<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Harga Gas Naik Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/harga-gas-naik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/harga-gas-naik/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Apr 2018 14:54:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Harga Gas Naik Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/harga-gas-naik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gas Elpiji 3 Kg Langka, Harga Juga Melonjak </title>
		<link>https://bontangpost.id/gas-elpiji-3-kg-langka-harga-juga-melonjak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2018 03:35:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Gas Naik]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=38312</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SAMARINDA – Gas elpiji 3 kilogram (kg) mengalami kelangkaan di Kota Tepian. Hal ini terlihat dari kosongnya stok elpiji 3 kg di sejumlah pangkalan dan pedagang eceran dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat pun kesulitan untuk mendapatkan gas yang sering disebut “tabung melon” itu. Kelangkaan ini berdampak pada melonjaknya harga jual di masyarakat. Jika sebelumnya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/gas-elpiji-3-kg-langka-harga-juga-melonjak/">Gas Elpiji 3 Kg Langka, Harga Juga Melonjak </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>SAMARINDA – Gas elpiji 3 kilogram (kg) mengalami kelangkaan di Kota Tepian. Hal ini terlihat dari kosongnya stok elpiji 3 kg di sejumlah pangkalan dan pedagang eceran dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat pun kesulitan untuk mendapatkan gas yang sering disebut “tabung melon” itu.</p>
<p>Kelangkaan ini berdampak pada melonjaknya harga jual di masyarakat. Jika sebelumnya dijual Rp 18 ribu per tabung, sejak beberapa pekan terakhir harganya menjadi Rp 25 ribu sampai Rp 29 ribu per tabung.</p>
<p>Dari pantauan media, hampir semua penjual gas 3 kg di Samarinda Ulu hanya menyediakan tabung kosong. Kebanyakan para pengecer menjual tabung gas elpiji ukuran 5,5 kg.</p>
<p>Aminah, salah seorang pedagang gas elpiji di daerah Samarinda Ulu mengakui, kelangkaan tabung gas melon tersebut sudah terjadi hampir sebulan terakhir. Kondisi ini tidak hanya terjadi di kalangan pengecer, tapi juga sampai ke pangkalan elpiji.</p>
<p>“Stok gas elpiji 3 kg memang dikurangi sekarang. Diganti dengan gas elpiji ukuran 5,5 kg. Itu pun masyarakat jarang minat dengan gas elpiji ukuran 5,5 kg. Banyak yang bilang mahal harganya dibandingkan ukuran 3 kg, “ kata Aminah kepada Metro Samarinda, Sabtu (28/4) kemarin.</p>
<p>Di satu sisi, stok elpiji 3 kg dari Pertamina untuk pangkalan gas mengalami penurunan. Hal ini diungkapkan Aris dari PT Sumber Gas Prima. Kata dia, pangkalan gas yang beralamat di Tenggarong Seberang itu hanya dipasok 1.800 tabung 12 kg dan 2.600 tabung 5,5 kg.</p>
<p>&#8220;Memang Stok gas elpiji 3 kg agak dikurangi, sekarang digantikan dengan ukuran 5,5 kg. Tapi dilihat nanti bulan depan pas masuk Ramadan. Saya juga belum mengetahui secara jelas apakah benar-benar diganti dengan ukuran 5,5 kg atau tidak,” ungkap Aris.</p>
<p>Dia mengungkap, di setiap pekannya gas elpij ukuran 5,5 kg diantar ke sejumlah pedagang eceran yang berada di Samarinda maupun Tenggarong. Sementara dari pihak pangkalan sendiri mengharapkan stoknya seimbang antara gas elpiji 3 kg dengan ukuran 5,5 kg.</p>
<p>“Pedagang eceran juga sempat bertanya ke sini, kapan ada gas elpiji 3 kg  datang lagi. Sementara cuma ini stok (gas 12 kg dan 5,5 kg) yang didatangkan oleh PT Pertamina (Persero), “ tutupnya. <strong>(*/aj)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/gas-elpiji-3-kg-langka-harga-juga-melonjak/">Gas Elpiji 3 Kg Langka, Harga Juga Melonjak </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Mengeluh, Harga Elpiji 3 Kg Naik dan Langka </title>
