<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hut Kota Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/hut-kota-bontang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/hut-kota-bontang/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Oct 2018 14:12:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Hut Kota Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/hut-kota-bontang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Berebut Kupon di Jalan Sehat</title>
		<link>https://bontangpost.id/berebut-kupon-di-jalan-sehat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Oct 2018 03:55:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Hut Kota Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan santai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=51478</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Jalan sehat peringatan HUT ke-19 Bontang diikuti oleh ribuan warga Kota Taman, Sabtu (13/10) kemarin. Saking ramainya, para peserta jalan santai sampai berebut saat pembagian kupon doorprize. Seperti yang dirasakan Jamal, warga Berbas Pantai. Ia mengaku kecewa dengan mekanisme pembagian kupon yang tidak merata. Mengingat kertas yang bertuliskan nomor untuk diundi tersebut hanya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/berebut-kupon-di-jalan-sehat/">Berebut Kupon di Jalan Sehat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Jalan sehat peringatan HUT ke-19 Bontang diikuti oleh ribuan warga Kota Taman, Sabtu (13/10) kemarin. Saking ramainya, para peserta jalan santai sampai berebut saat pembagian kupon <em>doorprize</em>.</p>
<p>Seperti yang dirasakan Jamal, warga Berbas Pantai. Ia mengaku kecewa dengan mekanisme pembagian kupon yang tidak merata. Mengingat kertas yang bertuliskan nomor untuk diundi tersebut hanya dibagikan di barisan terdepan saat peserta memulai jalan.</p>
<p>“Di depan saja yang dibagi dan itu berebutan. Sementara yang belakang akhirnya tidak kebagian,” kata Jamal.</p>
<p>Dikatakannya, kabar pembagian kupon pun tersiar beragam. Bahkan dirinya sempat mendengar informasi kalau pembagian akan dilakukan di tengah perjalanan. “Ini seperti di PHP (pemberi harapan palsu, <em>Red.</em>) karena saat tiba di lokasi, saya mendengar jika kupon dibagikan nanti di pertengahan jalan. Nyatanya ternyata sejak awal dan hanya sedikit saja,” ucapnya.</p>
<p>Lain halnya dengan Sriati, warga Berebas Tengah ini memilih mengikuti acara sampai selesai meskipun tanpa menggenggam kupon hadiah. Ia pun juga menilai panitia kurang tepat dalam merancang alur pembagian kupon. “Panitia sepertinya kurang siap, banyak tadi teman saya yang juga tidak mendapat,” ucap Sriati.</p>
<p>Sementara, Ketua panitia HUT Bontang yang dirangkaikan dengan peringatan hari olahraga nasional (Haornas) dan pembukaan Gala Desa 2018, M Bahri mengatakan, telah menyiapkan tiket sebanyak 5 ribu lembar. Namun, jumlah tiket tersebut ludes. Walaupun, ia hanya memperkirakan jumlah peserta yang hadir hanya 2 ribu orang.</p>
<p>“Jumlah peserta kira-kira 2 ribu saja. Tetapi kupon yang disiapkan sebanyak 5 ribu lembar habis,” kata M Bahri.</p>
<p>Pada jalan sehat ini, beragam hadiah telah disiapkan panitia. Mulai dari perlengkapan elektronik hingga dua unit sepeda motor.</p>
<p>Sementara itu malamnya, sebagai rangkaian HUT ke-19 Bontang, anak dari dai sejuta umat Almarhum KH Zainuddin MZ, Ustaz H Fikri Haikal Zainuddin MZ hadir di Kota Taman untuk mengisi tablig akbar dan zikir bersama. Bertempat di Lapangan Den Arhanud 002/ABC, rintik hujan tak menyurutkan jemaah yang datang. Sebelum tablig akbar dimulai, kegiatan ini terlebih dahulu diawali salat berjemaah bersama di lapangan Rudal, kemudian dilanjutkan dengan salat gaib dan doa bersama untuk para korban gempa dan tsunami yang ada di Palu dan sekitarnya.<strong> (ak</strong><strong>/bbg</strong><strong>)</strong></p>
<figure id="attachment_51480" aria-describedby="caption-attachment-51480" style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/UTAMA-2-web-3.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-51480" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/UTAMA-2-web-3.jpg" alt="" width="600" height="400" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/UTAMA-2-web-3.jpg 600w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/UTAMA-2-web-3-200x133.jpg 200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a><figcaption id="caption-attachment-51480" class="wp-caption-text">Ustaz H Fikri Haikal Zainuddin MZ juga turut hadir di Bontang mengisi tablig akbar dan zikir bersama, di Lapangan Den Arhanud 002/ABC, Sabtu (13/10) malam kemarin.(FOTO: FAHMI FAJRI/BONTANG POST)</figcaption></figure>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/berebut-kupon-di-jalan-sehat/">Berebut Kupon di Jalan Sehat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan Santai HUT ke-19 Kota Bontang</title>
		<link>https://bontangpost.id/jalan-santai-hut-ke-19-kota-bontang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Oct 2018 03:10:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lensa]]></category>
		<category><![CDATA[Hut Kota Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan santai]]></category>
		<category><![CDATA[lensa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=51451</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ribuan masyarakat antusias mengikuti kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati HUT ke-19 Kota Bontang, Sabtu (13/10) pagi kemarin. Kali ini, kegiatan jalan santai HUT Bontang dipusatkan di lapangan sepak bola Kelurahan Berbas Pantai. Beberapa momen keseruan jalan sehat terekam dalam lensa Bontang Post. (fj)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jalan-santai-hut-ke-19-kota-bontang/">Jalan Santai HUT ke-19 Kota Bontang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ribuan masyarakat antusias mengikuti kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati HUT ke-19 Kota Bontang, Sabtu (13/10) pagi kemarin. Kali ini, kegiatan jalan santai HUT Bontang dipusatkan di lapangan sepak bola Kelurahan Berbas Pantai. Beberapa momen keseruan jalan sehat terekam dalam lensa Bontang Post. (fj)</p>

