SANGATTA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutai Timur (Kutim) menargetkan dapat menerima pendapatan sebesar Rp 600 Juta selama satu hari dalam program Pekan Panutan Pajak. Program yang mulai dilaunching, Selasa (26/9) kemarin tersebut menargetkan peningkatan pendapatan dari sektor Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2).
Kepala Bapenda Kutim Musyafa mengatakan, besarnya target yang ditetapkan mengingat surat pemberitahuan pajak terhubung (SPPT) PBB sudah dibagikan ke masyarakat umum dan pengusaha. Total ada 212 SPPT PBB yang sudah dibagikan.
“Total sampai sore, target penerimaan itu bisa kami penuhi,” ucap Musyafa.
Memang pada APBD tahun ini, kata dia, target penerimaan dari sektor PBB P2 tidak terlalu besar. Nilainya, hanya mencapai Rp 3 miliar . Sementara realisasi saat ini sudah mencapai 70 persen.
“Sekarang yang sudah terkumpul sekitar Rp 2 miliar. Kalau target perhari ini bisa tercapai, maka sampai akhir tahun beban untuk mencapai target PBB P2 secara keseluruhan tidak terlalu berat lagi,” katanya.
Musyafa menambahkan, PBB P2 merupakan salah satu dari sebelas pajak daerah yang menjadi kewenangan daerah. Oleh karena itu pihaknya akan terus berusaha memaksimalkan potensi dari sektor pajak tersebut.
“Kami akan berusaha keras untuk mencapai target PBB P2 sampai tutup tahun,” sebutnya Musyafa. (aj)







