<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bea cukai bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/bea-cukai-bontang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/bea-cukai-bontang/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Sep 2024 06:26:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>bea cukai bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/bea-cukai-bontang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ratusan Botol Miras dan Ribuan Rokok Ilegal di Bontang Dibakar</title>
		<link>https://bontangpost.id/ratusan-botol-miras-dan-ribuan-rokok-ilegal-di-bontang-dibakar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Sep 2024 06:26:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bea cukai bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Miras Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok Ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=131407</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Bea Cukai Bontang melaksanakan pemusnahan terhadap sejumlah barang ilegal, yakni ribuan batang rokok dan ratusan botol minuman keras pada Kamis (26/9/2024) pagi. Kepala Bea Cukai Kota Bontang Tri Haryono Suhud, menyatakan bahwa barang-barang tersebut terkumpul dari operasi yang berlangsung sejak Agustus 2023 hingga Agustus 2024. Total yang dimusnahkan mencakup ratusan liter minuman [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ratusan-botol-miras-dan-ribuan-rokok-ilegal-di-bontang-dibakar/">Ratusan Botol Miras dan Ribuan Rokok Ilegal di Bontang Dibakar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong> Bea Cukai Bontang melaksanakan pemusnahan terhadap sejumlah barang ilegal, yakni ribuan batang rokok dan ratusan botol minuman keras pada Kamis (26/9/2024) pagi.</p>
<p>Kepala Bea Cukai Kota Bontang Tri Haryono Suhud, menyatakan bahwa barang-barang tersebut terkumpul dari operasi yang berlangsung sejak Agustus 2023 hingga Agustus 2024. Total yang dimusnahkan mencakup ratusan liter minuman beralkohol serta rokok tanpa izin edar.</p>
<p>Penemuan barang-barang ini berasal dari berbagai metode penyelundupan, termasuk kasus terbaru di mana minuman keras ilegal disita saat pengiriman melalui jasa ekspedisi, dengan 80 botol berhasil diamankan.</p>
<figure id="attachment_131408" aria-describedby="caption-attachment-131408" style="width: 1360px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-131408" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/09/WhatsApp-Image-2024-09-25-at-22.41.07.jpeg" alt="" width="1360" height="836" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/09/WhatsApp-Image-2024-09-25-at-22.41.07.jpeg 1360w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/09/WhatsApp-Image-2024-09-25-at-22.41.07-768x472.jpeg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/09/WhatsApp-Image-2024-09-25-at-22.41.07-750x461.jpeg 750w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/09/WhatsApp-Image-2024-09-25-at-22.41.07-1140x701.jpeg 1140w" sizes="(max-width: 1360px) 100vw, 1360px" /><figcaption id="caption-attachment-131408" class="wp-caption-text">Miras dan rokok ilegal dimusnahkan Bea Cukai Bontang (Nasrullah/bontangpost.id)</figcaption></figure>
<p>&#8220;Total kerugian akibat temuan ini mencapai sekitar Rp150 juta,&#8221; ujar Tri Haryono.</p>
<p>Barang-barang ilegal tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar. Sebelum proses pemusnahan, semua barang sitaan diakui sebagai Barang Milik Negara (BMN) sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Keuangan.</p>
<p>&#8220;Kami akan terus mengawasi aktivitas ini. Jika ada indikasi pelanggaran, kami akan melakukan penyitaan. Kami juga mendorong masyarakat untuk melaporkan jika mengetahui kegiatan ilegal,&#8221; tambahnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ratusan-botol-miras-dan-ribuan-rokok-ilegal-di-bontang-dibakar/">Ratusan Botol Miras dan Ribuan Rokok Ilegal di Bontang Dibakar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNNK Tes Urine Pegawai Bea Cukai Bontang, Begini Hasilnya</title>
