• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Peredaran Meterai Palsu Rugikan Negara hingga Rp 37 Miliar

by BontangPost
18 Maret 2021, 17:13
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
ILUSTRASI Meterai palsu (Jawapos)

ILUSTRASI Meterai palsu (Jawapos)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Belum lama beredar, meterai Rp 10 ribu sudah dipalsukan. Kemarin (17/3/2021) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersama Polda Metro Jaya dan Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) mengungkap sindikat pemalsu meterai. Bukan hanya meterai Rp 10 ribu yang baru beredar pada 28 Januari lalu, sindikat itu juga memalsukan meterai Rp 6 ribu.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Yusri Yunus menegaskan bahwa pelanggaran hukum itu menimbulkan potensi kerugian negara sebesar Rp 37 miliar. Sindikat yang terdiri atas enam orang itu telah mencetak dan mengedarkan meterai palsu selama tiga tahun terakhir.

Peredaran meterai palsu tersebut terbongkar dari kiriman kargo di Bandara Soekarno-Hatta pada 7 Maret lalu. Kiriman kargo itu berisi meterai. Padahal, selama ini meterai selalu dikirimkan lewat PT Pos Indonesia.

“Peredarannya menggunakan kargo. Seharusnya pembelian meterai itu melalui PT Pos Indonesia,” ujar Yusri. Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan 50 rim meterai palsu.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Neilmaldrin Noor mengapresiasi pembongkaran sindikat meterai palsu oleh kepolisian. “Bea meterai merupakan pajak atas dokumen yang merupakan salah satu sumber penerimaan negara. Pemalsuan meterai merugikan negara dan seluruh masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Neil menyebutkan bahwa cara paling mudah untuk membedakan meterai yang palsu dan asli adalah harga dan lokasi pembeliannya. Meterai yang asli bisa diperoleh di kantor pos.

Direktur Operasi Perum Peruri Saiful Bahri menambahkan, meterai asli dan palsu dapat dideteksi dengan tiga pendekatan. Yakni, dilihat, diraba, dan digoyang.

Memang, secara sepintas warna meterai palsu dan asli sama. Namun, meterai asli punya tiga jenis lubang pada lembarannya. Bentuk lubangnya bulat, oval, dan bintang.

“Ini tidak mungkin bisa dipalsukan karena teknologi untuk perforasi tidak sesederhana itu. Jadi, mesin kami yang untuk melakukan perforasi cukup spesifik, tidak ada yang punya di Indonesia,” terangnya.

Selain itu, tidak sepenuhnya tersangka penipuan bisa meniru seluruh ornamen yang dibuat Peruri, mulai logo hingga hologramnya. (jawapos)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: korupsi meteraimeterai 10 ribu
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ini Penyebab Kecelakaan di Jalan Cipto Mangunkusumo

Next Post

Agus Haris Sarankan Pelabuhan Loktuan Dipasang Alat Skrining GeNose

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.