• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Cuek dengan Kanker Payudara? Jangan!

by M Zulfikar Akbar
14 Oktober 2017, 12:48
in Advertorial
Reading Time: 3 mins read
0
Dok/Bontang Post
dr Indah Puspitasari
MKKK RS LNG Badak

Dok/Bontang Post dr Indah Puspitasari MKKK RS LNG Badak

Share on FacebookShare on Twitter

Waspadai 12 tanda kanker pada wanita.

  1. Payudara Mengeras
  2. Lekukan pada kulit payudara
  3. Kulit tampak terkikis/lecet
  4. Kulit payudara/puting kemerahan
  5. Keluar cairan dari puting (di luar masa menyusui)
  6. Bengkak di sekitar puting
  7. Kerutan payudara yang muncul tiba-tiba.
  8. Tampak gambaran pembuluh darah melebar (varises)
  9. Puting tertarik kedalam (sebelumnya normal)
  10. Asimetri (perbedaan nyata payudara kanan dan kiri)
  11. Kulit berubah warna
  12. Payudara tampak benjolan menonjol

 

Kanker, mendengar namanya saja sudah membuat kita merinding. Penyakit paling menakutkan ini selalu menjadi momok bagi siapa saja. Terbayang kemoterapi dan radiasi yang harus dilakukan berkali-kali, dengan berbagai  efek samping kemoterapi yang harus dirasakan seperti: mual, muntah, rambut rontok, sariawan, kulit mengering dan pecah-pecah, tidak nafsu makan, dan masih banyak efek samping lainnya.  Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan untuk segala pengobatan atau tindakan medis yang akan dilakukan, karena tidak semua orang beruntung mempunyai asuransi kesehatan untuk menjamin segala biaya tadi (dan beberapa asuransi malah tidak menanggung biaya pengobatan kanker).

Menurut data Kemenkes, pada tahun 2012 didapatkan 14 juta kasus kanker baru di dunia. Kanker Payudara merupakan jenis kanker terbanyak (43,3 persen), disusul oleh Kanker Prostat (30,7 persen), dan Kanker Paru (20,3 persen).  Bersama dengan Kanker leher rahim, kanker  payudara penyebab kematian nomor  1 pada wanita akibat kanker. Lantas, perlukah menjauhi kanker payudara? Jangan! Anda justru harus mengenal lebih dekat kanker Payudara supaya tahu gejala dan bagaimana mendeteksi dini agar kualitas hidup  menjadi lebih baik. Bukan hanya anda, tapi juga orang-orang yang anda sayangi.

Hingga saat ini penyebab utama kanker payudara masih belum ditemukan, namun  kanker ini didapatkan pada wanita yang memiliki beberapa faktor resiko (multi faktor) seperti menikah tetapi tidak memiliki anak, tidak menyusui anak atau menyusui tetapi dalam jangka waktu pendek, kegemukan, penggunaan hormonal secara berlebihan, konsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi (fast food diduga sebagai salah 1 faktor), dan konsumsi alkohol maupun rokok. Berbagai penelitian mendapatkan, di ASI terdapat protein HALMLET (Human Alfa-Lactalbumin Made Lethal Tumor cells) yang merupakan senyawa anti kanker payudara. Hal inilah yang menjelaskan mengapa wanita yang menyusui mempunyai resiko kanker payudara yang lebih rendah.

Jangan dikira bahwa laki-laki tidak dapat terserang kanker payudara. Hanya saja angka kejadiannya lebih kecil dibandingkan pada wanita, yaitu 1:100. Artinya dari 100 wanita yang terserang Kanker Payudara, ada 1 Pria yang juga terserang Kanker Payudara.

