• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Jangan Salah Sebut, Negara Swaziland Kini Ganti Nama

by M Zulfikar Akbar
21 April 2018, 08:20
in Internasional
Reading Time: 1 min read
0
RUBAH NAMA: Raja Swaziland Mswati III, monarki terakhir di benua Afrika, resmi mengumumkan perubahan nama negaranya menjadi Kerajaan eSwatini, Jumat (20/4). (Reuters/Carlo Allegri/File Photo)

RUBAH NAMA: Raja Swaziland Mswati III, monarki terakhir di benua Afrika, resmi mengumumkan perubahan nama negaranya menjadi Kerajaan eSwatini, Jumat (20/4). (Reuters/Carlo Allegri/File Photo)

Share on FacebookShare on Twitter

Raja Swaziland Mswati III, monarki terakhir di benua Afrika, resmi mengumumkan perubahan nama negaranya menjadi Kerajaan eSwatini yang berarti “tanah orang Swazis”.

Saya ingin mengumumkan bahwa mulai hari ini dan seterusnya, negara kita akan dikenal sebagai Kerajaan eSwatini,” ucap Raja Mswati di stadion Manzini, 40 kilometer dari Ibu Kota Mbabane pada Jumat (20/4).

Raja Mswati mengumumkan perubahan nama negaranya itu menggunaan bahasa lokal Swati dalam acara peringatan kemerdekaan Swazi sekaligus hari ulang tahunnya yang sama-sama menginjak usia 50 tahun.

Raja Mswati telah menggunakan nama eSwatini beberapa kali dalam sejumlah pertemuan dan forum internasional.

Dia juga pernah menyebut negaranya sebagai Kerajaan eSwatini ketika dirinya berpidato di depan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan di Konferensi Tingkat Tinggi Uni Afrika pada 2017 lalu.

Dengan perubahan ini, Raja Mswati mengatakan Swaziland telah kembali menggunakan nama aslinya sebelum dijajah Inggris.

Dikutip Reuters, negara di Afrika Selatan itu memperoleh kemerdekaan dari Inggris setelah 62 tahun dijajah.

“Nama ‘Swaziland telah menyebabkan kebingungan. Setiap kali kami pergi ke luar negeri, orang-orang menyangka kami ini Swiss,” ujar Raja Mswati.

Sebagian besar mata pencaharian warga dan sumber pendapatan Swaziland selama ini bertumpu pada sektor pertanian, terutama komoditas gula. Salah satu negara termiskin di Afrika ini juga memiliki tingkat HIV/AIDS tertinggi di dunia.

Sejumlah petinggi negara sahabat turut hadir dalam perayaan kemerdekaan tersebut, termasuk Presiden Taiwan Tsai-ing Wen yang tengah melakukan tur kenegaraannya ke sejumlah negara Afrika.

Swaziland merupakan salah satu dari sedikit negara yang mempertahankan relasinya dengan Taiwan daripada China, meski China adalah investor terbesar di Afrika. China memprotes semua negara yang berhubungan dengan Taiwan karena menganggap wilayah itu adalah bagian dari negerinya yang membangkang. (nat/cnn)

Tags: eswatiniswaziland
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Viral Guru Tampar Murid, Ini Penyebabnya

Next Post

Museum Nasional Australia Pamerkan Budaya Islam

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.