerbong ini memiliki 12 kursi. Rinciannya Golkar tujuh, Gerindra tiga, dan PKS dua kursi. Semntara PDI Perjuangan, Gelora, dan PAN juga membuat poros ketiga dengan mengusung Najirah-Muhammad Aswar. Tiga parpol ini mempunyai enam kursi. (ak/waz)