		<link>https://bontangpost.id/bnnk-tes-urine-pegawai-bea-cukai-bontang-begini-hasilnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulianti Basri]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Nov 2023 04:22:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bea cukai bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Tes Urine]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=121154</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Sekitar 50 pegawai Bea Cukai Bontang dites urine oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang, Kamis (23/11/2023) pagi. Tak hanya ASN, PPNPN (Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri) juga dites urine. Kepala BNNK Bontang Lulyana Ramdhani menyebut setiap instansi baik OPD di bawah naungan pemerintah kota maupun instansi vertikal sudah sepatutnya memiliki inisiatif untuk bersama-sama memberantas [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bnnk-tes-urine-pegawai-bea-cukai-bontang-begini-hasilnya/">BNNK Tes Urine Pegawai Bea Cukai Bontang, Begini Hasilnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Sekitar 50 pegawai Bea Cukai Bontang dites urine oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang, Kamis (23/11/2023) pagi.</p>
<p>Tak hanya ASN, PPNPN (Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri) juga dites urine.</p>
<p>Kepala BNNK Bontang Lulyana Ramdhani menyebut setiap instansi baik OPD di bawah naungan pemerintah kota maupun instansi vertikal sudah sepatutnya memiliki inisiatif untuk bersama-sama memberantas narkoba, salah satunya seperti yang dilakukan Bea Cukai Bontang.</p>
<p>&#8220;Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas BNNK, Polres, atau pemerintah saja, tetapi semua stakeholder dan masyarakat. Bukan hanya Bea Cukai, kami juga akan menyisir OPD-OPD di Bontang,&#8221; katanya.</p>
<figure id="attachment_121155" aria-describedby="caption-attachment-121155" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-121155" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2023/11/WhatsApp-Image-2023-11-23-at-10.16.09.jpeg" alt="" width="1600" height="1066" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2023/11/WhatsApp-Image-2023-11-23-at-10.16.09.jpeg 1600w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2023/11/WhatsApp-Image-2023-11-23-at-10.16.09-768x512.jpeg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2023/11/WhatsApp-Image-2023-11-23-at-10.16.09-1536x1023.jpeg 1536w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2023/11/WhatsApp-Image-2023-11-23-at-10.16.09-750x500.jpeg 750w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2023/11/WhatsApp-Image-2023-11-23-at-10.16.09-1140x760.jpeg 1140w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-121155" class="wp-caption-text">BNNK Bontang gelar tes urine mendadak di kantor Bea Cukai Bontang (Ist)</figcaption></figure>
<p>Senada, Kepala KPPBC Bontang Tri Haryono Suhud mengatakan, bahwa tes urine ini sudah rutin dilaksanakan. Guna mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkup Bea Cukai. Selain itu, pihaknya dalam menjalankan tugas, juga ikut melakukan pengawasan berupa pencegahan penyelundupan narkoba.</p>
<p>&#8220;Tidak cuma miras, rokok, dan barang-barang ilegal, narkoba juga, maka dari itu, sebelum melakukan pengawasan ke luar, internal juga harus bersih dari narkoba,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Adapun hasil tes urine tersebut, seluruh pegawai Bea Cukai Bontang dinyatakan bebas dari penggunaan narkoba. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bnnk-tes-urine-pegawai-bea-cukai-bontang-begini-hasilnya/">BNNK Tes Urine Pegawai Bea Cukai Bontang, Begini Hasilnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HEBAT!!! Kepabeanan Bontang Lampaui Target Kemenkeu</title>
