• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan

by Redaksi Bontang Post
17 Februari 2026, 18:29
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Luasan wilayah terdampak banjir pada 14 Februari akan dihitung oleh Bapperida menggunakan data dari laporan kelurahan.   (ADIEL KUNDHARA/KP)

Luasan wilayah terdampak banjir pada 14 Februari akan dihitung oleh Bapperida menggunakan data dari laporan kelurahan.   (ADIEL KUNDHARA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Banjir yang melanda Kota Bontang pada 14 Februari 2026 berdampak pada enam kelurahan, yakni Kanaan, Gunung Telihan, Satimpo, Gunung Elai, Api-Api, dan Guntung.

Meski data resmi belum dirilis, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Bontang (Bapperida) memprediksi luasan banjir tahun ini berpotensi lebih besar dibandingkan 2025.

Kepala Bapperida Bontang, Syahruddin, mengatakan perhitungan resmi masih menunggu proses pendataan dari seluruh kelurahan dan kecamatan. Namun secara kasat mata, banjir awal tahun ini dinilai lebih luas dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau dibandingkan dengan 2025, sepertinya yang awal tahun ini lebih luas. Tapi kami belum bisa memastikan karena masih menunggu data final,” ujarnya.

Baca Juga:  Dinilai Bisa Kurangi Dampak Banjir, Lahan Warga di Gunung Elai Diusulkan Jadi RTH

Berdasarkan tren luasan banjir dalam beberapa tahun terakhir, cakupan genangan di Bontang menunjukkan penurunan signifikan sejak 2019. Pada 2019, luasan banjir tercatat 515,30 hektare. Angka tersebut turun menjadi 353,37 hektare pada 2021, lalu 283,74 hektare pada 2022.

Penurunan berlanjut pada 2023 dengan luasan 190,79 hektare dan 2024 sebesar 106,85 hektare. Sementara pada 2025 tercatat 126,31 hektare, atau sedikit meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Jika prediksi awal 2026 benar lebih luas dari 2025, maka tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir berpotensi berbalik meningkat.

Syahruddin menjelaskan, penetapan luasan banjir dilakukan melalui pleno tahunan yang melibatkan kelurahan, kecamatan, dan organisasi perangkat daerah terkait. Data dihimpun hingga tingkat RT, kemudian dipetakan untuk menghitung total luasan secara akurat.

Baca Juga:  Sepakat Percepat Bangun Bendali Suka Rahmat Hingga Normalisasi Sungai Santan Tengah

“Masing-masing kelurahan melaporkan RT mana saja yang terdampak. Setelah itu kita buka peta dan digambarkan untuk mengetahui luasannya. Baru bisa dihitung secara pasti,” jelasnya.

Ia menambahkan, data terakhir yang telah diplenokan adalah tahun 2025. Sementara untuk banjir 2026, proses pengumpulan dan verifikasi data masih berlangsung sebelum ditetapkan secara resmi.

Meski masyarakat menilai banjir awal tahun ini termasuk yang terparah sejak 2019, pemerintah menegaskan tidak akan mengeluarkan pernyataan tanpa data valid.

“Memang terasa parah, tapi apakah lebih luas dari 2019 atau tidak, kami belum bisa memastikan. Semua harus berbasis data,” tegasnya.

Selain pendataan dampak, pemerintah juga terus mendorong pengendalian banjir jangka panjang, salah satunya melalui pembangunan Waduk Kanaan yang diharapkan dapat menekan potensi genangan di wilayah rawan.

Baca Juga:  Atasi Banjir, Tunggu Bendali atau Optimalisasi Waduk Kanaan

“Ini masih awal tahun, jadi dinamikanya masih akan kita lihat. Nanti setelah semua data masuk, baru kita hitung dan tetapkan secara resmi,” tutupnya. (*) 

Tags: banjirBanjir Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jalan Menuju Sangkulirang Rusak Parah, DPRD Kaltim Minta Penanganan Cepat

Next Post

Film Pendek Karya Pelajar Bontang Lolos Ajang Internasional di India

Related Posts

Lumpur dan Sampah Sumbat Drainase, Tiga Titik Rawan Banjir di Bontang Dibersihkan
Bontang

Lumpur dan Sampah Sumbat Drainase, Tiga Titik Rawan Banjir di Bontang Dibersihkan

1 Oktober 2026, 11:30
Pemkot Bontang Siapkan DED Tiga Polder, Bidik Dana Provinsi dan APBN untuk Atasi Banjir
Pemkot Bontang

Pemkot Bontang Siapkan DED Tiga Polder, Bidik Dana Provinsi dan APBN untuk Atasi Banjir

29 Juni 2026, 17:14
Akses Bontang Kuala Kerap Terendam Rob, Pemkot Siapkan Rp40 Miliar Bangun Trotoar
Bontang

Akses Bontang Kuala Kerap Terendam Rob, Pemkot Siapkan Rp40 Miliar Bangun Trotoar

15 Juni 2026, 19:01
Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal
Bontang

Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal

18 April 2026, 16:13
Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu
Bontang

Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu

15 April 2026, 21:28
Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang
Bontang

Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang

15 April 2026, 18:25

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.