• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Ini Curhatan Terakhir Korban Pembunuhan Oknum TNI kepada Ayahnya

by BontangPost
15 April 2021, 14:00
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Suasana di rumah duka korban pembunuhan, Rabu (14/4)

Suasana di rumah duka korban pembunuhan, Rabu (14/4)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kepergian Rizki Rahmadani (30), wanita yang diduga dibunuh oleh kekasihnya yang merupakan oknum TNI di Balikpapan Praka MAM dari kesatuan Yonif 600/R Modang VI/Mulawarman, menjadi pukulan hebat bagi keluarga. Bagaimana tidak, dengan alasan tak ingin diminta menikah, tersangka dengan tega menghabisi nyawa korban dan menyembunyikan fakta tersebut selama satu bulan lebih.

Sebagai seorang ayah dan sosok yang paling dekat dengan sang putri, Kuswanto (60) bercerita, dirinya memang sudah menangkap gelagat aneh dari Kiki,- panggilan akrab korban, sejak Februari. Kiki selalu menampilkan wajah sedih dan murung. “Saya tanya, ada apa. Tapi dia tidak pernah menjawab,” kata Kuswanto, saat ditemui dikediamannya , Rabu (14/4).

Memang diakui, Kiki adalah orang yang pendiam. Namun saat itu diamnya jauh berbeda seperti biasanya.

“Terus saya tanyakan, akhirnya dijawab. Itu seminggu sebelum menghilang, tepatnya 25 Februari. Dia bilang kalau pihak keluarga si pria menolaknya dengan alasan tidak ingin memiliki menantu dari luar pulau,” terangnya.

Dalam perjalanan hubungan asmara Kiki dengan tersangka selama dua tahun, rupanya mereka memang berencana untuk menikah dan telah mempersiapkan banyak hal. Persiapan itu mereka urus bersama tanpa paksaan.

Tapi, dari cerita Kiki lagi sebelum menghilang, tersangka nampak ingin menyudahi hubungan mereka, di tengah semua persiapan itu. Alasan MAM, karena sudah dijodohkan oleh keluarganya dengan seorang wanita yang berada di Jawa.

Baca Juga:  Serma Tengku Dian Tikam istri 12 Kali Diduga karena Diminta Berhenti Judi Online

Puncaknya, pada 1 Maret, hari pertama Kiki dinyatakan menghilang. Sebelumnya, almarhumah sempat pamit kepada orang tuanya untuk mengubah data BPJS dan akan mengambil baju persit di penjahit yang berada di Pasar Manggar.

Namun hari itu, hingga malam hari korban tidak bisa dihubungi. Tengah malamnya, Kuswanto pun teringat MAM  dan menghubungi untuk meminta tolong mencari putrinya.

“Tapi dari malam itu ditelpon berdering saja, tidak diangkat dan dikirimi pesan tidak dibalas. Besoknya baru dia menghubungi balik dan bertanya ada apa, saya minta dia bertemu saya di rumah dan kami bertemu pukul 17.00 Wita,” tutur dia.

Kuswanto sempat menanyakan, apakah Praka MAM bertemu dengan Kiki. Tersangka mengaku sempat bertemu saat mengambil baju persit korban pada siang hari dan menjadi pertemuan terakhir mereka. Setelah itu, kata pelaku, mereka berpisah di jalan setelah mengunjungi penjahit.

“Kata dia (pelaku) anak saya ditunggu oleh teman ceweknya di pinggir jalan. Katanya cewe gemuk, baju hitam, pakai motor Vario. Jadi karena anak saya sama temannya, dia bilang tidak mengantar dan kembali ke asrama,” ucap dia.

Baca Juga:  Cerita Rekan Seprofesi Rizki Rahmadhini, Korban Pembunuhan Sadis oleh Oknum TNI

Segala upaya pencarian korban dilakukan oleh pihak keluarga, dengan melapor ke polisi sektor, Polresta, hingga Polda Kaltim. Namun tak membuahkan hasil. Kuswanto juga tetap berhubungan dengan Praka MAM, dan tersangka selalu mengatakan masih berupaya melakukan pencarian.

Sampai pada 9 April 2021, tersangka akhirnya dipanggil POMDAM VI/Mulawarman untuk menjalani pemeriksaan, setelah pihak POMDAM menerima informasi hilangnya korban dari pihak keluarga. Selain karena tersangka merupakan anggota TNI AD, MAM juga merupakan pacar dan orang terakhir yang bertemu korban pada 1 Maret itu.

