BONTANGPOST.ID, Bontang – Rencana pembangunan jembatan permanen di Kelurahan Guntung bakal direalisasikan tahun ini. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang memastikan proyek tersebut akan dibangun di jalur alternatif yang rampung pada 2024 lalu.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRK Bontang, Anwar Nurdin, mengatakan berdasarkan hasil perencanaan sejak 2022, kebutuhan anggaran pembangunan jembatan tersebut mencapai Rp7,8 miliar.
“Desainnya kurang lebih seperti jembatan di depan SMP 7,” ujar Anwar.
Ia menjelaskan, struktur bagian bawah jembatan akan menggunakan sistem pancang, sementara bagian atas memakai gelagar baja. Jembatan dirancang memiliki lebar enam meter dengan panjang sekitar 20 meter. Lokasinya berada di jalur baru di samping Hotel Equator.
Menurut Anwar, pembangunan jembatan ini sepenuhnya menjadi kewenangan Pemkot Bontang. Sebelumnya, pembangunan akses jalan dilakukan oleh PT Pupuk Kaltim melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Ini bentuk komitmen pemerintah melanjutkan pembangunan infrastruktur, karena jalannya kemarin menggunakan TJSL perusahaan,” jelasnya.
Proses lelang pembangunan jembatan ditargetkan mulai bulan ini guna mempercepat pelaksanaan pekerjaan. Setelah Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) terbit, proyek akan segera dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) pekan depan.
Selama ini, akses penghubung Jalan Pupuk Raya menuju RT 14 Guntung masih mengandalkan jembatan Bailey. Rencana pembangunan jembatan permanen sendiri telah digaungkan sejak 2021, namun baru dapat direalisasikan secara bertahap setelah penyelesaian infrastruktur jalan pendukung. (ak)







