• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Bontang Belum Bentuk Tim Gabungan Pengendali Perjalanan Luar Daerah

by Fitri Wahyuningsih
13 Mei 2020, 17:30
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Neni Moerniaeni. (Fitri/Bontangpost.id)

Neni Moerniaeni. (Fitri/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Pemkot Bontang dipastikan belum membentuk Tim Gabungan Pengendalian, Pengawasan, dan Penegakan hukum.

Adapun tim ini, berdasarkan amanah Tim Gugus Tugas Covid-19 pusat, tim ini berasal dari gabungan Dinkes, Dishub, TNI, Polri, dan BPBD. Mereka bertugas mengatur soal siapa saja yang diperkenankan ke luar daerah. Namun dengan memenuhi persyaratan dan memenuhi protap Covid-19 yang ditetapkan pemerintah.

Dikonfirmasi, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menuturkan hingga kini tim tersebut belum dibentuk. Dia beralasan, ada atau tidak adanya tim itu, pihaknya tetap melarang warga Bontang mudik.

”Enggak. Kita belum ada (Tim Gabungan, red),” ujarnya kala ditemui Bontangpost.id di Rujab Wali Kota Bontang, Rabu (13/5/2020) siang.

Baca Juga:  Pemkot Bontang Tuntaskan Pembukaan Lahan Sekolah Rakyat, Pembangunan Masih Tunggu DED Pusat

Sebagaimana termaktub dalam Surat Edaran Nomor 4/2020 tentang kriteria pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. Ada persyaratan pengecualian diberikan pemerintah pusat bila seseorang ingin melakukan perjalanan luar daerah atau luar negeri.

Misalnya dalam poin 2 soal persyaratan pengecualian dalam edaran tersebut. Disebutkan bahwa ASN, TNI, Polri bisa melakukan perjalanan luar kota bila mengantongi izin minimal dari pejabat eselon 2.

Kemudian mereka diwajibkan menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan polymerase chain reaction (PCR) atau tes cepat (rapid test). Dan atau, surat keterangan sehat yang diterbitkan Dinas Ketahanan, rumah sakit, puskesmas, atau klinik kesehatan.

Wali Kota Neni berjanji, selama pandemi ini dirinya tak bersedia menandatangani surat permohonan dinas seluruh ASN di lingkungan Pemkot Bontang.

Baca Juga:  Tak Punya Cartridge Untuk TCM, Bontang Tidak Bisa Tes Swab Covid-19 Sendiri

Dia tegas melarang perjalanan luar daerah. Terlebih mengeluarkan kocek bagi perjalanan tersebut.

“Enggak lah. Tidak boleh keluar daerah. Lagian sekarang juga di mana-mana zona merah (Covid-19), mau dinas kemana juga,” bebernya.

“Itu juga mesti rapid test. Bayar mahal Rp 500 ribu. Siapa mau bayarin. Enggak lah. Tidak ada dulu dinas,” tambahnya. (*)

Tags: coronaneni moerniaenipemkot bontangWali Kota Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tarik Ulur Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Next Post

624 WBP Lapas Bontang Diusulkan Terima Remisi

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.