		<link>https://bontangpost.id/warga-mengeluh-harga-elpiji-3-kg-naik-dan-langka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2018 03:04:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Elpiji Minim]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Gas Naik]]></category>
		<category><![CDATA[Sangatta Post]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=38086</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Mendekati Ramadan sejumlah bahan pokok mulai merangkak naik, tidak hanya itu, gas elpiji 3 kilo gram pun mengalami kenaikan serta kelangkaan di wilayah Sangatta Selatan maupun Sangatta Utara. Mardiah salah seorang pedagang Sangatta Selatan, mengeluhkan kelangkaan dan kenaikan harga gas elpiji. Dirinya mengaku kerap kesulitan mendapatkan gas untuk dijual kembali lantaran sering mengalami [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/warga-mengeluh-harga-elpiji-3-kg-naik-dan-langka/">Warga Mengeluh, Harga Elpiji 3 Kg Naik dan Langka </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Mendekati Ramadan sejumlah bahan pokok mulai merangkak naik, tidak hanya itu, gas elpiji 3 kilo gram pun mengalami kenaikan serta kelangkaan di wilayah Sangatta Selatan maupun Sangatta Utara.</p>
<p>Mardiah salah seorang pedagang Sangatta Selatan, mengeluhkan kelangkaan dan kenaikan harga gas elpiji. Dirinya mengaku kerap kesulitan mendapatkan gas untuk dijual kembali lantaran sering mengalami kekosongan stok. Selain itu, dia juga mendapatkan harga yang cukup tinggi yaitu sebesar Rp 27 ribu.</p>
<p>&#8220;Saya beli dua puluh tujuh ribu rupiah, soalnya mulai langka lagi mau gak mau saya jual lagi jadi tiga puluh ribu rupiah. Selain itu, saya jugakan memakai gasnya, sebentar lagi puasaan, takutnya susah dapatnya, malahan tidak bisa masak untuk buka puasa keluarga,&#8221; jelasnya saat ditemui di warungnya, di Sangatta Selatan, Kamis (26/4).</p>
<p>Menurutnya naik turunnya harga gas elpiji memang sering kali ia rasakan, ditambah mendekati ramadan. Dirinyaa berharap pada pemerintah agar dapat menambah pasokan elpiji. Kata Mardiah banyak warga yang mengeluhkan hal seperti ini.</p>
<p>&#8220;Sudah biasa, kalau mendekati bulan puasa pasti langka. Kemudian harganya juga semakin naik. Tipis sekali keuntungan, paling-paling hanya dua sampai tiga ribu saja. Sudah gitu para pembeli pasti mengeluh kemahalan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kutim, Achmad Dony Evriady, mengimbau agar masyarakat tidak membeli gas elpiji dieceran melainkan langsung ke pangkalan. Ia menegaskan setiap pangkalan tidak diperkenankan menjual pada pengecer atau warung-warung dalam kapasitas berlebih. Jika terdapat agen resmi yang ketahuan menjual lebih dari lima, maka pemerintah akan menindak tegas agen dan penyalur tabung gas elpiji tersebut.</p>
<p>&#8220;Apabila kami menemukan pangkalan yang berbuat curang dan tidak mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan, kami akan tindak tegas untuknya. Jika memang masih ingin berdagang, saya rasa mereka harus berbuat jujur,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Dony, Sangatta tidak mengalami kelangkaan. Hanya saja banyak pengecer yang menjual dengan harga tinggi. Hal tersebut menjadi keluhan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Saya minta warga juga lebih bijak untuk membeli di agen resmi yang ada dibawah pegawasan kami, karena harganya hanya Rp.25 ribu saja. Saya rasa cukup berbeda jauh dengan pedagang eceran,&#8221; terangnya. (*/la)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/warga-mengeluh-harga-elpiji-3-kg-naik-dan-langka/">Warga Mengeluh, Harga Elpiji 3 Kg Naik dan Langka </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
