• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pengerjaan Drainase Suprapto Belum Rampung, Kontraktor Minta Tambah Waktu Sebulan

by Redaksi Bontang Post
16 Desember 2022, 10:27
in Bontang
Reading Time: 5 mins read
0
Jalan R Soeprapto

Jalan R Soeprapto

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kamis (15/12/2022) merupakan batas waktu terakhir kontrak pengerjaan drainase di Jalan R Suprapto. Sayangnya progres pengerjaan masih di angka 82 persen. Artinya ada 18 persen yang menjadi tanggung jawab kontraktor belum dilaksanakan. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Anwar Nurdin mengatakan kontraktor telah meminta penambahan waktu selama 30 hari.

“Mereka sudah sampaikan surat kemarin (dua hari lalu). Tetapi kami belum ambil sikap menerima atau tidak,” kata Anwar.

Rencananya keputusan dari kepala dinas akan dikeluarkan hari ini. Nantinya sikap yang diambil melihat dari kajian sehubungan upaya penyelesaian. Ia pun sudah memastikan pengerjaan sisa tidak mungkin selesai sesuai dengan durasi kontrak yakni 15 Desember. Melihat masih banyak pengerjaan yang secara progres angkanya kecil tetapi tingkat kerumitannya besar. Salah satunya ialah pemasangan batu sikat.

Baca Juga:  Sekda Minta Giatkan Gotong Royong

Pertimbangan lain ialah mengenai kondisi ketersediaan material. Dinas PUPRK akan memanggil penyedia untuk memastikan apakah material sifatnya ada selama pemberian kesempatan tersebut. Jika tidak maka potensi untuk penambahan durasi waktu perlu diperhatikan.

“Kalau materialnya tidak ada tetapi diberi kesempatan itu juga kurang tepat. Karena selama ini alasan kontraktor ialah terkait ketersediaan material,” ucapnya.

Akan tetapi upaya pemutusan kontrak juga tidak bisa serta-merta dilakukan. Pasalnya dampak social dari pengerjaan tidak tuntas akan menimpa warga yang bermukim di lokasi pengerjaan tersebut. Apalagi kawasan itu merupakan pusat perdagangan.

Menurutnya ada dua opsi penambahan waktu yang bisa dilakukan. Pertama ialah perpanjangan. Skema ini tidak menyertakan kewajiban kontraktor untuk membayar denda. Sementara untuk pemberian kesempatan terdapat kewajiban denda. Hitungannya 1/1000 dari nilai kontrak tiap hari penambahan waktunya.

Baca Juga:  Progres Drainase Suprapto Jauh dari Target, Kontraktor Dapat Peringatan Pertama

Jika diperpanjang sesuai pengajuan maka otomatis pengerjaan akan rampung di awal tahun depan. Kondisi ini dipandang tidak melanggar ketentuan yang ada. Meski pengerjaan menyeberang dari tahun anggaran. “Kami harus tahu bagaimana cara penyelesaiannya. Logis atau tidak. Tidak serta-merta mengiyakan,” tutur dia.

Justru berdasarkan asumsinya penambahan waktu memerlukan 50 hari. Lantaran volume pengerjaan yang masih tinggi. Tetapi ini dikembalikan ke kontraktor karena sehubungan dengan denda. Dinas PUPRK juga masih berkoordinasi dengan inspektorat terkait kondisi ini.

Sebelumnya Dinas PUPRK telah memberikan teguran pertama kepada kontraktor. Faktor molor pengerjaan ialah di pengerjaan parit. Dinas PUPRK sudah mewanti-wanti dari awal. Jika menggunakan U-Ditch harus memakai tenaga yang berpengalaman. Selain itu kontraktor mengubah dari U-Ditch bridges ke cor di tempat. Itu pun sudah ditanyakan terkait kendala di lapangan. Sebab parit harus menunggu kering dulu kondisinya.

“Karena kalau tidak salah satu jadi penghambat,” terangnya
.

Baca Juga:  Proyek Tiga Sodetan Drainase di Satimpo Diharapkan Atasi Genangan Air

Sebagai informasi, proyek rekonstruksi trotoar dan saluran drainase dikerjakan oleh CV Maraja Putra Mandiri dengan pagu anggaran Rp 4 miliar. Pada beberapa waktu lalu jumlah pekerja yang menggarap proyek ini terbagi dalam empat grup. Tiga grup borongan dan satu grup sistem harian. Masing–masing terdiri dari 15 orang. (ak)

Tags: DrainaseDrainase Suprapto
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wasit Final Piala Dunia 2022, FIFA Tunjuk Szymon Marciniak

Next Post

Wakil Ketua DPRD Jatim Tersangka, Terima Fee Rp 5 Miliar

Related Posts

Butuh Rp10 Miliar Lebih, Proyek Drainase Pattimura Masih Jadi PR Besar di Bontang
Bontang

Butuh Rp10 Miliar Lebih, Proyek Drainase Pattimura Masih Jadi PR Besar di Bontang

14 September 2026, 10:00
Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase
Bontang

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase

10 Maret 2026, 08:00
Proyek Pengerjaan Turap Aliran Sungai Dahlia Bontang Capai 27 Persen
Bontang

Proyek Pengerjaan Turap Aliran Sungai Dahlia Bontang Capai 27 Persen

14 Juli 2025, 15:27
Proyek Tiga Sodetan Drainase di Satimpo Diharapkan Atasi Genangan Air
Bontang

Proyek Tiga Sodetan Drainase di Satimpo Diharapkan Atasi Genangan Air

10 Juli 2025, 15:18
Dinas PUPRK Angkat Sedimentasi di Drainase Dekat Pasar Telihan
Bontang

Dinas PUPRK Angkat Sedimentasi di Drainase Dekat Pasar Telihan

21 April 2025, 12:58
Pengerjaan Drainase di Jalan Suprapto Diprediksi Tak Selesai Akhir Tahun
Bontang

Tiga Proyek Dipastikan Molor, Dewan Bakal Panggil Kontraktor

20 Desember 2022, 14:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.