<a href='https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Menggendong-anak-2.jpg'><img decoding="async" width="683" height="1024" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Menggendong-anak-2.jpg" class="attachment-full size-full" alt="" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Menggendong-anak-2.jpg 683w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Menggendong-anak-2-600x900.jpg 600w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Menggendong-anak-2-200x300.jpg 200w" sizes="(max-width: 683px) 100vw, 683px" /></a>
<a href='https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/UTAMA-Bersama-keluarga..jpg'><img decoding="async" width="1024" height="657" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/UTAMA-Bersama-keluarga..jpg" class="attachment-full size-full" alt="" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/UTAMA-Bersama-keluarga..jpg 1024w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/UTAMA-Bersama-keluarga.-768x493.jpg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/UTAMA-Bersama-keluarga.-600x385.jpg 600w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/UTAMA-Bersama-keluarga.-200x128.jpg 200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a>
<a href='https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Berebut-tiket-dorprize..jpg'><img decoding="async" width="1024" height="652" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Berebut-tiket-dorprize..jpg" class="attachment-full size-full" alt="" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Berebut-tiket-dorprize..jpg 1024w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Berebut-tiket-dorprize.-768x489.jpg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Berebut-tiket-dorprize.-600x382.jpg 600w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Berebut-tiket-dorprize.-200x127.jpg 200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a>
<a href='https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Donor-darah..jpg'><img decoding="async" width="683" height="1024" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Donor-darah..jpg" class="attachment-full size-full" alt="" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Donor-darah..jpg 683w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Donor-darah.-600x900.jpg 600w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Donor-darah.-200x300.jpg 200w" sizes="(max-width: 683px) 100vw, 683px" /></a>
<a href='https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Ribuan-masyarakat-memadati-jalan..jpg'><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Ribuan-masyarakat-memadati-jalan..jpg" class="attachment-full size-full" alt="" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Ribuan-masyarakat-memadati-jalan..jpg 1024w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Ribuan-masyarakat-memadati-jalan.-768x512.jpg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Ribuan-masyarakat-memadati-jalan.-600x400.jpg 600w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/Ribuan-masyarakat-memadati-jalan.-200x133.jpg 200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a>

<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jalan-santai-hut-ke-19-kota-bontang/">Jalan Santai HUT ke-19 Kota Bontang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Perusahaan Raksasa Pembangun Daerah</title>
		<link>https://bontangpost.id/dua-perusahaan-raksasa-pembangun-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Oct 2018 22:15:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Hut Kota Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=51351</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEMBANGUNAN di Bontang tak luput dari peran industri migas yang beroperasi di daerah ini. Malahan, dua perusahaan nasional yang ada di kota ini memiliki andil besar dalam perkembangan Bontang menjadi sebuah kota otonom seperti saat ini. Badak LNG dan PT Pupuk Kaltim, itulah dua perusahaan raksasa yang sudah sangat identik dengan Bontang selam empat dekade [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dua-perusahaan-raksasa-pembangun-daerah/">Dua Perusahaan Raksasa Pembangun Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PEMBANGUNAN di Bontang tak luput dari peran industri migas yang beroperasi di daerah ini. Malahan, dua perusahaan nasional yang ada di kota ini memiliki andil besar dalam perkembangan Bontang menjadi sebuah kota otonom seperti saat ini.</p>
<p>Badak LNG dan PT Pupuk Kaltim, itulah dua perusahaan raksasa yang sudah sangat identik dengan Bontang selam empat dekade lamanya. Selama kurun waktu itu pula kedua perusahaan ini menjadi magnet bagi para pendatang luar Bontang untuk mengadu nasib.</p>
<p>Gairah industri di Bontang bermula dari kemunculan Badak LNG. Perusahaan gas alm cair ini memiliki historis yang begitu panjang, sejak adanya penemuan kandungan gas terjadi pada 1972 oleh Huffco Inc.</p>
<p>Dikatakan Cindy Rindamwati selaku Media Relation Officer Corporate Communication Badak LNG, Hucco Inc dan Mobil Oil Indonesia bekerja di bawah <em>Production Sharing Contracts</em> dengan perusahaan tambang minyak negara Indonesia, Pertamina.</p>
<p>“Saat itu bisnis LNG belum banyak dikenal dan hanya ada empat kilang LNG di seluruh dunia dengan pengalaman tiga sampai empat tahun pengoperasian,” kata Cindy.</p>
<p>Selanjutnya, Pertamina, Mobil Oil, dan Huffco Inc bersepakat mengembangkan proyek tersebut hingga dapat mengekspor gas alam berbentuk cair dalam jumlah besar. Upaya berbuah hasil, setelah lima perusahaan Jepang berminat dengan kontrak penjualan yang ditawarkan pada 5 Desember 1973.</p>
