• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kesaksian Rekan Korban yang Diterkam Buaya; Dikira Bercanda, Lawan dengan Tangan Kosong

by Fitri Wahyuningsih
18 September 2020, 14:22
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
AN masih mendapat perawatan di rumah sakit. (ist)

AN masih mendapat perawatan di rumah sakit. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Enam anak berenang di sekitar perairan Kampung Mandar, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Kamis (17/9/2020) sekira pukul 17.40 Wita.

Sekitar 15 menit berenang, tiba-tiba terjadi keriuhan di laut. An (14) tiba-tia berteriak. “Buaya, buaya!” Suaranya sayup-sayup, tapi cukup jelas. Lantaran kala itu dia masih di laut.

Teman-temannya pikir An sedang guyon. Sebabnya ketika mendengar teriakan itu, mereka masih sempat cekikikan. Menanggapi santai seraya kembali lanjut berenang.

Namun semakin lama, suara An makin tegas. Bukan cuma teriak “Buaya” tapi juga terjadi keriuhan lain. Di laut, nampak An berjibaku melawan predator. Dengan tangan kosong, sembari menahan tubuhnya tetap mengapung, An meninju kepala buaya. Meski beberapa bagian tubuhnya, seperti pundak, lengan, pinggul, dan betis juga telah luka digigit buaya.

Perlawanan An tak berhenti disitu. Dengan kekuatan tersisa, dia hajar mata buaya menggunakan kepalan tangan. Cukup keras hingga membuat buaya sempat menjauh dari tubuhnya.

Baca Juga:  Penumpang Kapal Klotok Diduga Diterkam Buaya, Hilang di Teluk Balikpapan

Kawan yang menyaksikan kejadian tersebut, teriak tak karuan minta tolong. Sementara salah seorang anak, AD memberanikan diri membantu An. Untuk menariknya dari laut ke lokasi yang lebih tinggi. Agar tidak ditarik buaya lebih jauh. Kejadiannya sekira pukul 18.00 Wita.

“Saya bantu dia (An) biar tidak ditarik buaya ke laut,” beber AD.

Dituturkan AD, tak lama usai An teriak, beberapa orang menggunakan kapal kayu menghampiri posisi mereka berenang. Ada tiga orang yang menolong, dua di antaranya Syamsir dan kakak korban.

Ketika An hendak dinaikkan ke kapal, moncong buaya sempat naik lagi ke permukaan. Hendak kembali menerkam. Untungnya tidak kena. Sebab tubuh An seutuhnya naik ke kapal.

Sebagai gambaran, anak-anak berenang di tengah pohon bakau. Yang kebetulan ada gundukan tanah di dekatnya. Untuk meraih lokasi ini, mesti melalui laut. Kalau dari bibir pantai Kampung Mandar, jaraknya sekitar 50 meter.

Baca Juga:  Sudah Empat Kali Konflik Buaya dan Manusia di Kampung Mandar Loktuan, Warga Diminta Waspada

Selekasnya usai dievakuasi ke darat, An dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Hingga tulisan ini dibuat, Jumat (18/9/2020) siang, berdasar informasi dihimpun, luka di lengan kiri dan betis kiri korban cukup parah. Sebabnya operasi rencana dilakukan.

Buaya Sering Terlihat

Syamsir menunjukkan lokasi tempat korban dan rekannya berenang (Fitri/bontangpost.id)

Syamsir adalah salah seorang yang membantu evakuasi An dari lokasi terkaman buaya. Kata dia, di sekitar laut Kampung Mandar memang kerap terlihat buaya. Saking seringnya, itu laiknya pemandangan umum bagi warga sekitar.

“Bisa tiap hari kami lihat buaya berenang,” bebernya kala disambangi di rumahnya.

Warga setempat memang sering melihat buaya. Tapi anak-anak masih saja berenang di laut. “Sebenarnya sering dilarang tapi masih juga berenang,” ungkapnya.

Kata Syamsir, ini kejadian pertama pada 2020. Tahun sebelumnya pun sebenarnya pernah juga. Tapi predator itu bukan cuma membahayakan warga. Pun ternak warga semisal ayam dan bebek.

Baca Juga:  Lagi, Remaja di Selambai Diterkam Buaya

https://www.instagram.com/tv/CFRLIsBB8sU/?utm_source=ig_web_copy_link

Secara geografis, posisi Kampung Mandar ada di daratan, yang bersinggungan dengan laut yang disekelilingnya banyak ditumbuhi pohon-pohon bakau. Di sanalah kemudian disinyalir banyak buaya sering hilir mudik. Pun juga posisi perairan Kampung Mandar kabarnya tak jauh dari sarang buaya muara.

“Di hutan bakau begini memang banyak buayanya,” ungkap dia.

Agar kejadian ini tak terulang, Syamsir berharap ada papan imbauan didirikan. Supaya masyarakat tidak sembarang berenang. Pun untuk hati-hati. Dia pun berharap ada penangkaran buaya di Bontang. Jadi bila ada buaya yang terlihat, bisa dipindahkan. Ditaruh di tempat aman.

“Carikan penangkaran. Kayak buaya kemarin, kabur sudah. Harusnya bisa ditangkap itu,” pungkasnya. (*)

Tags: diterkam buaya
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Data Calon Penerima BSU Gelombang IV Diserahkan BPJAMSOSTEK

Next Post

Perbaikan Pasar Tamrin Sudah 50 Persen Rampung

Related Posts

Nelayan Diterkam Buaya di Perairan Pulau Kedindingan Bontang, Alami Luka Serius di Kedua Bahu
Bontang

Nelayan Diterkam Buaya di Perairan Pulau Kedindingan Bontang, Alami Luka Serius di Kedua Bahu

24 Juli 2026, 12:00
Penumpang Kapal Klotok Diduga Diterkam Buaya, Hilang di Teluk Balikpapan
Kaltim

Penumpang Kapal Klotok Diduga Diterkam Buaya, Hilang di Teluk Balikpapan

28 Juni 2024, 09:29
Nelayan di Muara Badak Diterkam Buaya saat Bersihkan Kapal
Kaltim

Nelayan di Muara Badak Diterkam Buaya saat Bersihkan Kapal

13 Mei 2024, 11:46
Diduga Diterkam Buaya, Burhan Hilang di Sungai Sandaran Kutim
Kaltim

Diduga Diterkam Buaya, Burhan Hilang di Sungai Sandaran Kutim

5 Februari 2023, 15:53
Sudah Empat Kali Konflik Buaya dan Manusia di Kampung Mandar Loktuan, Warga Diminta Waspada
Bontang

Sudah Empat Kali Konflik Buaya dan Manusia di Kampung Mandar Loktuan, Warga Diminta Waspada

6 Oktober 2021, 18:14
Bocah 6 Tahun di Kampung Mandar Loktuan Diseret Buaya
Bontang

Bocah 6 Tahun di Kampung Mandar Loktuan Diseret Buaya

6 Oktober 2021, 17:03

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.