bontangpost.id – Kerusakan di jalan protokol akibat galian pipa Perumda Tirta Taman bakal diperbaiki. Dilakukan tambal lapis alias overlay. Terbentang mulai Tugu Selamat Datang hingga simpang 4 Bontang Baru.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Tavip Nugroho menjelaskan, saat ini proses sudah masuk tender. Bila tak ada aral, pengerjaan dimulai awal Oktober 2020. Anggaran disiapkan sebesar Rp 9,5 miliar. Ini berasal dari Bantuan Keuangan Provinsi Kaltim. Yang masuk dalam APBD-P 2020.
“Sudah kami lelang. Sudah ada beberapa kontraktor masuk,” beber Tavip usai mengikuti rapat koordinasi di pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Senin (28/9) siang.
Kata Tavip, pengerjaan jalan protokol itu sejak lama menjadi skala prioritas pihaknya. Satu, karena itu merupakan jalan protkol. Saban hari ramai dilalalui pengendara. Dua, sudah lama publik mengeluh soal kondisi jalan. Tepinya tidak mulus. Bikin pengendara, khususnya roda dua, terguncang hebat ketika melintas di atasnya. Bahkan potensi mengakibatkan kecelakaan. Lantaran bolong-bolong cukup besar di beberapa titik. Seperti yang terjadi di depan Kampus STTIB, Jalan Bridgen Katamso. Atau depan Hotel Tiara Surya, Jalan MT Haryono.
Masih kata Tavip, Dinas PUPRK tak bisa lekas menindaklanjuti keluhan itu. Sebab, status jalan tersbut ialah jalan nasional. Perbaikan harus minta izin ke pusat. Pun kota tak bisa asal menganggarkan.
“Dapat anggaran dari provinsi, kami juga minta izin ke Balai Jalan di Balikpapan. Dan alhamdulillah, sudah diberi izin,” bebernya.
Tavip optimistis pengerjaan jalan sepanjang 6,1 kilometer itu akan rampung sesuai jadwal. Alias sebelum ganti tahun 2021. Lantaran yang perlu dilakukan kontraktor ialah meratakan sisa galian, mengikuti konstruksi dasar badan jalan.
“Optimis bisa lah. Kalau kendala alat dan alam tidak ada, bahkan satu setengah bulan pun bisa dikebut pengerjaannya,” tandas Tavip. (*)







