• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Namanya Tak Didata sebagai Korban Kebakaran, Warga Bingung Mengadu Kemana

by Fitri Wahyuningsih
16 Agustus 2020, 16:00
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Puing-puing kebakaran di Tanjung Laut Indah. (Nasrullah/Bontangpost.id)

Puing-puing kebakaran di Tanjung Laut Indah. (Nasrullah/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Rasanya sudah tak ada yang bisa Ferawati harapkan dari rumahnya. Semua sirna. Dilahap api. Tiang-tiang penyangga rumah yang sedianya kokoh kini hangus. Jadi arang. Perabotan rumah dan seluruh sisa-sisa kenangan masa kecilnya tak ada beda. Habis pula, digigit api. Beberapa masih bisa dikenali, tapi tak bisa lagi digunakan. Sementara yang lain sudah jadi debu. Yang tersisa, tinggal keping kenangan soal rumah yang sudah Ferawati huni sejak zaman sekolah, sekira 20 tahun silam.

“Semua habis. Tidak ada sisa sudah,” katanya kala berbincang dengan bontangpost.id, Sabtu (15/8/2020) siang.

Ferawati merupakan salah satu korban kebakaran besar yang terjadi di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Rabu (12/8/2020). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.00 Wita itu memang mengakibatkan puluhan rumah terbakar. Sementara ada 88 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal. Adapun kawasan itu memang dikenal padat penduduk. Pun banyak indekos yang berjejer.

Rumah sudah hangus. Itu membuat Ferawati sedih, tentu saja. Namun kesedihannya makin jadi. Sebab dalam pendataan yang dilakukan otoritas setempat, namanya tak tercatat sebagai korban. Hanya nama ibunya. Padahal di sana ada dua rumah milik keluarganya yang habis. Satu milik ibunya, satu kepunyaannya. Kedua rumah bersebelahan. Pun dalam wilayah administratif sama, RT 15.

Baca Juga:  Ini Video Detik-Detik Terjadinya Kebakaran di RT 25 Tanjung Laut

“Cuma rumah mama saya yang didata, saya tidak,” ujarnya lirih.

Kala kejadiaan nahas itu terjadi, Ferawati tak di rumahnya di Jalan Sam Ratulangi itu. Tapi di Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur (Kutim). Sudah sejak tiga tahun lalu memang dia tinggal di sana, ikut suami. Tapi kartu tanda penduduk (KTP) dan kepemilikan rumah tak berubah. Atas nama Ferawati, warga Jalan Sam Ratulangi, RT 15 Tanjung Laut Indah.

Rumah milik ibunya, kata Ferawati, ditempati adiknya. Sang adik ikut jadi saksi hidup kejadian mengenaskan itu. Rumah dilahap api. Yang bisa diselamatkan cuma baju yang menempel di badan. Sementara rumah Ferawati kosong. Cuma, saban bulan dia sambangi. Untuk sekadar dibersihkan atau lepas rindu dengan tetangga sekitar rumah.

“Sebulan sekali lah saya pulang. Rumah dilihatin. Ada juga adik bantu rawat rumah di sana. Kalau mama sudah ikut saya ke Kaliorang,” bebernya.

Usai kebakaran itu, Pemkot Bontang mulai mendata warga korban kebakaran. Ada puluhan nama dicatat. Tapi sayangnya nama Ferawati tak ada. Padahal ia merasa ikut jadi korban. Meski saat itu tak berada di lokasi. Setidaknya jelas, rumahnya ikut dilahap api.

Baca Juga:  40 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal Di Samarinda karena Kebakaran

“Saya juga korban ini. Tapi enggak didata,” ujarnya.

Dia coba mencari solusi akan masalah ini kepada RT setempat. Ketika ditanya, ketua RT mengatakan nama Ferawati tak didata karena sudah ada nama ibunya. Itu dinilai cukup. Karena rumah mereka berdekatan. Hanya dipisahkan petakan.

“Padahal pemiliknya ada dua itu. Mama dan saya,” katanya.

