<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jalan Bontang Lestari Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/jalan-bontang-lestari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/jalan-bontang-lestari/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Jan 2025 01:19:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Jalan Bontang Lestari Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/jalan-bontang-lestari/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Alokasi Tak Muncul di APBN, Perbaikan Tiga Ruas Jalan di Bontang Lestari Tidak Berlanjut Tahun Ini</title>
		<link>https://bontangpost.id/alokasi-tak-muncul-di-apbn-perbaikan-tiga-ruas-jalan-di-bontang-lestari-tidak-berlanjut-tahun-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 03:00:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Bontang Lestari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=134935</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Perbaikan tiga ruas jalan di Bontang Lestari dipastikan tidak dilakukan tahun ini. Pasalnya, anggaran yang sedianya masuk di Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim justru tidak muncul. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Anwar Nurdin mengaku bingung dengan penanganan ruas jalan tersebut. “APBN tidak ada, sedangkan APBD Kaltim hanya pemeliharaan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/alokasi-tak-muncul-di-apbn-perbaikan-tiga-ruas-jalan-di-bontang-lestari-tidak-berlanjut-tahun-ini/">Alokasi Tak Muncul di APBN, Perbaikan Tiga Ruas Jalan di Bontang Lestari Tidak Berlanjut Tahun Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong> Perbaikan tiga ruas jalan di Bontang Lestari dipastikan tidak dilakukan tahun ini. Pasalnya, anggaran yang sedianya masuk di Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim justru tidak muncul.</p>
<p>Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Anwar Nurdin mengaku bingung dengan penanganan ruas jalan tersebut.</p>
<p>“APBN tidak ada, sedangkan APBD Kaltim hanya pemeliharaan sifatnya,” kata Anwar.</p>
<p>Ia pun tidak menjelaskan berapa nominal yang sempat diajukan menggunakan APBN. Tiga ruas jalan yakni Soekarno-Hatta, Urip Sumoharjo, dan M Roem kewenangan saat ini diambil alih oleh Pemprov Kaltim.</p>
<p>Nantinya penanganan yang dilakukan hanya melakukan penambalan ketika ada lubang di tiga ruas jalan itu. Teknisnya dengan memberdayakan tenaga harian lepas.</p>
<p>“Hanya menambal. Padahal di bayangan kami itu sudah ada beberapa lanjutan segmen perbaikan jalan di area itu,” ucapnya.</p>
<p>Sementara Kepala Dinas PUPRK Much Cholis Edy Prabowo menuturkan total penanganan dari panjang tiga ruas jalan masih di angka 30 persen. Rinciannya Soekarno-Hatta 10 kilometer, M Roem 3,6 kilometer, dan Urip Sumoharjo 18,5 kilometer.</p>
<p>“Setelah diambil pemprov memang menjadi kurang prioritas untuk penanganannya,” tutur dia.</p>
<p>Dinas PUPRK pun telah membeli alat carmix concrete mixer untuk melakukan pemeliharaan jalan. Alat berat ini bakal berfungsi untuk melakukan pengerjaan penambalan ketika ada struktur jalan yang retak. Disinggung mengenai Dana Alokasi Khusus (DAK) infrastruktur jalan juga tidak ada untuk Bontang.</p>
<p>Sebelumnya pengerjaan sebagian tiga ruas jalan ini menggunakan Inpres Jalan Daerah (IJD). Kebijakan ini termuat dalam Inpres 3/2023. Tiga ruas jalan ini merupakan akses bagi ASN untuk berkantor. Sekaligus menjadi penghubung menuju kawasan industri di Bontang Lestari. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/alokasi-tak-muncul-di-apbn-perbaikan-tiga-ruas-jalan-di-bontang-lestari-tidak-berlanjut-tahun-ini/">Alokasi Tak Muncul di APBN, Perbaikan Tiga Ruas Jalan di Bontang Lestari Tidak Berlanjut Tahun Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Proyek Besar Dikerjakan Tahun Depan, Mulai Perbaikan Drainase hingga Jalan Bontang Lestari</title>
