• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Lebar Drainase Bontang Tak Konsisten 

by BontangPost
24 Oktober 2018, 17:10
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
PANTAU LOKASI: Panitia khusus (Pansus) Banjir DPRD melihat beberapa saluran drainase yang ada. Hasilnya, sebagian titik terdapat penumpukan sedimen tanah dan pasir akibat adanya perlambatan laju aliran air.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

PANTAU LOKASI: Panitia khusus (Pansus) Banjir DPRD melihat beberapa saluran drainase yang ada. Hasilnya, sebagian titik terdapat penumpukan sedimen tanah dan pasir akibat adanya perlambatan laju aliran air.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Penyebab terjadinya banjir Bontang, akhir tahun lalu mulai terkuak. Salah satunya ialah lebar drainase yang tidak tetap. Berdasarkan hasil kunjungan lapangan yang dilakukan panitia khusus (pansus) banjir dengan tim akademisi dari Universitas Mulawarman (Unmul), Selasa (23/10) kemarin, lebar drainase di beberapa titik mengalami perubahan.

Akademisi Unmul Thamrin mengatakan, pembangunan drainase wajib memperhatikan kaidah teknik. Sehingga tidak terjadi penyempitan di beberapa titik tertentu. “Saluran tidak bisa lebar, kemudian menyempit, terus melebar lagi. Tidak boleh bottle neck (penyempitan, Red.) di teori drainase,” kata Thamrin usai mengikuti kunjungan lapangan.

Salah satu contoh kasus, terjadi di drainase samping Pasar Telihan. Terjadi pelebaran sekira 20 sentimeter sehingga terjadi penumpukan sedimen tanah tak jauh dari titik tersebut. Alhasil kedalaman dari saluran itu sendiri mengalami pendangkalan. Diyakininya, kondisi seperti itu bakal membuat laju aliran air tidak konstan. “Sedimen secara pasti akan terbawa, karena ada daerah yang mengalami erosi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Lusa, Pansus Banjir Dibentuk 

Bukan itu saja, bentuk drainase pun menjadi sorotan. Pasalnya, di lokasi tersebut saluran dibuat zig-zag. Dipastikannya, kecepatan aliran pun otomatis mengalami perlambatan.

Rekomendasi lainnya ialah pembuatan sediment trap. Fungsinya untuk memperlambat aliran sehingga sedimen yang terbawa ikut terperangkap. Tujuannya agar aliran selanjutnya minim akan material tanah dan pasir tersebut.

Bahkan dari hasil kunjungan lapangan pun masih terdapat pipa PDAM yang melintang di tengah kanal. Dituturkannya, jika air diikuti oleh tumpukan sampah, maka bakal tersangkut di pipa tersebut. “Adanya pipa di beberapa saluran air ini menganggu aliran. Nantinya juga kalau ada perlambatan laju air berujung pula kepada penumpukan sedimen tanah,” tuturnya.

Baca Juga:  Masterplan Penanganan Banjir, Pilih yang Usang atau Review

Thamrin berujar perlu adanya perancangan desain saluran ulang. Nantinya hasil desain itu akan dimasukkan dalam masterplan penangan banjir. Idealnya untuk saluran utama memiliki lebar 15 meter.

“Saya sarankan dari hulu hingga hilir tetap 15 meter. Kalau sempit di atas tetapi lebar di hilir pun sebenarnya bisa. Perlu dihitung, mengingat DAS Bontang ini memiliki banyak cabang,” pungkasnya. (ak)

Tags: banjirDrainase
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bawaslu Sisir APK Terlarang

Next Post

Tata Guna Lahan Diikat di Perda

Related Posts

Butuh Rp10 Miliar Lebih, Proyek Drainase Pattimura Masih Jadi PR Besar di Bontang
Bontang

Butuh Rp10 Miliar Lebih, Proyek Drainase Pattimura Masih Jadi PR Besar di Bontang

14 September 2026, 10:00
Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase
Bontang

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase

10 Maret 2026, 08:00
Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon
Bontang

Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon

6 Maret 2026, 14:03
Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan
Bontang

Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan

17 Februari 2026, 18:29
Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak
Bontang

Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak

14 Februari 2026, 18:21
Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar
Nasional

Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar

11 Januari 2026, 08:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.