• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Tujuh Korban Kebakaran di Samarinda Meninggal karena Sesak Napas

by Redaksi Bontang Post
19 April 2022, 09:55
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Tujuh orang meninggal dalami insiden kebakaran di Samarinda

Tujuh orang meninggal dalami insiden kebakaran di Samarinda

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Lantunan takbir Hari Raya Idulfitri tak sempat lagi didengar Siti Arabia (50). Keinginannya berlebaran dan berkumpul bersama cucu dan menantu di Samarinda tahun ini tak terwujud. Ahad (17/4) subuh, Tuhan berkendak lain. Peristiwa memilukan itu tiba, ketika mobil berkabin ganda (double cabin) menabrak tempat tinggal Amiruddin (menantu Siti Arabia), lalu terbakar dan membakar seluruh isi ruko.

Siti Arabia bukan satu-satunya yang terbakar dan dinyatakan meninggal dunia. Korban lainnya adalah, Kiki Reski (34 tahun, istri Amiruddin) dan Muhammad Lutfi Ardana (15 tahun, anak Amiruddin). Lalu Sri Anni Rahayu (24 tahun), Muhammad Wahyu (20 tahun), dan Aliya (15 tahun). Ketiganya adalah adik ipar Amiruddin. Korban terakhir adalah Ani (18 tahun), pekerja di rumah toko (ruko) yang terbakar. Sementara korban selamat, Nur Aqila Zahra (9 tahun, anak bungsu Amiruddin), hingga tadi malam dalam kondisi kritis dan dirawat di IGD RSUD Abdul Wahab Sjahranie.

Amiruddin atau akrab disapa Daeng Anto oleh warga sekitar, kehilangan keluarga besarnya jelang salat Subuh setelah baru saja santap sahur di sebuah ruko berlantai dua di RT 14, Jalan Abdul Wahab Sjahranie, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu kemarin sekira Pukul 04.50 Wita. Amiruddin menjadi satu-satunya yang selamat lantaran ketika kejadian, dia berbelanja di Pasar Segiri. Berbelanja saat subuh menjadi rutinitas Amiruddin yang sehari-harinya menjual sayur-mayur dan bahan sembako di ruko tempat dia tinggal yang kemarin berubah jadi arang.

Baca Juga:  Sangatta Selatan Membara 

Menurut Ketua RT 14 Suriansyah, kebakaran berawal dari mobil double gardan berwarna putih, melaju dari Sempaja. Mobil itu dikemudikan MR (23) yang ditemani RI (28). Beberapa meter sebelumnya, mobil yang mengangkut sepeda motor, oleng ke kiri lalu menabrak ruko milik Amiruddin yang menjual bensin eceran. Ketika tertabrak, terjadilah ledakan dan seketika itu juga api menyebar di bagian depan ruko tiga pintu. “Sampai di jalanan terbakar, karena bensin botolan itu. Kira-kira 10 menit ada beberapa kali ledakan lagi, soalnya ada tabung gas elpiji 3 kg yang juga dijual di sana terbakar,” ungkapnya. Tidak lama kemudian, mobil pemadam kebakaran datang. Namun, karena api berkobar dari depan ruko, dan tidak adanya pintu darurat, keluarga Amiruddin yang berjumlah delapan orang pun terkurung dari dalam rumah.

Sementara ruko dua pintu di sebelahnya, yakni penjual alat elektronik dan toko plastik tak ditinggali atau dalam keadaan kosong. “Yang ditinggali cuma ruko Pak Amiruddin itu jual sayur, sembako sampai bensin pokoknya lengkap. Dari delapan orang, kabarnya tujuh meninggal dan satu kritis di rumah sakit,” sambung pria ramah tersebut.

Baca Juga:  Toko ATK di Jalan Ahmad Yani Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Menurut keterangan yang didapat Suriansyah, tiap pagi Amiruddin selalu belanja sayur ke pasar untuk dijual kembali. Ketika pergi ke pasar, ruko biasanya digembok dari luar. “Mungkin digembok dari luar ya terkurung orangnya di dalam, tiap pagi orang itu belanja. Pintu satu-satunya di depan saja, terali besi. Karena digembok, pemadam tidak bisa masuk dan yang di dalam tidak bisa keluar. Ya, akhirnya kehabisan oksigen di dalam,” ungkapnya.