		<link>https://bontangpost.id/tiga-proyek-besar-dikerjakan-tahun-depan-mulai-perbaikan-drainase-hingga-jalan-bontang-lestari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jelita Nur Khasanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2023 04:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Bontang Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Penanggulangan Banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=119494</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang bakal mengerjakan tiga proyek besar tahun depan. Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Bontang Anwar Nurdin mengatakan, pekerjaan tersebut meliputi perbaikan drainase serta perbaikan jembatan kayu. &#8220;Satu lagi adalah pengerjaan jalan di Bontang Lestari,&#8221; katanya. Diungkapkan Anwar, perbaikan drainase masih menjadi fokus sebab hal itu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tiga-proyek-besar-dikerjakan-tahun-depan-mulai-perbaikan-drainase-hingga-jalan-bontang-lestari/">Tiga Proyek Besar Dikerjakan Tahun Depan, Mulai Perbaikan Drainase hingga Jalan Bontang Lestari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang bakal mengerjakan tiga proyek besar tahun depan.</p>
<p>Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Bontang Anwar Nurdin mengatakan, pekerjaan tersebut meliputi perbaikan drainase serta perbaikan jembatan kayu.</p>
<p>&#8220;Satu lagi adalah pengerjaan jalan di Bontang Lestari,&#8221; katanya.</p>
<p>Diungkapkan Anwar, perbaikan drainase masih menjadi fokus sebab hal itu merupakan salah satu upaya penanganan banjir.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan arahan wali kota untuk mengurangi debit banjir di Bontang,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara perbaikan jembatan kayu nantinya akan dibeton, mencakup lima titik, dari target total 11 titik.</p>
<p>Terinci, lima jembatan kayu tersebut yakni jembatan Guntung, jembatan Kanaan, jembatan di depan SMPN 7, dan jembatan di Gang Atletik 3.</p>
<p>&#8220;Jembatan di dekat Balai Benih Ikan Tanjung Laut Indah rencananya juga diperbaiki tahun depan,&#8221; lanjut dia.</p>
<p>Selanjutnya ialah perbaikan jalan di Bontang Lestari. Pihaknya pun mengharapkan anggaran dari bankeu atau dana alokasi khusus (DAK). Mengingat jalan tersebut merupakan aset pemerintah pusat.</p>
<p>&#8220;Di wilayah Bontang Lestari juga akan dilanjutkan. Kami upayakan alokasi anggaran dari pusat,&#8221; tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tiga-proyek-besar-dikerjakan-tahun-depan-mulai-perbaikan-drainase-hingga-jalan-bontang-lestari/">Tiga Proyek Besar Dikerjakan Tahun Depan, Mulai Perbaikan Drainase hingga Jalan Bontang Lestari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anggaran Inpres Menyusut, Perbaikan Jalan Bontang Lestari hanya Dikucur Rp55 Miliar</title>
		<link>https://bontangpost.id/anggaran-inpres-menyusut-perbaikan-jalan-bontang-lestari-hanya-dikucur-rp55-miliar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Aug 2023 08:00:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Bontang Lestari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=117724</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Besaran kucuran perbaikan jalan melalui Inpres 3/2023 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah susut. Sebelumnya anggaran yang diajukan untuk perbaikan jalan di Bontang Lestari mencapai 100 miliar rupiah. “Nominalnya Rp 55 miliar,” kata Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Regional Kaltim Reiza Setiawan. Angka ini didapat setelah dievaluasi terkait alokasi tiap daerah. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/anggaran-inpres-menyusut-perbaikan-jalan-bontang-lestari-hanya-dikucur-rp55-miliar/">Anggaran Inpres Menyusut, Perbaikan Jalan Bontang Lestari hanya Dikucur Rp55 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Besaran kucuran perbaikan jalan melalui Inpres 3/2023 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah susut. Sebelumnya anggaran yang diajukan untuk perbaikan jalan di Bontang Lestari mencapai 100 miliar rupiah.</p>
<p>“Nominalnya Rp 55 miliar,” kata Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Regional Kaltim Reiza Setiawan.</p>
<p>Angka ini didapat setelah dievaluasi terkait alokasi tiap daerah. Sebab kebijakan ini membiayai seluruh kabupaten atau kota se-Indonesia. Sehingga Inpres jalan daerah ini menggunakan APBN. Nantinya panjang yang dikerjakan mencapai empat kilometer dari ruas jalan di Bontang Lestari.</p>
