• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Suara Neni Tergerus Isu Dinasti Politik, Patahkan Paparan Dua Lembaga Survei

by Redaksi Bontang Post
14 Desember 2020, 15:21
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Pemaparan LSI Denny JA yang memprediksi Neni-Joni menang di Pilkada Bontang. (Nasrullah/bontangpost.id)

Pemaparan LSI Denny JA yang memprediksi Neni-Joni menang di Pilkada Bontang. (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Hingga H-6 pencoblosan, pasangan Neni Moerniaeni-Joni diunggulkan lembaga survei Indo Barometer. Pasangan calon nomor urut 02 itu diprediksi menang 53 persen.

Namun, hasil pencoblosan justru mengatakan sebaliknya. Basri Rase-Najirah lah yang keluar sebagai pemenang. Membalikkan prediksi dua lembaga survei. Sebelumnya, LSI Denny JA juga memprediksi Pilkada Bontang dimenangi Neni-Joni.

Pengamat Politik Universitas Mulawarman Lutfi Wahyudi mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan perbedaan hasil itu. “Survei ini sifatnya prediksi bukan absolut. Ditambah adanya margin error,” kata Lutfi.

Menurutnya, jeda pelaksanaan survei dengan hari pencoblosan itu sangat memengaruhi. Bahkan, perpindahan dukungan pemilih bisa terjadi dalam waktu yang relatif singkat. Terdapat tiga faktor perubahan dukungan itu bisa terjadi. Pertama, adanya pemilih yang belum menjatuhkan pilihan.

Pada survei terakhir yang dilakukan oleh Indo Barometer angkanya mencapai 13,4 persen. Selanjutnya ada yang namanya swing voters. Kategori ini masih bisa berubah pilihan bahkan dalam waktu yang relatif singkat. Faktornya mencakup money politik, pengaruh teman, pengaruh pemberitaan, hingga keberhasilan strategi tim sukses.

“Swing voters itu karakternya bisa yang semula menjatuhkan pilihan di paslon B akhirnya tidak jadi memilih. Atau beralih ke paslon lainnya. Jika demikian angkanya pasti akan berubah,” ucapnya.

Ia menjelaskan survei tidak harus dilakukan dengan populasi sampel yang banyak. Akurasi itu bergantung dengan metodologi yang bisa dipertanggungjawabkan dengan karakteristik populasi seperti apa. “Ini ibarat mengecek golongan darah. Tidak semua darah harus disedot cukup dua tetes itu bisa mewakili,” tutur dia.

Asalkan itu survei juga bukan merupakan pesanan dari paslon. Sehingga hasilnya harus mengikuti pemesan tersebut. Namun faktor terakhir ialah adanya sikap jengkel, marah, atau kesal respoden terhadap lembaga survei. Akhirnya mereka mengelabuhi ketika proses itu berlangsung. Kejadian ini terjadi ketika Pilpres 2019 lalu.

“Nah ini yang biasanya luput. Jadi bisa saja karena banyak lembaga survei yang datang, mereka memberikan respon yang berbeda,” sebutnya.

Diketahui, hasil survei terakhir sebelum Pilkada, paslon Neni-Joni bakal meraup 53,0 persen. Sementara paslon nomor urut satu 28,4 persen, rahasia 4,5 persen, dan tidak menjawab 0,7 persen. Dengan margin error 4,88 persen. Ditambah tingkat kepercayaan 95 persen.

Awal November, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memaparkan hasil survei yang dilakukannya kepada 440 responden yang dianggap mewakili populasi kota tersebut. Responden tersebar di 15 kelurahan dan 3 kecamatan dengan menggunakan metode multistage random sampling atau acak.

Hasilnya, pasangan Neni-Joni unggul 57,5 persen dari pesaingnya Basri-Najirah yang hanya mendapat 28 persen. Sedangkan responden yang tidak menjawab sebanyak 14,5 persen. “Jika mengacu pada angka itu setelah ada perubahan pilihan maka klop saja hasilnya,” terangnya.

Sebelumnya, akademisi ini menilai masyarakat rindu terhadap kepemimpinan trah Adi Darma. Dengan Pilwali 2020 ada sebuah jembatan harapan baru. Sehingga masyarakat akhirnya kebanyakan menjatuhkan pilihan kepada paslon nomor urut satu tersebut. “Kenangan itu biasanya muncul ketika masa telah berlalu,” kata Lutfi.

Pun demikian dengan yang terjadi pada Pilwali 2014 lalu. Ketika itu warga Kota Taman merindukan kepemimpinan trah Sofyan Hasdam. Saat pemerintahan dipegang oleh Adi Darma-Isro Umarghani. Dibuktikan kala itu pesta demokrasi dimenangkan oleh Neni-Basri melalui jalur independen.

Di tengah perjalanan, Adi Darma wafat setelah mendapat perawatan medis beberapa hari. Akibat terpapar Covid-19. Lantas, tim mengganti pasangan calon dengan menunjuk Najirah (istri Adi Darma) sebagai penggantinya.
“Ada energi simpati yang tertumpah kepada sosok pengganti. Itulah yang dibaca Basri ketika melawan Neni,” sebutnya.

Lutfi menyebut tidak bermaksud Basri melakukan ‘eksploitasi’ dengan kejadian duka yang menimpa almarhum. Tetapi penunjukkan itu mengubah menjadi energi positif yang lebih besar.

