bontangpost.id – Seorang pemuda 25 tahun, inisial FA hilang tenggelam di bekas galian lubang tambang Makroman Kecamatan Sambutan, Minggu (31/10/2021) pukul 16.30 Wita.
Korban tenggelam setelah berniat mandi ke kolam bekas tambang dengan melompat dari atas bukit. Sempat terhempas, korban terlihat mengalami dada sesak dan duduk. Kemudian, korban masuk ke dalam air.
Mendekati senja, sejumlah warga mendatangi lokasi kolam tambang, korban tenggelam.
Beredar pula video rekaman seorang pemuda telanjang dada berlari melompat ke kolam bekas tambang. Belum diketahui pasti, video tersebut apakah korban tenggelam atau bukan.
Sementara itu, Dinamisator Jatam Kaltim Pradarma Rupang menjelaskan informasi yang dihimpun, seorang pemuda dinyatakan tenggelam di lubang tambang berdasarkan informasi warga Jalan Tawes RT 13 Kelurahan Makroman yang bermukim disekitar lubang tambang tersebut.
“Hasil penelusuran Jatam Kaltim koordinat lokasi masuk di dalam Konsesi CV Arjuna. Perusahaan tambang ini mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi yang diterbitkan Wali Kota Samarinda pada 06 September 2014 dan berakhir 06 September 2021 dengan luas konsesi 1.452 Ha,” jelas Rupang.
Dikatakan Rupang, sebelumnya kasus lubang tambang di Kaltim tercatat telah menelan korban mencapai 39 jiwa. Kasus tersebut terjadi pada 6 September 2020 yang dialami oleh dua remaja asal Tanah Grogot Kabupaten Paser. (myn)