<p>Kelimanya perusahaan “Saudara tua” itu adalah Chubu Electric, Kansai Electric Power, Kyushu Electric Power, Nippon Steel Corp, dan Osaka Gas. “Penjanjian itu dikenal The 1973 Contract. Isinya komitmen dari para pembeli untuk mengimpor LNG Indonesia selama 20 tahun, yang saat itu kilang LNG belum selesai didirikan,” ucapnya.</p>
<p>Pada pertengahan 1977, Pertamina bersepakat memberikan suplai dari kedua kilang yang akan dibangun 3,5 tahun selanjutnya. Secara otomatis, pembuatan kilang membuat perusahaan segera bertindak cepat dengan menyiapkan kapal tanker dan terminal penerima.</p>
<p>“Begitu pula jadwal pengatur pembiayaan atas beragam proyek. Itupun harus dilaksanakan juga secara simultan,” tuturnya.</p>
<p>Tak hanya ke luar negeri, Badak LNG juga mengirimkan hasil LNG ke beberapa kawasan di Indonesia. Selama produksi berlangsung, beragam prestasi telah ditorehkan. Salah satunya proper emas sebanyak tujuh kali berturut-turut. “Semoga tahun ini kami juga memperolehnya kembali,” harapnya.</p>
<p>Perkembangan terus dilakukan oleh Badak LNG. Salah satunya dengan membuka pusat pembelajaran tenaga ahli LNG di Badak Learning Center. Tak hanya itu, fasilitas <em>filling station</em> untuk mengisi iso tank juga menjadi gebrakan dari perusahaan tersebut.</p>
<p>Dikatakan Cindy, selain membangun Bontang lewat tanggung jawab sosial perusahaan atau <em>corporate social responsibility</em> (CSR), Badak LNG juga fokus empat pilar yang telah dicanangkannya. Meliputi <em>empowerment</em>,<em> charity</em>,<em> capacity building</em>, dan infrastruktur.</p>
<p>“Kami juga memiliki 43 mitra binaan. Banyak juga yang mendapatkan prestasi,” tutur Cindy.</p>
<p>Mengikuti pergerakan Badak LNG, PT Pupuk Kaltim resmi berdiri 7 Desember 1977. Manajer Humas PT Pupuk Kaltim Wahyudi mengatakan, awalnya proyek PT Pupuk Kaltim dikelola Pertamina. Dengan fasilitas pabrik pupuk terapung atau pabrik di atas kapal.</p>
<p>“Namun karena beberapa pertimbangan teknis, proyek tersebut dialihkan ke darat sesuai keputusan Presiden RI saat itu. Lahan seluas 443 hektare lantas disiapkan untuk pembangunan proyek tersebut,” kata Wahyudi.</p>
<p>Proyek pertama pembangunan Pabrik Kaltim I dimulai 1979. Sementara untuk Kaltim II baru berdiri tiga tahun kemudian. Namun keduanya diresmikan pada 1984. Selanjutnya Kaltim III digagas dan diresmikan di 1989. Sepuluh tahun selanjutnya, pabrik urea granul pertama di Indonesia yang dinamakan Proyek Optimasi Kaltim (Popka) berdiri.</p>
<p>Peresmian Popka bersamaan dengan pemancangan tiang pertama Kaltim IV di tahun 2000. “Kaltim IV pun diresmikan pada 2002 untuk unit Urea dan pada 2004 untuk unit Amoniak,” ujarnya.</p>
<p>Selanjutnya, pemerintah memutuskan untuk merevitalisasi industri pupuk nasional melalui <em>replacement</em><em>. </em>Pabrik pupuk yang memiliki konsumsi gas di atas 34 MMBTU per ton Urea, digantikan dengan pabrik berteknologi baru. Tentunya, lebih hemat energi dan konsumsi bahan baku.</p>
<p>Wahyudi menuturkan revitalisasi tersebut diwujudkan melalui pembangunan Kaltim V yang dimulai pada 2011 dan diresmikan oleh Presiden RI pada 2015. “Pembangunan tersebut dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional serta untuk menunjang sektor perkebunan dan industri dalam negeri,” tuturnya.</p>
<p>Selain itu, Pupuk Kaltim juga mengakuisisi PT Kaltim Pasifik Amoniak (KPA) secara resmi melalui proses transfer aset pada 2014. Saat ini, pengoperasian KPA bergabung dengan Popka di bawah satu koordinasi Pabrik 1A.</p>
<p>Hingga kini, kapasitas produksi urea mencapai 3,43 juta ton, amoniak 2,74 juta ton, dan NPK 350 ribu ton per tahunnya. Hasil produksi dijual ke seluruh segmen baik dalam hingga luar negeri.</p>
<p>Untuk wilayah distribusi sektor subsidi dalam negeri, wilayah pemasaran Pupuk Kaltim meliputi 2/3 wilayah Indonesia yakni Kawasan Timur Indonesia hingga Papua dan sebagian besar Jawa Timur dan Kalimantan, kecuali Kalimantan Barat. Sedangkan untuk pemasaran luar negeri, Pupuk Kaltim melakukan ekspor ke negara-negara di kawasan Asia Pasifik, Amerika Serikat, Amerika Selatan, dan tujuan lainnya.</p>
<p>“Kegiatan usaha utama dari PT Pupuk Kaltim terdiri dari industri, perdagangan dan jasa,” ucapnya.</p>
<p>Dijelaskan Wahyudi, dalam bidang industri, Pupuk Kaltim mengolah bahan-bahan mentah tertentu menjadi bahan-bahan pokok yang diperlukan guna pembuatan pupuk, petrokimia, agrokimia, agroindustri dan bahan kimia lainnya. Serta mengolah bahan pokok tersebut menjadi berbagai jenis pupuk dan hasil kimia lainnya beserta produk turunannya.</p>
<p>Sementara, PT Pupuk Kaltim menyelenggarakan kegiatan distribusi dan perdagangan. Baik dalam maupun luar negeri yang berhubungan dengan produk di atas dan produk-produk lainnya. Berhubungan dengan perpupukan, petrokimia, agrokimia, agroindustri dan kimia lainya.</p>
<p>Bukan itu saja, kegiatan impor barang antara lain bahan baku, bahan penolong atau pembantu, peralatan produksi pupuk dan bahan kimia lainnya juga dilakukan. Pada sektor jasa, perusahaan tersebut melaksanakan studi penelitian, pengoperasian pabrik, perbaikan, dan jasa teknis lainnya.</p>
<p>Berkenaan CSR pun juga tak luput diberikan oleh PT Pupuk Kaltim. Dijelaskan Wahyudi, komitmen tersebut dikemas dalam bentuk program-program pengembangan masyarakat yang berorientasi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dan lingkungan.</p>
<p>Hal tersebut telah dilakukan Pupuk Kaltim secara berkelanjutan dan konsisten, terutama di wilayah terdampak. “Program CSR yang dilaksanakan bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat sehingga keberadaan perusahaan dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat,” jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, berlokasi di Bontang dipandang memiliki beberapa keunggulan. Yaitu lokasi yang strategis dan sumber daya yang tersedia (gas bumi dan batu bara). Tak hanya itu dukungan berupa fasilitas dan infrastruktur telah tersedia.</p>
