• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pembangunan Mal Disebut Jadi Biang Banjir

by Fitri Wahyuningsih
28 Juli 2020, 10:15
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Timbunan galian proyek pembangunan mal di Kelurahan Tanjung Laut yang dituding jadi biang banjir, Jumat (24/7/2020). (Nasrullah/Bontangpost.id)

Timbunan galian proyek pembangunan mal di Kelurahan Tanjung Laut yang dituding jadi biang banjir, Jumat (24/7/2020). (Nasrullah/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Proyek pembangunan di Kelurahan Tanjung Laut dikeluhkan warga. Dianggap jadi biang banjir. Akibat drainase tertimbun tanah bekas galian proyek.

Seperti yang dikatakan Shermi. Warga terdampak banjir. Dikatakan, meski wilayah di sekitar rumahnya landai, namun belum pernah mengalami banjir. Walau hujan intensitas tinggi.

“Waktu banjir besar di Bontang tahun lalu, di sini tidak sama sekali,” ungkapnya kala disambangi di rumahnya, Jumat (5/7/2020) sore.

Namun berbeda saat banjir Mei lalu. Itu pertama kali dia terdampak. Pangkalnya, hujan turun dalam intesitas tinggi, sementara drainase tak mampu menampung debit air. Akibatnya meluber ke mana-mana.

“Tapi belum parah waktu itu. Masih menggenang saja di depan rumah,” katanya.

Selang beberapa bulan, sejak banjir perdana musibah serupa berulang. Sumber pemicunya pun masih sama: hujan deras ditambah drainase buntu.

Baca Juga:  Enam Kelurahan Terendam Banjir, Guntung Jadi Wilayah Paling Banyak Terdampak

Lantas pada Rabu (22/7/2020) malam, kala hujan sedang deras-derasnya mengguyur Bontang, air meluber demikian parah. Tinggi air hingga betis orang dewasa. Karena banjir datang tiba-tiba, ditambah terjadi jelang dini hari, Shermi tak sanggup menyelamatkan beberapa barang di rumahnya.

Total, periode Mei-Juli, sudah 4 kali terjadi banjir di dekat kediaman Shermi. Sekitar 10-an rumah terdampak. Namun paling parah menimpa tiga rumah. Termasuk rumah Shermi.

“Yang lain kan sampai depan rumah saja, belum masuk (ke rumah). Tiga rumah lain dekat saya itu paling parah,” bebernya.

Sementara, Ketua RT 25 Harnowo menjelaskan, pihaknya aktif berkomunikasi dengan pengembang proyek. Sejak banjir pertama, hingga banjir Rabu lalu. Dari beberapa kali pertemuan, pihaknya mengklaim rutin menegur pengembang. Meminta tanggungjawab mereka terhadap musibah yang menimpa warganya.

Baca Juga:  Ribuan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Api-Api Bontang

“Kami (RT 25) sudah berkomunikasi dengan mereka. Bahkan menegur,” beber Harnowo kala ditemui di rumahnya.

Dia menjelaskan, banjir diduga karena debit air usai hujan tak sanggup mengalir dengan sempurna kala turun ke drainase. Adapun jalur drainase memang membentang dari permukiman warga, hingga melintasi areal proyek. Namun, aliran di proyek tertutup timbunan tanah liat. Praktis, aliran air menggenang. Dan susah mengalir.

“Normalnya lebar gorong-gorong kan 1 meter. Pas di areal proyek cuma dikasih pipa ukuran 8 inci. Nah ketika hujan, jadilah air itu tak bisa mengalir. Meluap ke rumah warga,” urainya.

Usai banjir parah Rabu kemarin, terjadi pertemuan antara warga terdampak banjir, ketua RT, lurah, dan kontraktor. Dari sana disepakati, mereka mempercepat pembangunan. Dan akan membayar kompensasi setelah pekerjaan rampung.

Baca Juga:  Sekolah Kebanjiran, Siswa SD 010 Bontang Utara Belajar dari Rumah, MBG Tetap Jalan

Bentuk kompensasi bukan perbaikan rumah. Namun berupa uang pengganti atas barang-barang warga yang rusak usai disapu banjir.

“Mereka janji akan beri kompensasi,” tandasnya.

Terpisah, Humas PT Brantas Abipraya Andi Irwan, selaku pengembang mal, mengklaim telah membayar kompensasi. Besarannya selaras dengan nilai barang yang rusak akibat banjir. Penggantian diberikan kepada tiga rumah yang paling terdampak banjir.

“Sudah kami bayarkan kok. Sesuai dengan kesepakatan,” ujar Andi Irwan kala disambangi di areal proyek, Senin (27/7/2020) siang.

Selain itu, Andi Irwan yakin banjir serupa tak akan terjadi. Pasalnya, jalur drainase yang sebelumnya menyempit akibat timbunan tanah proyek telah dinormalkan. Ukurannya dikembalikan seperti sedia kala.

“Kami pastikan enggak banjir. Sudah dilebarkan kembali. Biar hujan deras (tidak banjir),” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Banjir Bontangcitimall bontangTanjung Laut
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

BREAKING NEWS!! Penertiban Pedagang di Jalan KS Tubun Dimulai

Next Post

Alasan Mau Beli Makan, Motor Pengunjung RSUD Taman Husada Dibawa Kabur

Related Posts

Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal
Bontang

Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal

18 April 2026, 16:13
Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang
Bontang

Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

17 April 2026, 08:00
Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup
Bontang

Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

16 April 2026, 16:24
Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu
Bontang

Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu

15 April 2026, 21:28
Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang
Bontang

Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang

15 April 2026, 18:25
Kapasitas Sungai Bontang Baru 70 Persen, Risiko Banjir Masih Mengintai
Bontang

Kapasitas Sungai Bontang Baru 70 Persen, Risiko Banjir Masih Mengintai

2 April 2026, 18:26

Terpopuler

  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.