<p>Terkait titik yang akan dipilih BBPJN bakal berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang. Pasalnya sebagian ruas jalan juga dikerjakan melalui APBD Bontang. “Jika pemkot mau memperbaiki Jalan Soekarno-Hatta, maka kami akan memilih Urip Sumoharjo atau M Roem. Begitu sebaliknya. Dipilih kondisinya yang terjelek,” ucapnya.</p>
<p>Pengerjaan ini nantinya akan menyesuaikan peningkatan kelas jalan di tiga ruas tersebut. Mengingat kawasan itu telah menjadi area industri. BBPJN pun melihat sudah ada penanganan sebagian oleh pemkot. Proyek ini harus selesai di akhir tahun.</p>
<p>“Dua pekan lagi akan masuk tahapan pengadaan,” tutur dia.</p>
<p>Sebelumnya Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho mengatakan akan mengucurkan Rp100 miliar dari APBN untuk perbaikan jalan di Bontang Lestari. Pembenahan infrastruktur terutama jalan nasional ini menjadi prioritas, sebab Kota Bontang termasuk kota industri, dengan mobilitas yang tinggi.</p>
<p>“Saya pikir ini bisa diprioritaskan. Kami fokuskan pembenahannya dan tuntaskan jalan dalam kotanya,” katanya.</p>
<p>Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin telah menyodorkan tiga ruas jalan untuk dibiayai oleh APBN.</p>
<p>“Ketiga jalan itu yakni M Roem, Soekarno-Hatta, dan Urip Sumoharjo,” kata Anwar.</p>
<p>Pemilihan ini dilandasi bahwa aspek yang diprioritaskan mendapatkan bantuan meliputi industri, pendidikan, dan perekonomian. Diketahui tiga ruas jalan ini merupakan akses menuju wilayah industri di Bontang Lestari. “Kami memilih aspek yang pertama dalam prioritas inpres baru itu,” ucapnya.</p>
<p>Rencananya tiga ruas jalan ini akan diperbaiki mengacu hasil penyusunan masterplan. Artinya bentuknya mengubah dari skema konstruksi awal. Ia menjelaskan selama ini perbaikan hanya bersifat pemeliharaan. Akibatnya anggaran yang dikucurkan tidak berselang lama sudah rusak kembali. Mengingat beban kendaraan yang melintas tidak sesuai dengan struktur yang ada.</p>
<p>“Jalan Soekarno-Hatta yang sebelumnya dapat DAK Rp 4 miliar sudah jebol,” tutur dia.</p>
<p>Nantinya konstruksi baru harus menggunakan beton ketebalan 40 sentimeter. Pengajuan yang disodorkan nilainya Rp 500 miliar untuk tiga ruas jalan tersebut. Rinciannya Soekarno-Hatta 10 kilometer, M Roem 3,6 kilometer, dan Urip Sumoharjo 18,5 kilometer.</p>
<p>“Jadi konsepnya tidak lagi ditambal karena itu hanya buang anggaran,” sebutnya.</p>
<p>Besaran itu masih sebatas hingga pengecoran. Belum termasuk dengan pengaspalan. Jika kerusakan parah maka penggalian akan dilakukan. Selanjutnya diberi agregrat dan diakhiri pengecoran. Mengenai program jangka panjang maka hasil pengecoran akan dilakukan overlay ulang.</p>
<p>“Kami sudah disiapkan pengajuan itu dari tahun lalu,” terangnya.</p>
<p>Sebagai informasi, tahun ini Jalan Urip Sumoharjo mendapat kucuran perbaikan Rp 28 miliar.</p>
<p>Namun demikian sesuai dengan perencanaan awal pengerjaan akan dimulai dari depan SMP 6. Khusus arah ke Nyerakat perbaikan mencakup pemasangan beton. Dengan ketebalan 40 sentimeter. Struktur beton ke depannya sudah disesuaikan dengan kelas jalan berdasarkan beban kendaraan yang melintas di wilayah tersebut. Sementara dari arah berlawanan lubang jalan akan ditutup menggunakan aspal. Ditargetkan proses lelang pengerjaan fisik akan dimulai Januari mendatang. Ditaksir proyek bakal rampung 10 bulan pasca penandatanganan kontrak oleh pemenang tender.</p>
<p>Selain itu dengan sumber anggaran serupa, Pemkot Bontang juga mendapatkan Rp8 miliar untuk perbaikan Jalan Soekarno-Hatta. Anwar menyebut titik pengerjaan nantinya di sekitar gerbang masuk tempat pembuangan akhir (TPA) Bontang Lestari. Pengerjaan difokuskan di arah menuju Kantor Walikota. Konsepnya ialah pemasangan beton. Harapannya sasaran ini bisa menuju dekat area SPBU. “Kerusakan parah itu memang di lajur yang berlawanan ke arah kota,” urainya. <strong>(ak) </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/anggaran-inpres-menyusut-perbaikan-jalan-bontang-lestari-hanya-dikucur-rp55-miliar/">Anggaran Inpres Menyusut, Perbaikan Jalan Bontang Lestari hanya Dikucur Rp55 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbaikan Jalan Bontang Lestari Diguyur Rp 100 Miliar, Irwan Fecho; Jadi Prioritas</title>