Lanjut dia, mertua Amiruddin (Siti Arabia) baru datang ke Samarinda sekitar dua hari lalu. “Rencananya, (mertua Amiruddin, Red) ingin berhari raya di sini. Mertuanya ditemukan meninggal di tangga, sementara keluarga yang lain di lantai dua. Ada juga yang berpelukan, dan di kamar mandi, nah katanya yang di kamar mandi itu yang selamat (kritis),” sebutnya. Sementara itu, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menerangkan, usai menabrak kios bensin, pengendara mobil double gardan KT 8502 NM sempat melarikan diri. “Hasil identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP) dari rekan reskrim dan lantas kemudian bisa temukan pemilik dan siapa yang menggunakan kendaraan tersebut pada saat kejadian. Kemudian, kami berhasil menangkap dua orang yang diduga mengendarai kendaraan tersebut. Berinisial MR (23) sebagai pengendara dan RI (28),” ungkapnya.

Baca Juga:  Kebakaran di Berbas Pantai Diduga karena Korsleting

Keduanya ditangkap polisi saat hendak melarikan diri ke luar kota. MR dan RI ditangkap di Perumahan Grand Taman Sari, Jalan HAM Rifaddin, Kecamatan Loa Janan Ilir. Keduanya pun saat ini berada di Mapolresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan. “Dugaan sementara karena kelelahan dan mengantuk hingga akhirnya kehilangan kendali. Dan menabrak tempat penyimpanan bensin eceran yang berada di depan ruko tiga pintu tersebut,” sambungnya. Kapolresta menuturkan, MR dan RI diduga kelelahan karena telah menempuh perjalanan selama 7 jam dari Bengalon, Kutai Timur. Usai menabrak dan menyebabkan kebakaran, mereka langsung melarikan diri.

“Keduanya berjalan kaki hingga ke Jalan Juanda. Setelah itu, mereka meminjam motor salah seorang kerabatnya di sekitar Jalan Juanda untuk dipakai menuju Perumahan Grand Taman Sari tempat keduanya diamankan,” tuturnya. Polisi berpangkat melati tiga itu melanjutkan, korban meninggal dunia lantaran mengalami sesak napas akibat asap yang memenuhi bangunan. “Rata-rata korban meninggal karena sesak napas, bukan karena terbakar. Kebakaran hanya di bagian depan. Mereka tidak bisa keluar karena tidak ada pintu cadangan (pintu darurat, Red),” jelasnya. (riz/k15)

Tags: kebakaranKebakaran ruko Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Demplot PKT Tingkatkan Hasil Jagung Banjarbaru Kalsel hingga 63 Persen

Next Post

Kebakaran di Belakang RSUD Bontang Hanguskan Satu Rumah

Related Posts

Kebakaran di Tenggarong, Perjuangan Ayah Selamatkan Dua Buah Hati Berakhir Pilu
Kaltim

Duka Kebakaran Tenggarong: Berjuang Obati Luka Bakar 75 Persen, Hamri Noor Susul Kedua Anaknya

15 Oktober 2026, 08:25
Kebakaran di Tenggarong, Perjuangan Ayah Selamatkan Dua Buah Hati Berakhir Pilu
Kaltim

Kebakaran di Tenggarong, Perjuangan Ayah Selamatkan Dua Buah Hati Berakhir Pilu

14 Oktober 2026, 09:49
Bakar Sampah Sembarangan di Bontang, Siap-siap Kena Denda Rp50 Juta
Bontang

Bakar Sampah Sembarangan di Bontang, Siap-siap Kena Denda Rp50 Juta

3 September 2026, 15:12
Sempat Minta Tolong, Bocah 4 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Karang Rejo Balikpapan
Kaltim

Sempat Minta Tolong, Bocah 4 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Karang Rejo Balikpapan

27 Agustus 2026, 09:00
Bengkel di Jalan Poros Bontang-Kutim Terbakar, Satu Orang Alami Luka Saat Selamatkan Barang
Society

Bengkel di Jalan Poros Bontang-Kutim Terbakar, Satu Orang Alami Luka Saat Selamatkan Barang

24 Agustus 2026, 13:14
Lupa Matikan Kompor, Dapur Warga Jalan KS Tubun Bontang Kuala Terbakar
Society

Lupa Matikan Kompor, Dapur Warga Jalan KS Tubun Bontang Kuala Terbakar

23 Agustus 2026, 19:02

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.