• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Ratusan Kios Pasar di Bontang Disegel, Pedagang Sebut Tak Ada Koordinasi

by Jelita Nur Khasanah
6 Juni 2024, 15:02
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Salah satu lapak di Pasar Taman Citra Mas Loktuan yang disegel (Jelita/bontangpost.id)

Salah satu lapak di Pasar Taman Citra Mas Loktuan yang disegel (Jelita/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Para pedagang di Pasar Taman Citra Mas Loktuan mengeluhkan lapak yang disegel.

Salah seorang pedagang Edi Setiawan mengatakan, lapaknya yang berada di lantai dua disegel tanpa sepengetahuannya.

“Disegel juga di siang hari, saat kebanyakan pedagang sudah pulang,” katanya.

Ia menuturkan bila telah menyewa lapak di lantai satu. Keputusan tersebut diambil karena sepinya pembeli saat ia berjualan di lantai dua.

“Sudah sekitar empat bulan saya menyewa di sini (lantai satu). Kalau di lantai dua sebelumnya sudah lebih dari setahun,” tutur dia.

Adapun ia menyebut, penyegelan di lapaknya yang berada di lantai dua dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Padahal, di lapak tersebut masih ada barang-barang yang belum dipindahkan.

Baca Juga:  Uji Coba Parkir Nontunai di Pasar Bontang Dimulai, Pembayaran Tunai Tetap Ada

“Itu yang saya pertanyakan. Kenapa harus disegel, masih ada barang kami di atas (lantai dua). Kami kan aktif berjualan, berjuang dari awal pindah,” sebut dia.

Ia pun menyayangkan hal tersebut. Mestinya, ada koordinasi lebih lanjut bila memang ada lapak yang ingin disegel.

“Setidaknya duduk bersama untuk membahas,” ucapnya.

Dikonfirmasi Kepala UPT Pasar Kota Bontang Nurfaidah, seluruh regulasi penyegelan sejatinya telah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Jika demikian, pihaknya membantah bila ada lapak pedagang yang disegel tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

“Kami sudah berikan surat peringatan, bahkan sampai tiga kali,” ujar dia.

Setiap kali surat peringatan diterbitkan, diberikan waktu satu pekan untuk kembali mengisi lapak.

Baca Juga:  Uji Coba Parkir Nontunai di Pasar Bontang Dimulai, Pembayaran Tunai Tetap Ada

Oleh sebab itu, menurutnya tidak mungkin bila pedagang tidak mengetahui adanya surat pemberitahuan yang dilayangkan.

“Enggak mungkin (tidak tahu). Masalahnya ada juga pedagang yang malah tidak menggubris surat yang sudah diterbitkan,” sebutnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan tak jarang lapak yang sebelumnya ditempati pedagang, diisi oleh barang-barang.

“Seakan-akan masih berjualan, supaya tidak disegel. Ini yang juga akan kami evaluasi dalam tiga bulan ke depan,” imbuhnya.

Diketahui, UPT Pasar melayangkan surat teguran kepada lapak pedagang yang kosong beberapa waktu lalu.

Tercatat, ada 851 kios di Pasar Taman Rawa Indah yang mendapat teguran. Kemudian 31 kios di Pasar Taman Telihan.

Sementara di kios di Pasar Taman Citra Mas Loktuan masih dalam tahap evaluasi.

Baca Juga:  Uji Coba Parkir Nontunai di Pasar Bontang Dimulai, Pembayaran Tunai Tetap Ada

“Dari catatan terakhir, surat teguran ketiga diberikan kepada 84 kios,” pungkasnya. (*)

Tags: Pasar tradisional Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Laporan Harta Pejabat, Kekayaan Wawali Najirah Naik Rp 261 Juta

Next Post

Minta Gaji Malah Dibacok Sama Bos Sendiri

Related Posts

Uji Coba Parkir Nontunai di Pasar Bontang Dimulai, Pembayaran Tunai Tetap Ada
Bontang

Uji Coba Parkir Nontunai di Pasar Bontang Dimulai, Pembayaran Tunai Tetap Ada

3 April 2026, 14:22

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.