110 Kader Ikuti Diklat Terpadu Dasar GP Ansor
BONTANG – Sebanyak 110 kader Nahdatul Ulama (NU) Bontang mengikuti Diklat Terpadu Dasar (DTD) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pimpinan Cabang Bontang. Kegiatan tersebut digelar selama tiga hari sejak Jumat (13/10) hingga Minggu (15/10).
Dibuka Jumat malam lalu, peserta diklat nantinya akan menginap selama tiga hari di Gedung Nahdatul Ulama Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Api-api. Di sana mereka akan dibekali dengan berbagai materi, di antaranya memperkuat nilai-nilai keaswajaan, memperkuat nila-nilai kebangsaan, serta membangun jiwa-jiwa patriotisme kepada peserta DTD.
“Tujuannya, untuk memperkuat jiwa para kader NU kedepan agar lebih mencintai bangsa ini (Indonesia, Red.), lebih mencintai Nahdatul Ulama, serta selalu berprinsip jika NKRI harga mati,” kata Ahmad Cholid, Ketua GP Ansor Bontang dalam sambutannya.
Turut hadir dalam kesempatan ini Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Artahnan Saidi, Waka Polres Kompol Eko Alamsyah, Ketua Ika Pakarti Bontang Dasuki, Rois syuriah NU yang juga Ketua MUI Bontang Imam Hambali, Ketua NU Bontang Slamet Raharjo, KH Muhammad Faris dari Jakarta, Ketua PW Ansor Fajri Al-Farabi, Kasatkorwil Banser Samarinda Murjani, Rijalul Ansor Samarinda Mudasir, Ansor Kutim M Zainul, Ansor Kukar M Hasyim, serta Sarkocab Kutim Koman.
Mengusung tema “Revitalisasi Peran Pemuda Ansor Bontang Menuju Penguatan Basis Gerakan Sosial Kemasyarakatan”, cak cholid –panggilan akrabnya– berujar akan terus meneruskan perjuangan para sesepuh dan ulama sehingga terciptanya negara yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur.
“Kami yakin, selama masih ada Ansor dan banser di negara ini, maka kami pastikan Indonesia akan tetap utuh. Kami juga terus menggalakkan kepada kader jika mencintai tanah air adalah sebagian dari imah,” tukasnya. (bbg)