		<link>https://bontangpost.id/hebat-kepabeanan-bontang-lampaui-target-kemenkeu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2018 03:53:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bea cukai bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=35914</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Target kepabeanan 2017 lalu mencapai 200 persen. Capaian tersebut melebihi dari yang ditargetkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe madya Pabean C (KPPBC TMP C) Bontang pun mengapresiasi para mitra kerja kepabeanan. Kepala KPPBC TMP C Bontang, Esti Wiyandari mengatakan, dari target total penerimaan sebesar Rp 19,8 miliar, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/hebat-kepabeanan-bontang-lampaui-target-kemenkeu/">HEBAT!!! Kepabeanan Bontang Lampaui Target Kemenkeu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Target kepabeanan 2017 lalu mencapai 200 persen. Capaian tersebut melebihi dari yang ditargetkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).</p>
<p>Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe madya Pabean C (KPPBC TMP C) Bontang pun mengapresiasi para mitra kerja kepabeanan.</p>
<p>Kepala KPPBC TMP C Bontang, Esti Wiyandari mengatakan, dari target total penerimaan sebesar Rp 19,8 miliar, realisasi bea masuk dan penerimaan pabean lainnya mencapai Rp 39,9 miliar. Sementara pajak dalam rangka impor mencapai Rp 142,7 miliar. Sehingga jika dipresentasikan mencapai 201,30 persen dari target yang ditetapkan oleh kantor pusat yakni Kemenkeu. “Makanya kami apresiasi mitra kerja kami yang dalam kesehariannya melakukan kepengurusan ataupun melaksanakan kegiatannya dengan bermitra dengan kami,” jelas Esti di kantornya, Rabu (4/4) kemarin.</p>
<p>Dikatakan Esti, tanpa mitra kerjanya pihaknya tak bisa mencapai target dengan baik. Oleh karena itu, sebagai instansi pemerintah di bidang kepabeanan tentu memiliki fungsi sebagai <em>revenue collector</em>, <em>trade facilitator, industrial assistance</em>, dan <em>community protector</em>. “Tugas kami sebagai <em>revenue collector</em> itu tak bisa dimungkiri yakni mengumpulkan penerimaan negara dengan menjalankan segala kegiatan untuk membiayai segala kegiatan APBN di negara kita ini,” ujarnya.</p>
<p>Sebagai tugas <em>trade facilitator</em> dan <em>industrial assistance</em> juga, Esti menuturkan telah memetakan kepabeanan yang ada di Bontang. Secara umum, wilayah kerja bea cukai Bontang meliputi ekspor yakni untuk komuniti batu bara dan gas. Sedangkan impornya, pihaknya menerima bahan baku industri seperti gas dan kimia, juga pupuk untuk keperluan perkebunan kelapa sawit. Oleh sebab itu, dari kegiatan tersebut, Esti menyatakan pihaknya mengetahui tren ekspor impor di Kota Bontang. “Sehingga jika tiba-tiba di Bontang ada orang impor kain gulungan, produk elektronik, mainan, atau handphone maka itu semua tidak akan masuk ke wilayah Bontang. Makanya, itu semua menjadi pengawasan kami terhadap apa yang masuk di bea cukai Bontang ini,” bebernya.</p>
<p>Mengingat saat ini era digital, Esti pun mengatakan pihaknya telah memberikan pelayanan online yang aktif selama 24 jam. Tetapi harus segera mendapat respon dari kantor kas negara terkait bukti pembayarannya. Karena dikhawatirkan jika ada yang ingin mengimpor, sementara belum selesai pengurusan bea cukainya maka pihaknya siap asistensi. Hal itu dalam rangka mendorong, memudahkan, dan mengurangi biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Mengingat investasi itu tak akan berjalan jika <em>cost</em>-nya tinggi, waktu pelayanan lama, proses ribet dan tak jelas.</p>
<p>“Saya terapkan kepada seluruh importir apabila ingin melakukan importasi apapun apalagi barang itu belum pernah masuk, silakan datang ke kami, kami <em>wellcome</em> dan akan berikan asistensi. Sebelum rencana, bahkan sebelum barang itu dikapalkan,” beber dia.</p>
<p>Sebenarnya, lanjut dia, bea cukai tidak dalam taraf mencari-cari. Pihaknya justru ingin menumbuhkan industri lokal apalagi yang bisa diekspor. Sehingga tujuan bea cukai lebih ke <em>multiplier effect</em> bukan lagi target pencapaian importir. “Kami tumbuhkan industri lokal agar mampu mendapatkan pasar di luar negeri dan melakukan proses ekspor dengan mudah. Yang kami raih itu tentu dari pajak ekspor, devisa, pendapatan daerah yang juga menjadi konsen kami,” tukasnya.(mga)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/hebat-kepabeanan-bontang-lampaui-target-kemenkeu/">HEBAT!!! Kepabeanan Bontang Lampaui Target Kemenkeu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baju Bekas dari Malaysia Dibakar</title>