		<link>https://bontangpost.id/perbaikan-jalan-bontang-lestari-diguyur-rp-100-miliar-irwan-fecho-jadi-prioritas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jelita Nur Khasanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Apr 2023 06:16:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Bontang Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan jalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=112930</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Akses jalan Bontang Lestari yang mencakup Jalan Soekarno-Hatta, Jalan M Roem, dan Jalan Urip Sumoharjo akan segera diperbaiki. Rencananya, anggaran yang akan digelontorkan berkisar Rp 100 Miliar. Hal ini dipastikan oleh Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho dan Tim Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim yang terjun langsung meninjau lokasi pada [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perbaikan-jalan-bontang-lestari-diguyur-rp-100-miliar-irwan-fecho-jadi-prioritas/">Perbaikan Jalan Bontang Lestari Diguyur Rp 100 Miliar, Irwan Fecho; Jadi Prioritas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Akses jalan Bontang Lestari yang mencakup Jalan Soekarno-Hatta, Jalan M Roem, dan Jalan Urip Sumoharjo akan segera diperbaiki.</p>
<p>Rencananya, anggaran yang akan digelontorkan berkisar Rp 100 Miliar. Hal ini dipastikan oleh Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho dan Tim Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim yang terjun langsung meninjau lokasi pada Sabtu (15/4/2023).</p>
<p>Kepala BBPJN Junaidi menuturkan sebisa mungkin infrastruktur jalan, terutama menuju kantor pemerintahan dalam kondisi yang baik.</p>
<p>&#8220;Anggarannya sekitar Rp 100 Miliar. Supaya jalannya juga bagus, mulus. Semoga pengerjaan bisa sesuai target,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Irwan mengatakan bahwa pembenahan infrastruktur terutama jalan nasional ini menjadi prioritas. Sebab Kota Bontang termasuk kota industri, dengan mobilitas yang tinggi.</p>
<p>&#8220;Saya pikir ini bisa diprioritaskan. Kami fokuskan pembenahannya dan tuntaskan jalan dalam kotanya,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk diketahui, Wakil Wali Kota Bontang Najirah menyebut telah mengajukan pembenahan infrastruktur sebanyak 4 kali, agar pembiayaan masuk ke APBN.</p>
<p>&#8220;Ini kabar baik. Karena perjuangan kami akhirnya membuahkan hasil. Setelah ditinjau langsung ke Bontang, baru tahu kondisinya seperti ini,&#8221; tandasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perbaikan-jalan-bontang-lestari-diguyur-rp-100-miliar-irwan-fecho-jadi-prioritas/">Perbaikan Jalan Bontang Lestari Diguyur Rp 100 Miliar, Irwan Fecho; Jadi Prioritas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dapat Bankeu Rp 38 Miliar, Tahun Depan Jalan di Bontang Lestari Diperbaiki</title>
		<link>https://bontangpost.id/dapat-bankeu-rp-38-miliar-tahun-depan-jalan-di-bontang-lestari-diperbaiki/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2022 05:00:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Bontang Lestari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=108802</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Perbaikan jalan menjadi salah satu program prioritas Pemkot Bontang. Tahun depan, Kota Taman mendapatkan anggaran dari bantuan keuangan (Bankeu) senilai Rp 38 miliar. Nominal ini akan menyasar dua ruas jalan. Meliputi Jalan Urip Sumoharjo dan Soekarno-Hatta. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Anwar Nurdin mengatakan untuk perbaikan Jalan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dapat-bankeu-rp-38-miliar-tahun-depan-jalan-di-bontang-lestari-diperbaiki/">Dapat Bankeu Rp 38 Miliar, Tahun Depan Jalan di Bontang Lestari Diperbaiki</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Perbaikan jalan menjadi salah satu program prioritas Pemkot Bontang. Tahun depan, Kota Taman mendapatkan anggaran dari bantuan keuangan (Bankeu) senilai Rp 38 miliar. Nominal ini akan menyasar dua ruas jalan. Meliputi Jalan Urip Sumoharjo dan Soekarno-Hatta.</p>
<p>Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Anwar Nurdin mengatakan untuk perbaikan Jalan Urip Sumoharjo sebesar Rp 30 miliar. Sudah termasuk dengan biaya pengawasan teknis. Proses lelang untuk pengawasan sudah dimulai di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Besarannya yakni Rp 1,1 miliar.</p>
<p>“Jadi fisiknya di kisaran angka Rp 28 miliar,” kata Anwar.</p>