<p>Ke depan, PT Pupuk Kaltim berencana untuk melakukan beberapa pengembangan. Baik yang dilakukan oleh Pupuk Kaltim sendiri, maupun <em>Joint Venture</em> dengan Mitra Strategis. Pengembangan tersebut diharapkan memberikan <em>multiplier effect</em> kepada <em>stakeholders</em> PT Pupuk Kaltim, Kota Bontang dan khususnya masyarakat Bontang.</p>
<p>Sehubungan tersedianya lowongan tenaga kerja, serta peningkatan ekonomi, perdagangan, dan jasa. “Untuk itu, PT Pupuk Kaltim mengharap dukungan dari seluruh warga Bontang. Agar PT Pupuk Kaltim dapat terus tumbuh dan berkembang bersama Bontang,” harapnya.</p>
<p>Selama perusahaan berdiri, beberapa kendala sempat ditemukan. Meliputi perubahan skema atau pola subsidi yang awalnya subsidi dibayarkan kepada produsen, nantinya akan diberikan langsung ke petani. Di samping itu kondisi bisnis urea dan amoniak dunia sudah <em>mature</em> atau <em>oversupply</em>. Di sisi konsumen, adanya isu terkait <em>biofertilizer</em> bakal mengancam pupuk kimia.</p>
<p>“Beberapa kontrak gas bumi PT Pupuk Kaltim secara berturut-turut akan berakhir dan harga kontrak gas baru yang lebih tinggi,” paparnya.</p>
<p>Menanggapi itu, transformasi bisnis pun dilakukan. Seperti transformasi <em>core</em> bisnis perusahaan dari pupuk menjadi petrokimia, dan melakukan diversifikasi produk berdasarkan prinsip <em>consument base</em>.</p>
<p>Manajemen pun melakukan pengembangan industri turunan gas bumi, urea dan amoniak. Seperti pembangunan pabrik NPK Chemical dan pabrik Amonium Nitrat. Serta, mengimplementasikan Industri 4.0 untuk proses bisnis PT Pupuk Kaltim. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dua-perusahaan-raksasa-pembangun-daerah/">Dua Perusahaan Raksasa Pembangun Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gammi Bawis, Kuliner Tradisional Mendunia</title>
		<link>https://bontangpost.id/gammi-bawis-kuliner-tradisional-mendunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Oct 2018 22:12:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[gammi bawis]]></category>
		<category><![CDATA[Hut Kota Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=51348</guid>

					<description><![CDATA[<p>WISATA tak melulu tentang tempat indah. Melainkan, juga meliputi wisata rasa alias kuliner. Menu Gammi Bawis adalah yang paling awal muncul ketika bicara kuliner khas Bontang. Bagi warga Bontang, menu ini sudah sangat familiar. Belakangan, namanya mulai menasional bahkan mendunia. Gammi Bawis pertama kali dipopulerkan masyarakat Bontang Kuala. Istilah gammi memiliki arti sambal. yang sudah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/gammi-bawis-kuliner-tradisional-mendunia/">Gammi Bawis, Kuliner Tradisional Mendunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WISATA tak melulu tentang tempat indah. Melainkan, juga meliputi wisata rasa alias kuliner. Menu Gammi Bawis adalah yang paling awal muncul ketika bicara kuliner khas Bontang. Bagi warga Bontang, menu ini sudah sangat familiar. Belakangan, namanya mulai menasional bahkan mendunia.</p>
<p>Gammi Bawis pertama kali dipopulerkan masyarakat Bontang Kuala. Istilah gammi memiliki arti sambal. yang sudah dikenal lama di Bontang, dan telah menjadi makanan sehari-hari masyarakat Bontang Kuala. Apalagi ketika mereka ingin pergi melaut, gammi kerap menjadi perbekalan utama mereka. Selain praktis, gammi nikmat dimakan dengan nasi meski tanpa lauk pauk.</p>
<p>“Gammi ini memang sudah menjadi makanannya orang-orang Bontang Kuala sejak dahulu. Tidak untuk bawis saja, tetapi juga bisa dinikmati bersama makanan yang lain,” kata Jafar, salah satu sesepuh dan tokoh masyarakat Bontang Kuala.</p>
<p>Sementara Bawis, merupakan jenis ikan laut yang masuk dalam kategori baronang lingkis. Ciri-cirinya, ikan ini memiliki banyak duri dan ukuran paling besar hanya seukuran telapak tangan orang dewasa.</p>
<p>Uniknya, ikan ini dikabarkan hanya bisa ditemukan di perairan laut Bontang. Dibandingkan dengan jenis ikan yang lain, populasi ikan bawis ini lebih mendominasi ketimbang jenis ikan lainnya.</p>
<p>Banyaknya padang lamun di perairan laut Bontang menjadi faktor terbesar ikan ini masih mudah ditemui. Pasalnya, banyaknya lumut yang menempel di padang lamun menjadi makanan utama mereka. Ikan ini diketahui sering ditemukan bergerombol di padang lamun.</p>
<p>“Asal kata bawis itu dari bentuk ikannya yang menyerupai daun bawing. Kalau ikan bawis bergerombol makan di padang lamun, persis membentuk pohon bawing. Dari kata bawing inilah lama-lama tercetus kata bawis,” beber Jafar.</p>
<p>“Karena sering diucapkan berulang-ulang, akhirnya sebutan ikan bawis menjadi populer,” tambah pria yang juga menjabat Ketua Masyarakat Peduli Indikasi Geografis ini.</p>
<p>Adapun proses pembuatan Gammi Bawis yaitu ikan bawis dimasak bersama sambal pedas yang telah diulek. Bumbu-bumbunya terdiri dari cabai rawit, cabai merah, tomat merah, bawang merah, gula pasir, garam, dan minyak.</p>
<p>Yang membuat unik adalah, proses penyajiannya diletakkan dalam cobek tanah liat bersama ikan bawis lalu dipanaskan di atas kompor. Saat panas, sambal akan terlihat meletup-meletup. Agar wangi, gammi bisa ditambahkan sehelai daun kemangi.</p>
<p>Gammi Bawis tercatat pernah dibawa ke negeri kincir angin untuk mengikuti promosi kuliner daerah yang digelar di Den Haag, Belanda. Kuliner ikan bawis yang dibumbui sambal pedas khas gammi dan disajikan di atas cobek mendidih itu juga pernah menjadi salah satu hidangan yang disajikan pada acara makan kenegaraan di istana negara dalam rangka memperingati HUT ke-70 Kemerdekaan RI.</p>
<p>Selain dikenal dapat memanjakan lidah bagi siapa saja yang menyantapnya, Gammi Bawis juga tercatat memiliki rentetan prestasi baik di tingkat provinsi Kaltim (Kaltim) hingga nasional.</p>
