<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Drainase Suprapto Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/drainase-suprapto/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/drainase-suprapto/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Dec 2022 02:55:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Drainase Suprapto Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/drainase-suprapto/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ada Sinyal Penambahan Waktu, Kontraktor Drainase Suprapto Tetap Kena Denda</title>
		<link>https://bontangpost.id/ada-sinyal-penambahan-waktu-kontraktor-drainase-suprapto-tetap-kena-denda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2022 03:38:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase Suprapto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=108217</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) disinyalir akan memberikan penambahan waktu bagi kontraktor yang mengerjakan drainase di Jalan R Suprapto. Kepala Dinas PUPRK Usman mengatakan pihaknya sudah menggelar rapat terkait pengajuan kontraktor untuk penambahan waktu. “Karena pengerjaan ini belum rampung. Tentu kami melihat dari sisi sosial ekonomi jika pengerjaan tidak dituntaskan. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ada-sinyal-penambahan-waktu-kontraktor-drainase-suprapto-tetap-kena-denda/">Ada Sinyal Penambahan Waktu, Kontraktor Drainase Suprapto Tetap Kena Denda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) disinyalir akan memberikan penambahan waktu bagi kontraktor yang mengerjakan drainase di Jalan R Suprapto. Kepala Dinas PUPRK Usman mengatakan pihaknya sudah menggelar rapat terkait pengajuan kontraktor untuk penambahan waktu.</p>
<p>“Karena pengerjaan ini belum rampung. Tentu kami melihat dari sisi sosial ekonomi jika pengerjaan tidak dituntaskan. Maka kami berpotensi untuk memberikan opsi itu (penambahan waktu),” kata Usman.</p>
<p>Opsi yang dipilih ialah pemberian kesempatan. Artinya selama masa penambahan waktu ini, kontraktor wajib membayar denda. Besarannya ialah 1/1.000 dari total nilai kontrak per harinya. Sehubungan dengan waktu pemberian kesempatan itu mengacu terhadap ketentuan ada.</p>
<p>Sebelumnya kontraktor mengajukan waktu selama 30 hari tetapi Dinas PUPRK bisa memberikan lebih dari itu yakni 50 hari. Sesuai dengan durasi minimal penambahan di termin pertama. Namun demikian, Dinas PUPRK akan melakukan kajian untuk usulan durasi ini. Pasalnya faktor keterlambatan ialah kelangkaan material pengecoran.</p>
<p>“Nanti dilihat apa benar bisa rampung dalam 30 hari sementara material saat ini dari penyedia terbatas. Ada evaluasi dari tim teknis kami,” ucapnya.</p>
<p>Dasar pemberian penambahan waktu ialah pihak kontraktor masih sanggup untuk merampungkan. Dengan catatan Dinas PUPRK mengetahui cara penyelesaian dengan durasi penambahan. Diketahui, progres pengerjaan masih di angka 82 persen. Artinya ada 18 persen yang menjadi tanggung jawab kontraktor belum dilaksanakan.</p>
<p>Adapun Dinas PUPRK telah memberikan teguran pertama kepada kontraktor. Faktor molor pengerjaan ialah di pengerjaan parit. Dinas PUPRK sudah mewanti-wanti dari awal. Jika menggunakan U-Ditch harus memakai tenaga yang berpengalaman. Selain itu kontraktor mengubah dari U-Ditch bridges ke cor di tempat. Itu pun sudah ditanyakan terkait kendala di lapangan. Sebab parit harus menunggu kering dulu kondisinya.</p>
<p>Sebagai informasi, proyek rekonstruksi trotoar dan saluran drainase dikerjakan oleh CV Maraja Putra Mandiri dengan pagu anggaran Rp 4 miliar. Pada beberapa waktu lalu jumlah pekerja yang menggarap proyek ini terbagi dalam empat grup. Tiga grup borongan dan satu grup sistem harian. Masing–masing terdiri dari 15 orang. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ada-sinyal-penambahan-waktu-kontraktor-drainase-suprapto-tetap-kena-denda/">Ada Sinyal Penambahan Waktu, Kontraktor Drainase Suprapto Tetap Kena Denda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengerjaan Drainase Suprapto Belum Rampung, Kontraktor Minta Tambah Waktu Sebulan</title>
		<link>https://bontangpost.id/pengerjaan-drainase-suprapto-belum-rampung-kontraktor-minta-tambah-waktu-sebulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2022 02:27:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase Suprapto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=108175</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Kamis (15/12/2022) merupakan batas waktu terakhir kontrak pengerjaan drainase di Jalan R Suprapto. Sayangnya progres pengerjaan masih di angka 82 persen. Artinya ada 18 persen yang menjadi tanggung jawab kontraktor belum dilaksanakan. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Anwar Nurdin mengatakan kontraktor telah meminta penambahan waktu selama 30 hari. “Mereka [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pengerjaan-drainase-suprapto-belum-rampung-kontraktor-minta-tambah-waktu-sebulan/">Pengerjaan Drainase Suprapto Belum Rampung, Kontraktor Minta Tambah Waktu Sebulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15"><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Kamis (15/12/2022) </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">merupakan batas waktu terakhir kontra</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">k pengerjaan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">drainase di Jalan R Suprapto</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. Sayangnya </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">progres</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> pengerjaan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">masih di angka 82 persen. Artinya ada 18 persen yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">menjadi tanggung jawab kontraktor belum dilaks</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">anakan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kabid Bi</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">na Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Pena</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">taan Ruang Kota (PUPRK) Anwar Nurdin men</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">gatakan kontraktor telah meminta penambahan wakt</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">u selama </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">30 hari. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">“Mereka sudah sampaikan surat kemarin (dua hari lalu). Tetapi kami belum ambil sikap</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> menerima at</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">a</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">u tidak,</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">” kata Anwar</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Rencananya </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">keputusan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">dari kepala dinas </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">akan dikeluarkan hari ini. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Nantinya sikap yang diambil melihat dari kajian </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sehubungan upaya penyelesaian. Ia pun sudah memastikan pengerjaan sisa tidak mungkin selesai sesuai dengan durasi kontrak</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yakni 15 Desembe</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">r. Melihat masih banyak pengerjaan yang secara </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">progres</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> angkanya kecil tetapi tingkat ke</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">rumitan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">nya besar. Salah satunya ialah pemasangan batu sikat</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Pertimbangan lain ialah mengenai kondisi ketersediaan material. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Dinas PUPRK akan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> memanggil penyedia untuk memas</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tikan apakah material sifatnya ada selama pemberian kesempatan tersebut. Jika tidak maka potensi untuk penambahan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">durasi waktu </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">perlu diperhatikan. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">“Kalau materialnya tidak ada tetapi diberi kesempatan itu juga kurang t</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">epat. Karena selama ini </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">alas</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">an kontraktor ialah terkait ketersediaan material,</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">” </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ucapnya. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Akan tetapi upaya pemutusan kontrak juga tidak bisa serta-merta dilakukan. Pasalnya dampak </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">social</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dari pengerjaan tidak tuntas akan menimpa warga ya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ng bermukim di lokasi pengerjaan tersebut. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">A</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">palagi </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">k</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">awasan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu merupakan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">pusat perdagangan. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Menurutnya ada </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">dua opsi penambahan waktu yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">bisa dilakukan. Pertama ialah perpanjangan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. Skema i</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ni tidak menyertakan kewajiban kon</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">trak</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tor untuk membayar denda. Sem</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">entara untuk pemberian kesempatan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">terdapat kewaji</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ban denda. Hitungannya 1/1000 dari nilai kontrak tiap hari </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">pe</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">nambahan waktunya. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Jika diperpanjang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sesuai pengajua</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">n </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">maka otomatis </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">pengerjaan akan rampung di awal tahun depan. Kondisi ini dipandang tidak melanggar ketentuan yang ada. Meski pengerjaan menye</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">berang dari tahun anggaran. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">“Kami harus tahu bagaimana cara penyelesaiannya. Logis atau tidak</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">T</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">idak </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">serta-merta mengiyakan,</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">” tutur dia. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Justru</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> berdasarkan asumsinya penambahan waktu memerlukan 50 hari. Lantaran </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">volume pengerjaan yang masih tinggi. Tetapi ini dikembalikan ke kontraktor karena sehubungan dengan denda. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Dinas PUPRK juga masih </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">berkoo</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">rdinasi dengan inspekt</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">orat terkait kondisi ini. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebelumnya D</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">i</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">nas </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">PUPRK telah mem</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">berikan teguran pertama kep</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ada kontraktor. F</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">aktor molor pengerjaan ialah di pengerjaan parit. Dinas PUPRK sudah mewanti-wanti dari awal. Jika menggunakan U-Ditch harus memakai tenaga yang berpengalaman. </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Selain itu kontraktor mengubah dar</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">i U-Ditch bridges ke cor di tempat. Itu pun sudah ditanyakan terkait kendala di lapangan. Sebab parit harus menunggu kering dulu kondisinya</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">.</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"><br />
</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15"><br />
“Karena kalau tidak salah satu jadi penghambat,” terangnya</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p class="s3"><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Sebagai informasi, proyek rekonstruksi trotoar dan saluran drainase dikerjakan oleh CV Maraja Putr</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">a Mandiri dengan pagu anggaran Rp 4 miliar. Pada beberapa waktu lalu jumlah pekerja yang menggarap proyek ini terbagi dalam empat grup. Tiga grup borongan dan satu grup sistem harian. Masing–masing terdiri dari 15 orang</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">.</span></span><strong><span class="s4"><span class="bumpedFont15"> (ak)</span></span></strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pengerjaan-drainase-suprapto-belum-rampung-kontraktor-minta-tambah-waktu-sebulan/">Pengerjaan Drainase Suprapto Belum Rampung, Kontraktor Minta Tambah Waktu Sebulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