<p>Mengenai kepastiannya menunggu perhitungan harga perkiraan sendiri (HPS) yang sedang dilakukan. Pun demikian dengan titik lokasi yang dilakukan perbaikan. Dinas PUPRK akan melakukan survei lapangan bersama dengan konsultan.</p>
<p>Namun demikian sesuai dengan perencanaan awal pengerjaan akan dimulai dari depan SMP 6. Khusus arah ke Nyerakat perbaikan mencakup pemasangan beton. Dengan ketebalan 40 sentimeter. Struktur beton ke depannya sudah disesuaikan dengan kelas jalan berdasarkan beban kendaraan yang melintas di wilayah tersebut.</p>
<p>Sementara dari arah berlawanan lubang jalan akan ditutup menggunakan aspal. Ditargetkan proses lelang pengerjaan fisik akan dimulai Januari mendatang. Ditaksir proyek bakal rampung 10 bulan pasca penandatanganan kontrak oleh pemenang tender.</p>
<p>“Perbaikan ini tidak desain penuh. Artinya hanya parsial. Sebab kalau total kebutuhan anggaran mencapai Rp 100 miliar. Jadi fokus titik yang rusak parah,” ucapnya.</p>
<p>Adapun panjang Jalan Urip Sumoharjo mencapai 6,4 kilometer. Pertimbangan pelaksanaan tender yang dimulai cepat agar mengantisipasi terjadinya dinamika selama proses lelang. Selain itu dengan sumber anggaran serupa, Pemkot Bontang juga mendapatkan Rp 8 miliar untuk perbaikan Jalan Soekarno-Hatta.</p>
<p>Anwar menyebut titik pengerjaan nantinya di sekitar gerbang masuk tempat pembuangan akhir (TPA) Bontang Lestari. Pengerjaan difokuskan di arah menuju Kantor Walikota. Konsepnya ialah pemasangan beton. Harapannya sasaran ini bisa menuju dekat area SPBU.</p>
<p>“Kerusakan parah itu memang di lajur yang berlawanan ke arah kota,” tutur dia.</p>
<p>Ia menargetkan pengerjaan ini dapat rampung enam bulan pasca penandatanganan kontrak. Sengaja tidak menggunakan perbaikan aspal karena kapasitas kendaraan yang melintas sudah tidak sesuai dengan kelas jalan. Rencananya tender juga akan mulai dibuka pada Januari. “Jangan sampai buang uang tetapi tetap rusak. Ini sudah sesuai dengan review desain jalan yang ada di kawasan tersebut terbaru,” pungkasnya. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dapat-bankeu-rp-38-miliar-tahun-depan-jalan-di-bontang-lestari-diperbaiki/">Dapat Bankeu Rp 38 Miliar, Tahun Depan Jalan di Bontang Lestari Diperbaiki</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Kerusakan Jalan Bontang Lestari, Perusahaan Diminta Tak Tutup Mata</title>
		<link>https://bontangpost.id/soal-kerusakan-jalan-bontang-lestari-perusahaan-diminta-tak-tutup-mata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Dec 2021 02:23:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Bontang Lestari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=93072</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Belum seluruhnya dari tiga perusahaan yang bermarkas di Bontang Lestari menyelesaikan tanggung-jawabnya. Berupa memperbaiki Jalan Soekarno-Hatta. Padahal kendaraan bermuatan berat dari tiga perusahaan itu tetap memakai akses tersebut hingga sekarang. Dari tiga perusahaan hanya PT Energi Unggul Persada dan PT Varia Beton Jaya yang sudah berinisiatif. Melakukan pengerjaan perbaikan hingga mengirim material yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/soal-kerusakan-jalan-bontang-lestari-perusahaan-diminta-tak-tutup-mata/">Soal Kerusakan Jalan Bontang Lestari, Perusahaan Diminta Tak Tutup Mata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="s3"><strong><span class="s2"><span class="bumpedFont15">bontangpost.id –</span></span></strong> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Belum seluruhnya dari tiga perusahaan yang berma</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">rkas di Bontang Lestar</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">i me</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">nyelesaikan tanggung-jawabnya. Berupa memper</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">baiki </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Jalan Soekarno</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">-Hatta. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Padahal </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">kendaraa</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">n bermuatan berat dari tiga perusahaan itu tetap memakai akses tersebut hingga sekarang. