• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Banyak Puskesmas Kekurangan Nakes, DPRD Kaltim Dorong Pemprov Beri Beasiswa Profesi Kesehatan

by Redaksi Bontang Post
13 Mei 2025, 12:54
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Wakil ketua komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra.

Wakil ketua komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Kaltim masih kekurangan tenaga kesehatan (nakes). Hal itu diperkuat jika melihat data dari Dinas Kesehatan Kaltim, 48 dari 188 puskesmas se-Kaltim masih kekurangan sembilan jenis nakes. Dari dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, hingga farmasi.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, tak asing dengan hal ini. Sebelum duduk di kursi dewan mewakili Samarinda di tingkat provinsi, dia berprofesi sebagai dokter.

“Kaltim itu perlu empat ribu dokter, saat ini masih dua ribuan dan sebarannya tak merata,” sebutnya beberapa waktu lalu.

Pemerintah perlu menyusun langkah untuk memenuhi hal tersebut. Baik jangka pendek mau pun jangka panjang. Menjalin kemitraan dengan kampus-kampus besar di luar Kaltim bisa jadi solusi jangka pendek. Lewat kerja sama itu, pendistribusian dokter-dokter ke daerah yang membutuhkan nakes bisa cepat terisi.

Baca Juga:  Program Beasiswa Mahasiswa Tetap Jalan 

Di jangka panjang, lanjut dia, pemerintah harus bisa membiayai anak-anak daerah berkuliah di jurusan profesi kesehatan. “Dibiayai, setelah lulus suruh kembali mengabdi ke daerahnya. Khususnya daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar),” katanya.

Tak hanya tentang memastikan ketersediaan dokter, pemerintah juga perlu melengkapi sarana prasaran dan utilitas untuk menunjang digitalisasi di dunia kesehatan. Kementerian Kesehatan sudah menginisiasi sebuah platform Telemedicine untuk memangkas jarak. Pemprov tentu perlu menyeleraskan langkah agar kebijakan itu efektif di daerah.

Untuk dua kota besar di Kaltim, Samarinda dan Balikpapan, pelayanan kesehatan memang sudah bagus. Tapi daerah lain masih memiliki hambatan untuk bisa menikmati layanan serupa.

“Kubar dan Mahulu misalnya, masih sukar mendapat pelayanan kesehatan yang tepat terkendala jarak,” singkatnya. (*)

Baca Juga:  Beasiswa Kutim Cemerlang Dibuka 
Tags: BeasiswaTenaga KesehatanTenaga Medis
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Mulai Semester Kedua 2025 Pelabuhan Tanjung Laut Indah Layani Kapal Penumpang

Next Post

Menteri Lingkungan Hidup Turunkan Tim Telusuri Dugaan Pencemaran Limbah PT PHSS

Related Posts

Pendaftaran Beasiswa Kaltim 2024 Dibuka, Pendaftar Diminta Pahami Petunjuk Tekhnisnya
Nasional

Kemendikbud Buka Beasiswa Unggulan 2024 pada April-Mei, Berikut Syaratnya

19 Maret 2024, 16:00
Beasiswa Jenjang D3-S2 Pemkot Bontang Dibuka, Ini Jadwal dan Persyaratannya
Bontang

Beasiswa Jenjang D3-S2 Pemkot Bontang Dibuka, Ini Jadwal dan Persyaratannya

5 Oktober 2022, 11:51
Beasiswa Prestasi Belum Ada
Bontang

Pendaftar Beasiswa Membeludak, Tetapkan Kuota Pakai Sistem Ranking

26 November 2021, 09:36
Wagub Pastikan Beasiswa untuk Yatim Piatu Korban Covid-19
Kaltim

Wagub Pastikan Beasiswa untuk Yatim Piatu Korban Covid-19

25 Oktober 2021, 17:00
Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka 25 Maret, Pemprov Gelontorkan Anggaran Rp 88 Miliar
Kaltim

Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka 25 Maret, Pemprov Gelontorkan Anggaran Rp 88 Miliar

11 Maret 2021, 19:00
Cegah Stigma Negatif, Pemkot Bentuk Relawan Covid-19
Bontang

Nestapa Nakes Bontang di Masa Pandemi, Dilabeli Stigma Hingga Keluarga Dijauhi Tetangga

6 Mei 2020, 20:30

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.