• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Insentif Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 Tak Kunjung Dibayar

by BontangPost
11 Mei 2021, 10:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Petugas pemakaman dan disinfeksi masuk menjadi salah satu bagian dalam penanganan pandemi Covid-19. Beban berat di pundak mereka. Risiko tertular bisa menjadi ancaman saat bekerja. Sayangnya, tugas mulia itu juga belum mendapatkan perhatian dari Pemkot Bontang. Pasalnya hingga kini insentif yang dijanjikan bak angin lalu.

Salah satu petugas Donwori (bukan nama sebenarnya) mengaku di awal pandemi dijanjikan Rp 100 ribu per sekali turun lapangan. Namun, nominal itu berubah menjadi Rp 50 ribu pada Oktober, tahun lalu. “Belum mendapat hingga sekarang,” kata Donwori.

Bahkan, insentif yang semula dicanangkan di 2020 konon ditiadakan mendadak. Insentif dijanjikan hanya bisa terbayar mulai Januari 2021. Awalnya pembayaran diprediksi pada April lalu. Tetapi itu juga tak kunjung terealisasi. “Belum ada kejelasan sampai sekarang,” keluhnya.

Baca Juga:  Warga Satu Gang Terkonfirmasi Covid-19

Petugas pemakaman, disinfeksi, dan tracing berstatus tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) di dua organisasi perangkat daerah (OPD). Tambahan penghasilan ini menurutnya sangat diharapkan. Mengingat sebentar lagi Idulfitri. “Sebenarnya kami telah membagi untuk keperluan lebaran nantinya. Tapi statusnya ini masih belum jelas. Jadi kacau,” ucapnya.

Ia mengaku rutin bertugas di TPU Bontang Lestari. Terutama ketika ada kasus kematian akibat Covid-19. Mengubur jenazah dengan memakai alat pelindung diri lengkap. Sempat terjadi gejolak ketika kasus kematian ke-95 kemarin. Awalnya petugas ini ogah turun lapangan. Tetapi panggilan kemanusiaan tidak bisa ditolak oleh mereka.

“Akhirnya tetap jadi. Walaupun teman-teman sempat malas turun,” tutur dia.

Tak hanya insentif, petugas ini juga dijanjikan uang makan di Ramadan, tahun lalu. Sebagai pengganti penyediaan takjil. Besarannya Rp 15 ribu tiap harinya. Sayangnya, itu hanya pepesan kosong. Hingga berganti tahun, dana tersebut tidak dibagikan. Khusus untuk Ramadan tahun ini tidak dijanjikan lagi.

Baca Juga:  33 Tahanan Terpapar Covid-19, Polres Berikan Penanganan Maksimal

“Kemana lagi kami harus mengadu. Dari dulu hanya sekadar janji,” sebutnya.

Biasanya, petugas ini mendapatkan informasi dari puskemas per wilayah. Mereka langsung melakukan disinfeksi ke rumah pasien terkonfirmasi positif. Akibatnya dalam beberapa hari belakangan mereka tidak bisa memenuhi permintaan masyarakat. Sebab terkendala faktor tersebut. “Semoga pejabat di atas peduli terhadap keluhan kami,” pungkasnya. (*/ak)

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: covid 19insentif tim pemakaman covid-19
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Camat Tenggarong Dianiaya di Lokasi Diduga Tambang Ilegal

Next Post

Termin Kelima, Vaksin Datang 540 Vial

Related Posts

Deteksi Varian Covid-19 Baru, Diskes Bontang Kirim Lima Sampel ke Samarinda
Kaltim

Tak Perlu Cemas, Begini Penjelasan Diskes Kaltim Terkait Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSUD AW Sjahranie

9 Juni 2025, 17:59
Dua Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSUD AWS Samarinda
Kaltim

Dua Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSUD AWS Samarinda

9 Juni 2025, 15:03
Kemenkes Imbau Warga Lakukan Tes Covid-19 jika Alami Batuk dan Flu
Kaltim

Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi, Termasuk Kaltim

15 Desember 2023, 10:30
Lonjakan Kasus Covid-19, Kemenkes Minta Pemda Waspada
Nasional

Lonjakan Kasus Covid-19, Kemenkes Minta Pemda Waspada

14 Desember 2023, 16:00
Deteksi Varian Covid-19 Baru, Diskes Bontang Kirim Lima Sampel ke Samarinda
Nasional

Kasus Aktif Covid-19 di RI Melonjak, Capai 6.223 Kasus

13 Desember 2023, 14:22
Kemenkes Imbau Warga Lakukan Tes Covid-19 jika Alami Batuk dan Flu
Kesehatan

Kemenkes Imbau Warga Lakukan Tes Covid-19 jika Alami Batuk dan Flu

12 Desember 2023, 19:32

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.