		<link>https://bontangpost.id/baju-bekas-dari-malaysia-dibakar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Mar 2018 22:00:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[baju bekas malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[bea cukai bontang]]></category>
		<category><![CDATA[kejari bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=34932</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Kejari Bontang telah memusnahkan barang hasil sitaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (Kanwil DJBC) Kalimantan Bagian Timur di Balikpapan atas dugaan tindak pidana kepabeanan pakaian bekas. Sehingga sebanyak 290 baju bekas dari Tawau Malaysia dimusnahkan dengan cara dibakar. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bontang Agus Kurniawan mengatakan, bertempat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/baju-bekas-dari-malaysia-dibakar/">Baju Bekas dari Malaysia Dibakar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Kejari Bontang telah memusnahkan barang hasil sitaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (Kanwil DJBC) Kalimantan Bagian Timur di Balikpapan atas dugaan tindak pidana kepabeanan pakaian bekas. Sehingga sebanyak 290 baju bekas dari Tawau Malaysia dimusnahkan dengan cara dibakar.</p>
<p>Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bontang Agus Kurniawan mengatakan, bertempat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggar Balikpapan, pihaknya melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana kepabeanan atau penyelundupan berupa <em>ballpres</em> pakaian bekas sebanyak 290 bal. Barang bukti tersebut masuk dalam perkara atas nama terdakwa Anwar Lide. “Pemusnahan ini dilakukan selama 4 hari mulai hari ini (kemarin, Red.) 23 Maret hingga 26 Maret dengan cara dibakar,” jelas Agus, Jumat (23/3) kemarin.</p>
<p>Pakaian bekas sebanyak tersebut, dikatakan Agus merupakan hasil penindakan dari petugas Bea dan Cukai dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai TMP C Kota Bontang yang melakukan penangkapan terhadap terdakwa yang mengangkut pakaian bekas dengan menggunakan KM Mampotu dari Tawau Malaysia. Tujuan mereka ialah ke Kota Bontang dan itu terjadi pada 18 September 2017 di Perairan Muara Badak Kutai Kartanegara. “Atas penangkapan tersebut, terdakwa dan barang bukti dibawa ke Balikpapan untuk dilakukan penyidikan oleh penyidik KPPBC TMP C Bontang dan Kanwil DJBC Kalbagtim yang kemudian diserahkan ke JPU Kejari Bontang untuk penuntutan,” ungkapnya.</p>
<p>Terdakwa pun, lanjut Agus, disidangkan oleh JPU di Pengadilan Negeri (PN) Bontang dengan dakwaan pasal 102 huruf a UU nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas UU nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana dan telah diputus oleh PN Bontang juga telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkcraht) tanggal 5 Februari 2018. Dengan putusan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara 1 tahun 4 bulan dan denda Rp 50 juta, subsidair pidana kurungan selama 3 bulan.</p>
<p>Tak hanya itu, barang bukti 1 unit KM Mampotu GT 34 beserta mesin, 1 lembar sertifikat keselamatan kapal, 1 lembar surat ukur dalam negeri sementara, 1 lembar surat pas besar sementara, 1 lembar surat sertifikat nasional garis muat kapal sementara, serta 1 unit GPS atau WAAS Navigator juga dirampas untuk negara. “Pakaian bekas sebanyak 290 bal, 1 unit tablet, 1 unit handphone milik tersangka serta 1 lembar bendera Malaysia juga kami rampas untuk dimusnahkan,” tambah Agus.</p>
<p>Pemusnahan barang bukti ini juga dikatakan Agus sebagai pelaksanaan putusan pengadilan untuk memberikan efek jera bagi para pelaku penyelundupan. Selain itu, ini juga sebagai edukasi kepada masyarakat umum bahwa pakaian bekas merupakan barang larangan impor. Sehingga diharapkan ke depannya tidak terjadi lagi tindakan penyelundupan pakaian bekas. “Selain baju bekas yang kami musnahkan dengan cara dibakar, kami juga akan melakukan pelelangan unit KM Mampotu GT 34 sesuai dengan putusan pengadilan,” pungkasnya. (mga)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/baju-bekas-dari-malaysia-dibakar/">Baju Bekas dari Malaysia Dibakar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