<p>Di antaranya meraih juara I di Festival Benua Etam yang digelar Dinas Pariwisata Kaltim 2011 lalu. Saat itu, peserta perwakilan Bontang dari tim PKK juga berhasil mengangkat Gammi Bawis menjadi menu andalan.</p>
<p>Di 2014, Gammi Bawis juga pernah menjadi juara I Festival Kuliner Tradisional se-Kaltim. Setahun kemudian di 2015, Gammi Bawis  kembali dinobatkan menjadi juara terbaik se-Kalimantan pada Festival Kuliner Tradisional di HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII).</p>
<p>Tak hanya itu, kuliner berbahan utama adalah ikan bawis tersebut juga pernah meraih juara pertama dan menjadi menu andalan para dewan juri dalam lomba Masakan Khas Daerah Pangan Nusa 7 tingkat regional Kalimantan. Berlanjut di tingkat nasional. Gammi Bawis menorehkan prestasi dengan memenangkan lomba sebagai juara II.</p>
<p>Prestasi lainnya yang tak kalah penting, Gammi Bawis berhasil masuk nominasi 10 besar di Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017 sebagai makanan tradisional terpopuler. Makanan khas Bontang yang pernah dicicipi langsung Presiden RI Joko Widodo ini lolos dalam nominasi dikarenakan memiliki rentetan prestasi juara dalam kategori hidangan tradisional terfavorit.</p>
<p>Tak kalah menarik, Pemkot Bontang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bontang dan berbagai elemen penggiat kuliner Bontang di 2015 lalu juga pernah memecahkan rekor baru Museum Rekor Indonesia (Muri). Yaitu rekor dalam sajian gammi bawis cobek terbanyak.</p>
<p>Saat ini warung-warung Gammi Bawis sudah menjamur di Bontang. Keberadaannya tidak didominasi di daerah Bontang Kuala saja, tetapi telah menyebar di berbagai warung makan.</p>
<p>Bahkan warung Gammi Bawis kini bukan hanya ada di Bontang, melainkan juga telah hadir di Samarinda dan Balikpapan. Variasi menunya kini juga telah beragam. Tidak hanya Gammi Bawis, namun juga ada Gammi Ayam, Gammi Cumi, maupun Gammi lainnya.</p>
<p>Terbaru, Bawis juga sudah bisa diolah menjadi kripik bawis. Ini menjadi salah satu indikator jika kuliner Gammi Bawis bisa ikut meningkatkan perekonomian masyarakat.</p>
<p>“Saat ini ikan bawis telah kami daftarkan di Indikasi Geografis untuk mendapatkan perlindungan negara dan diakui menjadi ciri khas Bontang. Saat ini masih dalam proses. Semoga saja usulan kami ini diterima sehingga bisa berdampak positif terhadap seluruh usaha yang di bidang ikan bawis,” pungkas Jafar. <strong>(bbg)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/gammi-bawis-kuliner-tradisional-mendunia/">Gammi Bawis, Kuliner Tradisional Mendunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Rangkaian Kegiatan HUT Bontang ke-18</title>
		<link>https://bontangpost.id/dari-rangkaian-kegiatan-hut-bontang-ke-18/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Oct 2017 03:59:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Hut Kota Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=22453</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dukungan Masyarakat, Kunci Sukses Pemkot Bontang BONTANG – Beranjak dewasa. Begitulah gambaran usia Bontang yang pada Kamis (12/10) kemarin yang genap berusia 18 tahun. Sejak memisahkan diri dari Kabupaten Kutai pada tahun 1999 silam, percepatan pembangunan di berbagai bidang pun terus dilakukan meski pucuk pimpinan telah berganti beberapa kali. Memperingati hari jadinya yang ke-18 kemarin, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dari-rangkaian-kegiatan-hut-bontang-ke-18/">Dari Rangkaian Kegiatan HUT Bontang ke-18</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dukungan Masyarakat, Kunci Sukses Pemkot Bontang</p>
<p>BONTANG – Beranjak dewasa. Begitulah gambaran usia Bontang yang pada Kamis (12/10) kemarin yang genap berusia 18 tahun. Sejak memisahkan diri dari Kabupaten Kutai pada tahun 1999 silam, percepatan pembangunan di berbagai bidang pun terus dilakukan meski pucuk pimpinan telah berganti beberapa kali.</p>
<p>Memperingati hari jadinya yang ke-18 kemarin, Pemkot Bontang mengisinya dengan berbagai kegiatan. Di antaranya menggelar upacara bendera di halaman Kantor Wali Kota lama, Rapat Paripurna DPRD di Auditorium Eks Wali Kota, syukuran, serta peresmian Rusunawa di Kelurahan Api-api. Dalam upacara kali ini, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memimpin langsung jalannya upacara dengan khidmat sebagai inspektur upacara. Adapun peserta upacaranya, diikuti dari berbagia elemen. Diantaranya TNI, kepolisian, DPRD, jajaran OPD, satpam, hingga organisasi kemasyarakatan lainnya.</p>
<p>Mengusung jargon “Kerja Bersama Menuju Bontang JAGO (Juara, Aktif, Global, Optimis), Neni meminta kepada masyarakat untuk terus mendukung program-program Pemkot Bontang, sehingga visi-misi yang telah dicanangkan bisa terealisasi.</p>
<p>“Meskipun di tengah kondisi APBD yang mengalami penurunan ini, namun beberapa kegiatan tetap bisa kita jalankan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan program Pemkot Bontang,” kata Neni dalam sambutannya.</p>
<p>Hal senada juga diungkapkan mantan Wali Kota Bontang dua periode, Sofyan Hasdam. Ditanya soal HUT Bontang ini, dahulu Sofyan mengaku tidak pernah membayangkan jika Bontang akan maju seperti saat ini. Pasalnya, tatkala membangun Bontang sejak 2001, banyak sekali permasalah-permasalahan yang harus diselesaikannya kala masih menjabat sebagai Wali Kota kala itu.</p>
<p>“Saya lihat sekarang semangat masyarakat untuk maju sangat besar. Untuk itu saya berpesan kepada Pemkot Bontang untuk tetap meminta dukungan kepada masyarakat karena tanpa itu, tidak mungkin pemerintahan bisa berjalan dengan baik. Karena itu merupakan modal besar,” pesannya. (bbg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dari-rangkaian-kegiatan-hut-bontang-ke-18/">Dari Rangkaian Kegiatan HUT Bontang ke-18</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerja Bersama Menuju Bontang Jago</title>