Setelah diperiksa, tepat pada 12 April 2021, Praka MAM secara resmi ditahan sebagai tersangka pembunuhan. Pengakuan Praka MAM tersebut, menjadi awal terbongkarnya misteri hilangnya korban secara tiba-tiba.

Dari pengakuan Praka MAM pula, penyidik militer pun berhasil menemukan lokasi disembunyikannya jasad korban di Jalan Transad KM 8, tembusan TPA Manggar, Balikpapan Timur. Pada 13 April 2021, jasad yang tersisa tulang-belulang itupun ditemukan dan dievakuasi menuju rumah sakit untuk menjalani autopsi.

Sementara pengakuan Kuswanto, sampai saat ini pihak keluarga masih belum mendapat keterangan pasti dari para penyidik terkait detail kasus ini. Selain dirinya hanya menerima informasi-informasi dari rekannya, yang menyebut kondisi jasad anaknya saat ditemukan sangat mengenaskan.

Baca Juga:  Diduga Niat Santet Mertua, Malah Tewas Dibunuh Perampok

“Lalu dari informasi juga, anak saya itu tergeletak di TKP ditutupi semak-semak, kemudian dua minggu kemudian tersangka datang kembali. Kulit-kulit dagingnya dilepasin untuk bisa mengelabui kalau itu orang,” jelasnya.

Selama masa penyelidikan, Kuswanto menyebut penyidik militer juga berhasil menemukan motor putrinya, barang bukti yang digunakan korban pada hari kejadian, di sebuah bengkel di Manggar. Sedangkan beberapa barang lain seperti emas dan handphone belum ditemukan.

Saat PROKAL.co (grup bontangpost.id) berada di rumah duka, pihak keluarga dan kerabat memulih bungkam, sembari menunggu kedatangan jasad Kiki. Ketika mobil jenazah dari RSKD tiba, tangis hingga teriakan histeris pun pecah dari para pelayat, keluarga, hingga kerabat almarhum. Ibu korban Sugiyem (52) yang paling tak kuasa menahan emosinya.

Air mata terus mengalir diselingi teriakan amarah kepada pelaku. Gema lainnya juga diteriakkan oleh pihak keluarga korban yang meminta tersangka mendapat hukuman mati.

Untuk terakhir kalinya, keluarga tetap tidak bisa melihat putrinya karena jenazahnya sudah berada di dalam peti dan terbungkus rapi. Hanya usapan di peti dan lantunan doa yang bisa mereka lakukan. Setelahnya, jenazah Kiki diantar ke tempat peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Muslim Kariangau. (rin/pro)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pembunuhan berencanaPembunuhan TNI
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dishub Tak Bisa Beberkan Potensi Besaran PAD dari Pemuatan Batu Bara

Next Post

Pedagang Citra Mas Mulai Tempati Pasar Sementara

Related Posts

Motif Pembunuhan Mutilasi di Samarinda Terungkap, Dipicu Sakit Hati dan Konflik Pribadi
Kriminal

Motif Pembunuhan Mutilasi di Samarinda Terungkap, Dipicu Sakit Hati dan Konflik Pribadi

23 Maret 2026, 10:23
Prada Lucky Namo Tewas Diduga Dianiaya Senior, Kodam IX/Udayana Periksa Empat Terduga Pelaku
Kriminal

Prada Lucky Namo Tewas Diduga Dianiaya Senior, Kodam IX/Udayana Periksa Empat Terduga Pelaku

8 Agustus 2025, 22:16
Serma Tengku Dian Tikam istri 12 Kali Diduga karena Diminta Berhenti Judi Online
Kriminal

Serma Tengku Dian Tikam istri 12 Kali Diduga karena Diminta Berhenti Judi Online

27 Juli 2025, 14:34
Ketahuan Sering Chat Pacar Orang, Pemuda di Paser Dikeroyok hingga Terkapar
Nasional

Warga Serang Tewas Dikeroyok, Dua Pelaku Anggota TNI AD

21 April 2025, 14:26
Fakta Pembunuhan di Jalan Poros Tenggarong; Terlibat Cinta Terlarang, Korban Dicekik dan Disetubuhi
Kaltim

Fakta Pembunuhan di Jalan Poros Tenggarong; Terlibat Cinta Terlarang, Korban Dicekik dan Disetubuhi

6 Agustus 2024, 15:11
Diduga Niat Santet Mertua, Malah Tewas Dibunuh Perampok
Kriminal

Diduga Niat Santet Mertua, Malah Tewas Dibunuh Perampok

19 Januari 2023, 19:12

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.