• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Hampir Semua Bangunan Belum Penuhi Syarat APAR

by BontangPost
25 Oktober 2018, 17:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ahmad Yani(LUKMAN/BONTANG POST)

Ahmad Yani(LUKMAN/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Hampir semua sekolah di Kota Taman belum memenuhi persyaratan dalam evakuasi bencana. Fakta ini didapatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang dari hasil pemantauan sekaligus pendataan yang dilakukan ke sekolah-sekolah di Bontang.

——————–

Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Ahmad Yani menuturkan, dari pendataan ke sekolah-sekolah tersebut, didapati beberapa faktor yang belum terpenuhi di sekolah kaitannya dengan jalur evakuasi. Salah satunya yaitu keberadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) guna antisipasi kebakaran.

“Setelah kami inspeksi sekolah-sekolah di Bontang Selatan dan Bontang Utara, ada beberapa sekolah tidak memiliki APAR. Ada juga sekolah yang memiliki APAR, namun tidak diisi ulang,” ungkap Yani kepada Bontang Post, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Bangunan Harus SNI

Padahal kata dia, keberadaan APAR ini memiliki peran penting dalam upaya pencegahan sekaligus penanganan musibah kebakaran. Bahkan menurutnya, APAR termasuk salah satu faktor utama yang keberadaannya harus dipastikan. Sayangnya, masih banyak sekolah yang belum paham dalam hal penggunaan serta penempatan tabung yang identik berwarna merah ini.

“Ada sekolah yang memiliki APAR, tapi diletakkan di ruang TU (Tata Usaha, Red.) saja. Harusnya kan ditempatkan di masing-masing ruangan, tidak boleh di satu tempat,” sebutnya.

Pun demikian, penempatannya di dalam ruangan kelas, harus menyesuaikan dengan tinggi siswa. Jangan sampai kepala siswa membentur APAR ketika proses menyelamatkan diri.

Selain keberadaan APAR, dari pemantauan yang dilakukan itu BPBD juga menyoroti jalur-jalur evakuasi apabila terjadi bencana. Meliputi fasilitas tangga dan pintu yang ada di bangunan. Kata Yani, jalur evakuasi di dalam gedung harus memudahkan untuk keluar ketika terjadi bencana. Jalur evakuasi ini harus dipastikan demi menghindari kepanikan.

Baca Juga:  Penguatan Pembangunan Desa, Optimalkan Penyaluran ADD

“Misalnya ketika turun dari bangunan bertingkat, harusnya turun bergantian. Jangan sampai berdesak-desakan. Termasuk ketika terjadi asap tebal yang bisa menyebabkan gagal napas,” kata Yani.

Untuk memastikan para penghuni gedung paham cara evakuasi, BPBD sering melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Terutama sekolah yang memiliki gedung bertingkat. Malahan, para kepala sekolah yang berlomba-lomba meminta pelatihan evakuasi ke BPBD.

“Sudah kami paparkan kepada sekolah-sekolah. Silakan mengundang kami kapan saja, termasuk kalau perlu kami buatkan juga jalur evakuasinya. Mulai dari titik kumpul juga penempatan APAR-nya di mana,” jelasnya.

Dari pengamatan BPBD sejauh ini, Yani menyebut sejauh ini bangunan yang disurvei rata-rata memiliki jalur evakuasi yang bagus. Walaupun masih ditemui kekurangan misalnya tangganya yang hanya satu jalur atau kelas yang hanya memiliki satu pintu. Terkait kekurangan-kekurangan itu, Yani menyatakan pihaknya mengoordinasikan ke pihak-pihak terkait agar dapat terpenuhi.

Baca Juga:  Pemilik Coto Marannu Siap Bongkar Bangunan 

“Untuk sekolah misalnya, kami koordinasikan dengan Disdik (Dinas Pendidikan, Red.). Kami paparkan masalah-masalah di sekolah di seluruh kecamatan yang sudah kami pantau,” terang Yani. (luk)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: APARbangunan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bangsa yang Gemar Tertawa

Next Post

Cakupan Imunisasi MR Rendah

Related Posts

Pemilik Coto Marannu Siap Bongkar Bangunan 
Kaltim

Pemilik Coto Marannu Siap Bongkar Bangunan 

2 Agustus 2018, 11:30
Bangunan Harus SNI
Breaking News

Bangunan Harus SNI

27 Januari 2018, 08:07
Penguatan Pembangunan Desa, Optimalkan Penyaluran ADD
Breaking News

Penguatan Pembangunan Desa, Optimalkan Penyaluran ADD

10 Juli 2017, 16:24

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.