		<link>https://bontangpost.id/kerja-bersama-menuju-bontang-jago/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Oct 2017 03:55:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[BONTANG JAGO]]></category>
		<category><![CDATA[Hut Kota Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=22372</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemimpin boleh berganti, tapi pembangunan harus terus berlanjut. Inilah yang menjadi kunci suksesnya pembangunan di Kota Taman. Sejak era Wali Kota pertama, Sofyan Hasdam yang diteruskan Adi Darma, hingga saat ini dijabat Neni Moerniaeni, pembangunan baik fisik maupun sumber daya manusia (SDM) Bontang terus dilakukan. Besar harapan seluruh elemen masyarakat dapat bekerja bersama pemerintah untuk [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kerja-bersama-menuju-bontang-jago/">Kerja Bersama Menuju Bontang Jago</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemimpin boleh berganti, tapi pembangunan harus terus berlanjut. Inilah yang menjadi kunci suksesnya pembangunan di Kota Taman. Sejak era Wali Kota pertama, Sofyan Hasdam yang diteruskan Adi Darma, hingga saat ini dijabat Neni Moerniaeni, pembangunan baik fisik maupun sumber daya manusia (SDM) Bontang terus dilakukan. Besar harapan seluruh elemen masyarakat dapat bekerja bersama pemerintah untuk menyukseskan pembangunan, demi tercapainya Bontang yang Juara, Aktif, Global, dan Optimis (Bontang JAGO).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pembangunan di Bontang memang relatif cepat sejak berubah status menjadi kotamadya pada 1999. Kehadiran dua perusahaan besar di Kota Taman mempercepat pertumbuhan dan perkembangan di kota yang berpenduduk sekitar 163.326 jiwa.</p>
<p>Semakin banyaknya warga pendatang dari berbagai etnis untuk bekerja makin menguatkan identitas Bontang sebagai daerah pendatang, pun menasbihkan diri sebagai miniatur Indonesia.</p>
<p>Namun, apakah Bontang kini sudah mandiri sejak memutuskan menjadi kotamadya? “Sedang menuju ke arah kemandirian,” kata Neni.</p>
<p>Baginya, fakta Bontang sebagai kota industri berbasis gas dan kondensat memang tak bisa ditutupi. Beragamnya industri mulai gas alam cair, pupuk, dan batu bara di Kota Taman menjadi penyumbang keuangan Bontang.</p>
<p>Tapi, Neni menolak jika dikatakan ketergantungan dengan mereka. Penguatan Bontang sebagai Kota Maritim dan berkebudayaan industri yang bertumpu pada kualitas sumber daya manusia serta lingkungan hidup kini jadi perhatiannya. “Sesuai dengan visi misi saya, Bontang sebagai <em>smart city</em>, <em>green city</em>, dan <em>creative city</em>. Muaranya untuk kesejahteraan rakyat,” jelasnya.</p>
<p>Perjalanan menuju kemandirian itu memang masih panjang. Namun, Pemkot Bontang di tangan Neni dan wakilnya, Basri Rase memastikan sudah berjalan di jalan yang tepat. Untuk memastikan hal tersebut, prioritas utama saat mereka memimpin Bontang adalah keterpenuhan listrik dan air. Menurut Neni, jika listrik dan air sudah terpenuhi, maka pembangunan di Bontang akan berjalan. Kedua hal ini pun merupakan hal mendasar yang dibutuhkan warga. “Coba kita lihat data di PLN (Perusahaan Listrik Negara, Red.), rasio elektrifikasi (tingkat perbandingan jumlah penduduk yang menikmati listrik dengan jumlah total penduduk, Red.) di Bontang sudah mencapai lebih dari seratus persen,” ungkap Neni.</p>
<p>Pun sama dengan air. Kata Neni, sudah lebih dari 90 persen penduduk Bontang memiliki akses air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sisanya, merupakan rumah ataupun perumahan yang baru terbangun. “Bahkan di daerah pesisir akan diterapkan desalinasi (proses pengolahan air laut menjadi air tawar, red.),” tambahnya.</p>
<p>Setelah listrik dan air terpenuhi, investor pun akan berduyun-duyun menyambangi Kota Taman, memberikan investasinya untuk kemajuan Bontang. Neni sudah meminta komitmen dari PLN jika ada investor ingin membangun di Bontang. Perusahaan listrik itupun menyanggupinya. Neni tak ragu mengundang investor datang ke Kota Taman, karena ketersediaan listrik dan air jadi jaminan untuk investor. “Contohnya pembangunan mal. Indikator sebuah daerah maju itu kan salah satunya ada mal yang berdiri,” ujarnya.</p>
<p>Proses perizinan yang dipermudah, diyakini Neni akan mempercepat investor masuk ditengah kondisi daerah yang mengalami defisit anggaran. Proyek seperti NPK Cluster dan kilang minyak menjadi harga mati. Serapan tenaga kerjanya pun diyakini besar, sekitar 7.500 hingga 10 ribu orang akan terserap. “Pembangunan di Bontang kan bisa menimbulkan <em>multiplier effect</em>. Tingkat pengangguran bisa menurun, ekonomi warga juga bisa bergeliat,” kata Neni.</p>
<p>Agar serapan sebesar itu sebagian besar diisi oleh putra daerah Bontang, berbagai pelatihan pun coba digelar. Pun di jenjang perguruan tinggi, kehadiran Sekolah Tinggi Teknologi (Stitek) Bontang dan berbagai perguruan tinggi lain diharap membuka jurusan yang sesuai dengan karakteristik Bontang, sebagai kota industri berbasis gas dan kondensat. “Jangan sampai menjadi penonton di daerah sendiri. Para sarjana ataupun warga Bontang yang sudah bekerja saya harap juga mau menyumbangkan ilmunya untuk kemajuan kota,” pesannya.</p>
<p>Ia tak menampik, semakin pesatnya industri di Kota Taman dapat menimbulkan degradasi lingkungan di kemudian hari. Pembangunan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) jadi tolok ukur utama, agar pembangunan di Bontang tetap tertata. Pembangunan yang berawasan lingkungan terus digenjot.  Ini sudah dibuktikan saat Bontang berhasil meraih Nirwasita Tantra Award 2017 dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (Kemen LHK). Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang dinilai bisa merumuskan dan menerapkan kebijakan, serta program kerja berbasis pembangunan yang berkelanjutan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di daerahnya masing-masing.</p>
