• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kerap Terperangkap di Belat, Nelayan dan Warga Pesisir Minta Dibuatkan Rambu Laut

by Lutfi Rahmatunnisa'
11 Februari 2023, 17:30
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Warga pesisir minta dipasangkan rambu lalu lintas laut demi keamanan saat melintas

Warga pesisir minta dipasangkan rambu lalu lintas laut demi keamanan saat melintas

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Minimnya rambu lalu lintas laut sebagai penanda lokasi belat kerap membuat nelayan atau warga pesisir terperangkap.

Diketahui, belat merupakan bilah bambu yang dijalin dengan ijuk atau rotan, dipakai untuk mengurung ikan di laut atau di perairan.

Salah seorang warga pesisir Kampung Malahing Suwardi menceritakan bahwa pengalaman itu ia alami saat menjelang malam hari. Kala itu, kapal yang ia tumpangi terperosok ke dalam belat. Sehingga, ia tercebur ke dalamnya.

“Kalau malam kan enggak ada cahaya. Saya eonggak lihat kalau di situ ada belat. Untungnya bisa berenang dan langsung naik ke kapal. Pokoknya kalau sudah terperangkap di belat susah juga mau ke luar,” akunya.

Kata dia, kejadian itu tak hanya menimpa dirinya. Melainkan beberapa nelayan dan warga pesisir yang hanya sekadar melintasi area laut. Tak jarang di antara mereka terluka pasca terperangkap ke dalam belat.

“Malahan ada yang kakinya sampai berdarah akibat terkena belatnya itu,” sambungnya.

Oleh sebab itu, ia berharap pemerintah dapat memberi bantuan berupa rambu lalu lintas laut atau sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) yang dipasang di setiap belat.

“Kan bahaya juga itu bisa mengakibatkan laka laut. Rambu yang kami maksud itu kalau disenter saat malam hari itu bisa nyala seperti yang di jalan raya. Jadi kami bisa waspada,” harapnya. (*)

Tags: Rambu laut
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ganja 1 Kg Disita, Tersangka Sembunyi di Plafon

Next Post

Lahan Kosong di Bontang Lestari Terbakar (Lagi)

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.