• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Warga Mengeluh, Harga Elpiji 3 Kg Naik dan Langka 

by BontangPost
27 April 2018, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
LANGKA: Pangkalan resmi gas elpiji hanya menyalurkan maksimal lima tabung ke pedagang eceran.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

LANGKA: Pangkalan resmi gas elpiji hanya menyalurkan maksimal lima tabung ke pedagang eceran.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Mendekati Ramadan sejumlah bahan pokok mulai merangkak naik, tidak hanya itu, gas elpiji 3 kilo gram pun mengalami kenaikan serta kelangkaan di wilayah Sangatta Selatan maupun Sangatta Utara.

Mardiah salah seorang pedagang Sangatta Selatan, mengeluhkan kelangkaan dan kenaikan harga gas elpiji. Dirinya mengaku kerap kesulitan mendapatkan gas untuk dijual kembali lantaran sering mengalami kekosongan stok. Selain itu, dia juga mendapatkan harga yang cukup tinggi yaitu sebesar Rp 27 ribu.

“Saya beli dua puluh tujuh ribu rupiah, soalnya mulai langka lagi mau gak mau saya jual lagi jadi tiga puluh ribu rupiah. Selain itu, saya jugakan memakai gasnya, sebentar lagi puasaan, takutnya susah dapatnya, malahan tidak bisa masak untuk buka puasa keluarga,” jelasnya saat ditemui di warungnya, di Sangatta Selatan, Kamis (26/4).

Baca Juga:  Cegah Pengalihan Lahan Pertanian ke Perkebunan

Menurutnya naik turunnya harga gas elpiji memang sering kali ia rasakan, ditambah mendekati ramadan. Dirinyaa berharap pada pemerintah agar dapat menambah pasokan elpiji. Kata Mardiah banyak warga yang mengeluhkan hal seperti ini.

“Sudah biasa, kalau mendekati bulan puasa pasti langka. Kemudian harganya juga semakin naik. Tipis sekali keuntungan, paling-paling hanya dua sampai tiga ribu saja. Sudah gitu para pembeli pasti mengeluh kemahalan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kutim, Achmad Dony Evriady, mengimbau agar masyarakat tidak membeli gas elpiji dieceran melainkan langsung ke pangkalan. Ia menegaskan setiap pangkalan tidak diperkenankan menjual pada pengecer atau warung-warung dalam kapasitas berlebih. Jika terdapat agen resmi yang ketahuan menjual lebih dari lima, maka pemerintah akan menindak tegas agen dan penyalur tabung gas elpiji tersebut.

Baca Juga:  Kegagalan K3PC Jadi Pelajaran 

“Apabila kami menemukan pangkalan yang berbuat curang dan tidak mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan, kami akan tindak tegas untuknya. Jika memang masih ingin berdagang, saya rasa mereka harus berbuat jujur,” ujarnya.

Menurut Dony, Sangatta tidak mengalami kelangkaan. Hanya saja banyak pengecer yang menjual dengan harga tinggi. Hal tersebut menjadi keluhan masyarakat.

“Saya minta warga juga lebih bijak untuk membeli di agen resmi yang ada dibawah pegawasan kami, karena harganya hanya Rp.25 ribu saja. Saya rasa cukup berbeda jauh dengan pedagang eceran,” terangnya. (*/la)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Gas Elpiji MinimHarga Gas NaikSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

US Dihantui Ancaman Banjir, Disdik Pastikan Berjalan Lancar 

Next Post

Digunakan untuk Berjualan, Bupati Intruksikan Sterilkan Trotoar

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.