<p>Neni berharap, masyarakat membantu pemerintah mewujudkan apa yang dicita-citakan pemerintah. “Bontang sudah 18 tahun, semoga semakin maju,” ucapnya.</p>
<p>Sementara Wakil Wali Kota Basri Rase yang sudah tinggal di Bontang sejak 1996 merasakan perbedaan yang luar biasa dari sisi pembangunan. Sekata dengan Neni, menurutnya, Bontang tidak selamanya akan tergantung dari industri pupuk dan gas yang ada saat ini.</p>
<p>Perlu alternatif industri baru agar mengantisipasi era Bontang pasca gas. “Pengembangan ekowisata, industri di sektor maritim, perikanan, dan kelautan jadi sasaran,” ujar Basri.</p>
<p>Apalagi, di tengah badai defisit yang menerjang di seluruh daerah di Indonesia juga berimbas kepada Kota Taman. Sinergi program dengan pemerintah pusat jadi salah satu jalan. Menggiatkan pembangunan harus terus dilakukan, dari industri hulu sampai hilir. “Saya berharap Bontang menjadi kota maju, mewujudkan Bontang sebagai kota jasa dan industri yang besar,” pungkas Basri. (zul)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kerja-bersama-menuju-bontang-jago/">Kerja Bersama Menuju Bontang Jago</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bontang Raih Beberapa Penghargaan </title>
		<link>https://bontangpost.id/bontang-raih-beberapa-penghargaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Oct 2017 03:54:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Hut Kota Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=22374</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Dibandingan dengan kota lain, Bontang lebih banyak mendapatkan penghargaan,” Basri Rase &#8211; Wakil Wali Kota Bontang Dalam satu tahun ini Kota Bontang meraih beberapa penghargaan yang membanggakan. Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan dengan prestasi yang ada mampu membawa nama Bontang yang terkenal dengan semboyan Kota Taman ini di kancah provinsi, nasional, maupun internasional. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bontang-raih-beberapa-penghargaan/">Bontang Raih Beberapa Penghargaan </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>“Dibandingan dengan kota lain, Bontang lebih banyak mendapatkan penghargaan,” Basri Rase &#8211; Wakil Wali Kota Bontang</p></blockquote>
<p>Dalam satu tahun ini Kota Bontang meraih beberapa penghargaan yang membanggakan. Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan dengan prestasi yang ada mampu membawa nama Bontang yang terkenal dengan semboyan Kota Taman ini di kancah provinsi, nasional, maupun internasional.</p>
<p>Ia menuturkan, dibalik torehan penghargaan yang diperoleh, memang masih terdapat pelayanan yang kurang maksimal. Akan tetapi, dibalik keterbatasan yang ada Pemkot mampu menunjukan kinerja melalui deretan prestasi.</p>
<p>“Di sisi lain tidak dimungkiri memang pelayanan masyarakat belum bisa maksimal tetapi dibandingan dengan kota lain, Bontang lebih banyak mendapatkan penghargaan,”  tambahnya.</p>
<p>Adapun segudang prestasi yang didapatkan ialah perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Bontang Tahun 2016. Penghargaan tersebut didapatkan pada 30 Mei yang diserahkan oleh kepala BPK RI Perwakilan Kaltim Dori Santosa.</p>
<p>Selain itu Bontang juga dipercaya mewakili Kaltim untuk masuk dalam nominasi Kota Sehat tingkat Nasional 2017. Dalam beberapa waktu lalu, tim Verifikasi Lapangan Kabupaten/ Kota Sehat (KKS) Tingkat Pusat datang ke kota Bontang dan disambut oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.</p>
<p>“<em>Alhamdulillah</em> masyarakat kita punya komitmen kuat menjadikan Kota Bontang sebagai kota yang layak huni, sehat, aman dan nyaman, secara berkelanjutan. Prestasi ini saya pikir tidak lepas dari inisiatif masyarakat untuk memaksimalkan potensi dirinya, dalam rangka mensukseskan berbagai kegiatan berbasis masyarakat yang  difasilitasi oleh pemerintah secara berkesinambungan,” kata Neni. (*/ak)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bontang-raih-beberapa-penghargaan/">Bontang Raih Beberapa Penghargaan </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Ini, Rusunawa Api-api Diresmikan </title>
		<link>https://bontangpost.id/hari-ini-rusunawa-api-api-diresmikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Oct 2017 03:20:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Hut Kota Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[rusunawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=22360</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Tepat di HUT ke-18 Kota Bontang, Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Api-api akan di-launching. Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertamanan (DPKPP) Maksi Dwiyanto mengatakan prosesi launching akan dilaksanakan pada pukul 14.00 Wita. Rusunawa tersebut dibangun pemerintah dalam rangka memenuhi kebutuhan layak huni, teruntuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Adapun total anggaran yang dikeluarkan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/hari-ini-rusunawa-api-api-diresmikan/">Hari Ini, Rusunawa Api-api Diresmikan </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Tepat di HUT ke-18 Kota Bontang, Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Api-api akan di-<em>launching</em>. Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertamanan (DPKPP) Maksi Dwiyanto mengatakan prosesi launching akan dilaksanakan pada pukul 14.00 Wita.</p>
<p>Rusunawa tersebut dibangun pemerintah dalam rangka memenuhi kebutuhan layak huni, teruntuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Adapun total anggaran yang dikeluarkan sekitar Rp 32 miliar melalui APBN 2013-2014.</p>
<p>“Dibangun oleh Kementerian PU Direktorat Jendral Cipta Karya dibawah sub Direktorat Pengembangan dan Pemukiman,” kata Maksi.</p>
<p>Bangunan ini terbangun dikarenakan pemerintah daerah menyiapkan lahan dengan status milik Pemkot Bontang. Luas lahan yang digunakan ialah 1,25 hektare.</p>
