• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kasus KDRT Masih Tinggi di Bontang, UPTD PPA Tangani 61 Orang

by Dwi Kurniawan Nugroho
3 Oktober 2026, 14:38
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Lingkungan rumah tangga masih menjadi salah satu lokasi yang banyak ditemukan dalam laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Bontang. Kondisi tersebut terlihat dari layanan yang diberikan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) hingga triwulan III 2026.

Sekretaris DP3AKB Kota Bontang Jamila Suyuthi menyampaikan, sepanjang periode tersebut terdapat 61 orang yang mendapatkan layanan melalui UPTD PPA. Mereka terdiri dari perempuan maupun anak yang membutuhkan penanganan atas berbagai persoalan.

“Data anak yang dilayani melalui UPTD PPA hingga triwulan III kumulatif 61 orang,” ujar Jamila saat dihubungi Sabtu (3/10/2026).

Kasus yang ditangani tidak hanya berkaitan dengan kekerasan fisik. Laporan yang masuk juga mencakup kekerasan seksual, kekerasan psikis, hingga penelantaran.

Dari keseluruhan laporan tersebut, kejadian yang berlangsung di lingkungan domestik masih menunjukkan proporsi yang cukup tinggi.

“Proporsi kejadian yang tinggi ya di lingkungan domestik,” katanya.

Setiap laporan yang diterima UPTD PPA tidak langsung diarahkan pada bentuk pendampingan yang sama. Petugas terlebih dahulu melakukan asesmen untuk melihat kondisi serta kebutuhan korban.

Hasil asesmen tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan penanganan. Dalam kondisi tertentu, korban dapat memperoleh pendampingan psikolog untuk membantu pemulihan, maupun bantuan advokat apabila membutuhkan pendampingan hukum.

“Semua yang terlapor ke kami insyaallah diupayakan penanganan segera sesuai SOP dan kebutuhan,” jelasnya.

Jika dibandingkan dengan data sebelumnya, DP3AKB Kota Bontang mencatat 30 perempuan telah memperoleh layanan UPTD PPA sepanjang 2025. Saat itu, kekerasan fisik menjadi jenis kasus yang paling banyak tercatat dengan 11 kasus, kemudian kekerasan psikis sebanyak 10 kasus.

Selain penanganan, upaya pencegahan juga terus dilakukan. DP3AKB melibatkan berbagai unsur untuk memperkuat pemahaman mengenai perlindungan perempuan dan anak, mulai dari keluarga, sekolah, lingkungan pengasuhan hingga ruang publik.

Menurut Jamila, perhatian juga perlu diberikan terhadap aktivitas anak di ruang digital. Penggunaan media dan gawai perlu disertai pengawasan agar anak tidak mudah terpapar situasi yang berpotensi menimbulkan persoalan.

Ia menegaskan, pencegahan kekerasan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah atau lembaga layanan. Peran keluarga dan lingkungan sekitar juga menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang yang aman bagi perempuan dan anak.

“Pencegahan kekerasan adalah tanggung jawab kolektif, mulai dari keluarga hingga berbagai tatanan,” pungkasnya. (*)

Tags: kasus kekerasan anak dan perempuan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Parkir RSUD Bontang Meluber ke Jalan, Pasien Diminta Pertimbangkan Tak Bawa Mobil

Next Post

Warga Bantu Disdamkartan Bontang Padamkan Kebakaran Lahan di Guntung

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.