Sementara isu dinasti politik cukup menggerus elektabilitas Neni. Isu ini muncul ke permukaan sejak sebelum pemilihan. Neni yang saat itu menjabat sebagai wali kota, sementara anaknya Andi Faizal Sofyan Hasdam duduk sebagai ketua dewan. Kendati dia dipilih langsung oleh rakyat. “Ini yang menjadi energi negatif sehingga hasilnya seperti ini,” pungkasnya. (*/ak/rdh)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Basri-Najirah Menangi Pilkada, Hasil Pleno Tingkat Kecamatan

Next Post

Foto Perempuan Terkapar Beredar, Kasat Reskrim: Diduga Korban Penganiayaan Berat

Related Posts

Pekerja Sawit Hanyut di Sungai Santan Ulu Marangkayu, Pencarian Masih Berlangsung
Bontang

Pekerja Sawit Hanyut di Sungai Santan Ulu Marangkayu, Pencarian Masih Berlangsung

19 Januari 2026, 09:07
Warga Santan Ulu Temukan Tengkorak Manusia di Kebun Sawit
Bontang

Warga Santan Ulu Temukan Tengkorak Manusia di Kebun Sawit

19 Januari 2026, 08:24
Disorot Publik, Polisi Pastikan Kasus “Sultan UMKM Bontang” Tetap Diproses
Bontang

Disorot Publik, Polisi Pastikan Kasus “Sultan UMKM Bontang” Tetap Diproses

18 Januari 2026, 08:55
Kasus Dugaan Penggelapan Motor Terbongkar, Oknum Sales di Muara Badak Dipolisikan
Kriminal

Kasus Dugaan Penggelapan Motor Terbongkar, Oknum Sales di Muara Badak Dipolisikan

17 Januari 2026, 18:56
Jembatan Mahulu Ditutup Total Mulai 17 Januari 2026, Truk Dilarang Masuk Samarinda
Bontang

Jembatan Mahulu Ditutup Total Mulai 17 Januari 2026, Truk Dilarang Masuk Samarinda

17 Januari 2026, 16:10
Program Tablet Siswa SD Bontang Belum Jalan, Pemkot Upayakan Terealisasi di APBD Perubahan
Bontang

Program Tablet Siswa SD Bontang Belum Jalan, Pemkot Upayakan Terealisasi di APBD Perubahan

17 Januari 2026, 15:42

Discussion about this post

Terpopuler

  • Jembatan Baru Guntung Siap Dibangun, Pemkot Bontang Gelontorkan Rp7,8 Miliar

    Jembatan Baru Guntung Siap Dibangun, Pemkot Bontang Gelontorkan Rp7,8 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Santan Ulu Temukan Tengkorak Manusia di Kebun Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disorot Publik, Polisi Pastikan Kasus “Sultan UMKM Bontang” Tetap Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Dilaporkan, Ini Alasan Terduga Sultan UMKM Bontang Belum Dipanggil Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Berlanjut, Jalan Kampung Gotong Royong Bontang Kembali Dicor Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
No Result
View All Result

Komentar Terbaru

    Arsip

    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    • Desember 2022
    • November 2022
    • Oktober 2022
    • September 2022
    • Agustus 2022
    • Juli 2022
    • Juni 2022
    • Mei 2022
    • April 2022
    • Maret 2022
    • Februari 2022
    • Januari 2022
    • Desember 2021
    • November 2021
    • Oktober 2021
    • September 2021
    • Agustus 2021
    • Juli 2021
    • Juni 2021
    • Mei 2021
    • April 2021
    • Maret 2021
    • Februari 2021
    • Januari 2021
    • Desember 2020
    • November 2020
    • Oktober 2020
    • September 2020
    • Agustus 2020
    • Juli 2020
    • Juni 2020
    • Mei 2020
    • April 2020
    • Maret 2020
    • Februari 2020
    • Januari 2020
    • Desember 2019
    • November 2019
    • Oktober 2019
    • September 2019
    • Agustus 2019
    • Juli 2019
    • Juni 2019
    • Mei 2019
    • April 2019
    • Maret 2019
    • Februari 2019
    • Januari 2019
    • Desember 2018
    • November 2018
    • Oktober 2018
    • September 2018
    • Agustus 2018
    • Juli 2018
    • Juni 2018
    • Mei 2018
    • April 2018
    • Maret 2018
    • Februari 2018
    • Januari 2018
    • Desember 2017
    • November 2017
    • Oktober 2017
    • September 2017
    • Agustus 2017
    • Juli 2017
    • Juni 2017
    • Mei 2017
    • April 2017
    • Maret 2017
    • Februari 2017
    • Januari 2017
    • Desember 2016

    Kategori

    • Advertorial
    • Bontang
    • Breaking News
    • Catatan
    • Celoteh Edwin
    • Cerpen
    • Dahlan Iskan
    • Dispopar
    • DPRD Bontang
    • ekonomi
    • Entertainment
    • Feature
    • Hikmah
    • Hoaks atau Tidak?
    • Infografis
    • Internasional
    • Kaltim
    • Kesehatan
    • Kolom Redaksi
    • Kriminal
    • Kriminal
    • Kuliner
    • Lensa
    • Lifestyle
    • Lingkungan
    • Loker Bontang
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemkot Bontang
    • Pendidikan
    • Pilihan Editor
    • Politik
    • Polling
    • PON 2021 Papua
    • Pupuk Kaltim
    • Ragam
    • Society

    Meta

    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed komentar
    • WordPress.org
    • Indeks Berita
    • Redaksi
    • Mitra
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
    • Kontak

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Advertorial
      • Advertorial
      • Pemkot Bontang
      • DPRD Bontang
    • Ragam
      • Infografis
      • Internasional
      • Olahraga
      • Feature
      • Resep
      • Lensa
    • LIVE

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.