Mencegah terjadinya kanker payudara bukan hanya tugas institusi kesehatan, tetapi lebih utama pada diri anda sendiri. Waspadai 12 tanda kanker pada wanita. (selengkapnya lihat infografis)

Lakukanlah Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari/Sarari) secara rutin minimal 1 kali dalam sebulan yang dilakukan pada hari ke 9-12 setelah haid hari pertama anda. Sebagai contoh, haid hari pertama anda jatuh pada tanggal 5 November 2013, maka sebaiknya Sadari/Sarari anda dilakukan antara tanggal 14 sampai 17 November 2013. Tidak disarankan melakukan Sadari/sarari menjelang waktu haid, karena anda akan bingung membedakan benjolan payudara disaat terjadi pembengkakan normal akibat hormon haid. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

 Langkah Pertama

Berkacak pinggang di depan kaca, amati payudara anda apakah sama kanan dan kiri. Adakah tampak ruam kemerahan, tampak bengkak, kulitnya mengkerut, puting yang berubah atau tertarik ke dalam (dengan catatan, sebelumnya bentuk puting anda normal). Adakah gambaran “kulit jeruk” pada kulit anda?

Langkah Kedua

Angkat kedua lengan ke atas hingga otot dada terasa kencang. Amati apakah terdapat perbedaan letak ketinggian puting? Adakah salah 1 payudara yang lebih menonjol dari payudara yang lain. Pencet puting dan amati adakah cairan yang keluar? apakah teraba benjolan di sekitar puting?

Langkah Ketiga

Dilakukan sambil berbaring. Pada sisi payudara yang akan diperiksa, letakkan lengan di belakang kepala sehingga terasa kencang. Tujuannya adalah agar apabila terdapat benjolan yang masih berukuran kecil dan terletak tidak dipermukaan, dapat lebih teraba. Kemudian tangan yang bebas membuat pola perabaan melingkar searah/berlawanan jarum jam.

Langkah Keempat

Lakukan disaat mandi dibawah shower atau sambil mandi biasa. Lakukan perabaan seperti langkah ketiga. Tindakan keempat ini ditujukan agar pada kondisi kulit lembab dan licin, perabaan dapat lebih sensitif hingga dapat menemukan tumur yang ukurannya kecil sekalipun.  Raba daerah ketiak anda, apakah terdapat benjolan, oleh karena salah satu penyebaran kanker payudara adalah ke kelenjar getah bening di ketiak.

Sebetulnya tidak sulit mendeteksi gejala dan melakukan pemeriksaan payudara kan? Tapi manfaat yang didapat sangat luar biasa! Apalagi bila dilakukan secara rutin setiap bulan ditambah melakukan pemeriksaan USG Payudara dan Mammografi (pemeriksaan radiologi pada kedua payudara) secara rutin minimal 1 kali setiap 3 tahun. Sudah pasti, mencegah lebih baik daripada mengobati karena sebanyak apapun uang anda, tak akan berarti tanpa di dukung kesehatan yang prima. So, Gaallss…Keep Strong and Stay Healthy, Lovely People.

Punya pertanyaan seputar kesehatan yang mau dibahas? Silahkan hubungi kami by sms/whatsapp/telegram di 08115816311. Atau follow Akun Instagram kami @rslng_badak_bontang.

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perpisahaan Cooperative Education Program Angkatan XXVIII

Next Post

Kuatkan Silaturahmi dan Kerja Sama

Related Posts

Tiang Lapuk, Penampungan Sampah di Kampung Malahing Bontang Ambruk ke Laut
Bontang

Penampungan Ambruk ,DLH Bontang Tambah Jadwal Pengangkutan Sampah di Malahing

25 April 2026, 15:48
Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo
Kaltim

Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

25 April 2026, 15:27
Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan
Bontang

Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

25 April 2026, 14:44
Keponakan 23 Tahun Terpilih Jadi Ketua Kadin Kaltim, Rudy Mas’ud Bantah Isu KKN
Kaltim

Keponakan 23 Tahun Terpilih Jadi Ketua Kadin Kaltim, Rudy Mas’ud Bantah Isu KKN

25 April 2026, 12:30
Tujuh Saksi Dugaan Kasus Pelecehan di Ponpes Diperiksa, Polisi; Kemungkinan Bertambah
Kriminal

Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

25 April 2026, 11:11
Antrean Solar di SPBU Tanjung Laut Disorot, Pemkot Bontang Jadwalkan Monitoring
Bontang

Antrean Solar di SPBU Tanjung Laut Disorot, Pemkot Bontang Jadwalkan Monitoring

25 April 2026, 10:25

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balapan Liar Saat Salat Jumat, Puluhan Motor Diamankan Polisi di Bontang Kuala

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.