BONTANG – Pelaksanaan 8 Besar Liga 3 zona Kaltim dipastikan berlangsung setelah perhelatan Piala Dunia 2018 berakhir. Hal ini disampaikan Ketua Askot Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Bontang, Andi Faisal. Adapun waktu pelaksanaannya diperkirakan pada tanggal 17 Juli.
“Saya sudah komunikasi dengan Ketua Asprov PSSI Kaltim, infonya setelah piala dunia,” kata pria yang akrab disapa Andi Faiz ini.
Rencananya pekan depan Asprov masih akan melakukan pembahasan bersama Exco PSSI, berkenaan dengan lanjutan gelaran Liga 3. “Nantinya kami menyesuaikan,” singkatnya.
Mengenai kepastian tuan rumah, saat ini belum ada keputusan final. Namun ia berharap Bontang tetap menjadi tuan rumah. Tujuan keinginan untuk menjadi tuan rumah ialah membangkitkan semangat sepak bola di Kota Bontang.
Tak hanya itu, ajang ini juga sekaligus menjadi hiburan warga Bontang. Ditambah kehadiran dua tim Kota Taman yang lolos pada kompetisi tersebut yakni Bontang City FC dan PS PU. “Sejauh ini kepastian menjadi tuan rumah diperkirakan 70 persen,” tambahnya.
Askot PSSI Bontang pun menyiapkan tiga stadion yakni Stadion Mulawarman, Taman Prestasi, dan Bessai Berinta. Tak hanya Bontang, Berau juga ngebet ingin melaksanakan pertarungan 8 Besar Liga 3 Zona Kaltim.
Seperti diketahui, untuk zona Bontang juara grup dipegang oleh PS PU dengan torehan lima kali kemenangan dan dua kali imbang. Sementara posisi runner-up menjadi milik Bontang City FC, selisih satu poin dari pemuncak klasemen. Satu tiket lolos juga menjadi milik Saturut Berau FC
Nantinya dua tim yang menjadi jawara di zona Kaltim akan bersaing kembali di tingkat nasional. Setelah itu akan dikerucutkan menjadi 20 tim terbaik. Setelah itu dileburkan dengan 20 tim eks Liga 2 tahun lalu. Total sebanyak 40 tim akan bermain di Liga 3 musim depan.
“Di kompetisi pusat nanti hanya ada Liga 1,2, dan 3 selebihnya liga amatir,” ujarnya.
Pada 8 Besar Zona Kaltim ini akan bertarung PS PU, Bontang City FC, MSA FC Kukar, AC Nilam Hanter (Muara Badak), Pengairan FC (Samarinda), Penajam Utama FC, Mitra Teras FC Balikpapan, dan Saturut Berau FC. Belum diketahui format yang digunakan apakah setengah kompetisi atau kompetisi penuh. (ak)