Sebenarnya Ferawati merasa diperlakukan tak adil. Dia berusaha memperjuangkan haknya juga. Meski rumah itu tak mungkin kembali sedia kala. Tapi setidaknya ada sedikit bantuan diterima sebagai gantinya.

“Cuma saya bingung. Mau kemana,” tanyanya.

Terpisah, Lurah Tanjung Laut Indah, Muhammad Adnan menuturkan telah mendengar keluhan warga itu. Dia meminta jangan panik bila belum dicatat. Data korban kebakaran belum final. Hingga kini pihaknya masih melakukan pendataan dan verifikasi. Bila terbukti, pasti akan dimasukkan dalam data korban kebakaran.

“Data belum final. Kalau ada data baru akan kami tambah,” ujarnya kala dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Baca Juga:  Luka Bakar 70 Persen, Penyebab Korban Kebakaran Kampung Jawa Tutup Usia

Adapun bila ada warga yang merasa kepentingannya tak diakomodir dengan baik di RT, dia memperkenankan warga tersebut langsung melapor ke kelurahan. Pihaknya akan memasukkan data mereka, dan bakal dipanggil semua. Baik yang sudah diverifikasi sebagai korban, pun mereka yang nasibnya belum jelas.

“Akan kami panggil semua. Jangan khawatir,” ujarnya.

MINTA PERMUDAH URUS DOKUMEN

Sementara, anggota DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang meminta pemerintah memberi sedikit pengecualian bagi korban. Beri mereka kemudahan untuk mengurus kembali dokumen-dokumen penting yang habis dilahap api.

Musibah ini terjadi dini hari, sekira pukul 03.00 Wita. Kala sebagian besar korban sejatinya sedang terlelap. Ketika kebakaran terjadi, praktis mereka tak bisa menyelamatkan dokumen penting atau berharga. Karena kaget, hanya baju di tubuh yang bisa dibawa. Sianya tak bisa. Pun bila nekat, nyawa mereka bisa jadi taruhan. Api pun dengan cepat melebar. Lantaran kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk.

“Mohon agar seluruh stakeholder bisa memfasilitasi warga korban kebakaran agar dimudahkan dalam pengurusan dokumen penting yang terbakar,” pinta politisi Partai Nasdem ini. (*)

Tags: kebakarankebakaran rawa indahtanjung laut indah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Etha Rimba

Next Post

BREAKING NEWS!! Bontang Catat Penambahan 16 Kasus Positif Covid-19

Related Posts

Kebakaran di Tenggarong, Perjuangan Ayah Selamatkan Dua Buah Hati Berakhir Pilu
Kaltim

Duka Kebakaran Tenggarong: Berjuang Obati Luka Bakar 75 Persen, Hamri Noor Susul Kedua Anaknya

15 Oktober 2026, 08:25
Kebakaran di Tenggarong, Perjuangan Ayah Selamatkan Dua Buah Hati Berakhir Pilu
Kaltim

Kebakaran di Tenggarong, Perjuangan Ayah Selamatkan Dua Buah Hati Berakhir Pilu

14 Oktober 2026, 09:49
Bakar Sampah Sembarangan di Bontang, Siap-siap Kena Denda Rp50 Juta
Bontang

Bakar Sampah Sembarangan di Bontang, Siap-siap Kena Denda Rp50 Juta

3 September 2026, 15:12
Sempat Minta Tolong, Bocah 4 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Karang Rejo Balikpapan
Kaltim

Sempat Minta Tolong, Bocah 4 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Karang Rejo Balikpapan

27 Agustus 2026, 09:00
Bengkel di Jalan Poros Bontang-Kutim Terbakar, Satu Orang Alami Luka Saat Selamatkan Barang
Society

Bengkel di Jalan Poros Bontang-Kutim Terbakar, Satu Orang Alami Luka Saat Selamatkan Barang

24 Agustus 2026, 13:14
Lupa Matikan Kompor, Dapur Warga Jalan KS Tubun Bontang Kuala Terbakar
Society

Lupa Matikan Kompor, Dapur Warga Jalan KS Tubun Bontang Kuala Terbakar

23 Agustus 2026, 19:02

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.