<p>Adapun pendanaan melalui APBD kota Bontang digunakan untuk melengkapi pembangunan fasilitas dan sarana-prasarana pelengkap di Rusunawa. Total anggaran sebesar Rp 5,7 miliar, itu sejak tahun 2013 hingga sekarang.</p>
<p>Terkait dengan kebijakan bahwa bangunan ini akan dimanfaatkan kota Bontang itu dilakukanlah selesai pembangunan itu proses serah terima dari pemerintah pusat kepada pemerintah kota Bontang. Dalam rangka tercapainya manfaat bangunan ini maka melakukan pemanfaatan fungsi yang dengan percepatan penghunian.</p>
<p>“Proses hibahnya sambil berjalan,” ungkapnya.</p>
<p>Bangunan yang terletak di depan WTP PDAM KS Tubun ini mencakup dua aspek yaitu layak huni dan fungsi. Layak huni artinya dari sisi kebutuhan terdapat unsur kamar, ruang keluarga, dapur sehingga aktivitas keluarga bisa terlaksanakan. Selain itu, dilengkapi dengan sarana air, listrik, sanitasi, pencahayaan pagi dan sirkulasi udara “Pokoknya, tidak akan masyarakat ‘sakit’ di dalamnya,” kata dia.</p>
<p>Sedangkan layak fungsi yaitu bangunan dari perencanaan sampai pembangunan sudah melalui kajian perhitungan. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk hunian dari sisi pembebanannya, kemungkinan terjadi bencana, pemberlakuan pengawasan  baik struktural, arsitektural, maupun mechanical elektriknya.</p>
<p>Hari ini peresmian akan dilakukan oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dengan pemberian simbolis kunci kepada calon penghuni. Acara ini akan dihadiri oleh Kementerian PU Direktorat Jendral Cipta Karya. (*/ak)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/hari-ini-rusunawa-api-api-diresmikan/">Hari Ini, Rusunawa Api-api Diresmikan </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Persiapan HUT ke-18 Kota Bontang, Akan Dimeriahkan Bontang Expo dan BCC</title>
		<link>https://bontangpost.id/persiapan-hut-ke-18-kota-bontang-akan-dimeriahkan-bontang-expo-dan-bcc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Sep 2017 03:13:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Hut Kota Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=21078</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Oktober mendatang, kota Bontang akan menginjak usia ke-18 tahun. Pemkot Bontang pun telah mengagendakan beberapa kegiatan untuk memeriahkan HUT Kota Taman. Seperti Bontang Berzikir dan Berselawat, Bontang City Expo, Festival Budaya, Bontang City Carnival (BCC), serta hiburan rakyat lainnya. Selain itu ada pula Rapat Paripurna DPRD dalam rangka HUT ke-18 Kota Bontang serta [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/persiapan-hut-ke-18-kota-bontang-akan-dimeriahkan-bontang-expo-dan-bcc/">Persiapan HUT ke-18 Kota Bontang, Akan Dimeriahkan Bontang Expo dan BCC</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Oktober mendatang, kota Bontang akan menginjak usia ke-18 tahun. Pemkot Bontang pun telah mengagendakan beberapa kegiatan untuk memeriahkan HUT Kota Taman. Seperti Bontang Berzikir dan Berselawat, Bontang City Expo, Festival Budaya, Bontang City Carnival (BCC), serta hiburan rakyat lainnya. Selain itu ada pula Rapat Paripurna DPRD dalam rangka HUT ke-18 Kota Bontang serta syukuran.</p>
<p>Guna memantapkan persiapan pelaksanaan Peringatan HUT ke-18  kota Bontang, panitia penyelenggara menggelar rapat koordinasi yang di hadiri oleh Plt Sekkot H Artahnan Saidi, Asisten Administrasi Pemerintah HM Bahri sebagai pimpinan rapat, berikut seluruh perwakilan OPD di lingkungan Pemkot Bontang serta perwakilan Forkopinda dan beberapa utusan perusahaan di kota Bontang.</p>
<p>Dalam rapat tersebut, Plt Sekkot H Artahnan Saidi meminta seluruh panitia untuk terus berkoordinasi dan bersama-sama menyiapkan segala sesuatunya. Karena dengan kerja sama <em>t</em><em>ea</em><em>m work</em> yang baik maka akan menghasilkan hasil yang maksimal. Mengingat hajatan HUT ini selain sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT karena telah diberikan kesehatan, sehingga usia kota Bontang saat ini telah memasuki usia ke-18 tahun, akan tetapi juga bertujuan untuk memberikan hiburan untuk masyarakat Kota Bontang.</p>
<p>“Kami meminta agar semua bekerja dengan maksimal dan saling berkoordinasi, serta harus ke lapangan langsung untuk mengecek lokasi-lokasi kegiatan. Karena ada beberapa kegiatan yang membutuhkan perhatian khusus seperti pelakssnaan Bontang City Expo ini kita harus matang persiapannya. Begitupun dengan festival budaya dan Bontang City Carnival harus jelas konsepnya dan harus melibatkan siapa, dan saya yakin tim kita mampu mengemban dan melaksanakan tugasnya masing-masing dengan baik,” ujar Artahnan.</p>
<p>Sementara itu Asisten Adminstrasi Pemerintahan HM Bahri menyampaikan, rangkaian pelaksanaan HUT ke-18 kota Bontang nantinya akan diselenggarakan di beberapa titik, salah satunya di Pelabuhan Loktuan  yang direncanakan sebagai tempat pelaksanaan Bontang City Expo, Festival Budaya serta hiburan rakyat. Sedangkan untuk Bontang Berzikir dan Berselawat rencananya akan diadakan di Eks Arena MTQ Jalan Parikesit Kelurahan Bontang Baru.</p>
<p>“Selain itu untuk pelaksanaan berdasarkan <em>r</em><em>undown</em> yang telah kita buat, upacara puncak peringatan HUT ke-18  kota Bontang rencananya akan dilaksanakan di halaman kantor Wali Kota Bontang, di Kelurahan Bontang Lestari atau di Halaman bekas kantor Wali Kota Jalan Awang Long. Kepastiannya nanti disampaikan setelah hasil rapat ini kami laporkan ke Wali Kota. Tapi pada dasarnya di mana pun tempat pelaksanaannya,  segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan baik sehingga peringatan HUT Kota Bontang tahun ini benar-benar berkesan di hati masyarakat Kota Taman,” terangnya. (hms7)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/persiapan-hut-ke-18-kota-bontang-akan-dimeriahkan-bontang-expo-dan-bcc/">Persiapan HUT ke-18 Kota Bontang, Akan Dimeriahkan Bontang Expo dan BCC</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