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Dari tiga perusahaan hanya PT Energi Unggul Persada dan PT Varia Beton Jaya yang sudah </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">berinisiatif</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. Melakukan pe</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ngerjaan perbaikan hingga me</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ngirim material yang dibutuhkan. Sementara PT Graha Po</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">wer Kaltim (GPK) </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sampai sekarang belum ada koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK). </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Menanggapi itu, Wakil Ketua DPRD Agus Haris meminta perusahaan itu tidak boleh lep</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">as tangan. Wajib menggelontorkan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">dana </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">corporate so</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">cial responbility </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">(CS</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">R). M</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">engingat akses itu</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> juga dilewati oleh masyarak</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">at bukan hanya </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">kepentingan perusahaan. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">“</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Saya mendesak supa</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ya segera mengeluarkan dana </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">C</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">SR-nya,</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">”</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> kata Agus Ha</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ris. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Tak hanya itu, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Politikus Partai Gerind</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ra ini juga meminta Pemkot Bontang unt</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">uk proaktif. Jangan hanya menunggu bantuan itu. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebab,</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> Dinas PUPRK yang me</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ngarahkan titik mana yang menjadi </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tanggung-jawab perusahaan. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">“</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Tentu tidak mungkin perusahaan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">langsung aksi</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> atau dilepas begitu saja</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. Harus ada koordinasi dengan mereka (Dinas PUPRK). Karena mereka yang tahu</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">,</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">”</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> ucapn</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ya. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Ia pun yakin perusahaan akan membantu perbaikan kondisi jalan. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sementara Ketua K</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">omisi III DPRD Amir T</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">osina akan memantau terus </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">hasil kesepakatan dalam rapat sebelumnya ini. Bahkan keputusan ini juga tertuang dalam </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">notulen rapat pembahasan antara Dinas PUPRK d</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">engan perusahaan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">“</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Apapun alasanya harus dipertanyakan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. Kam</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">i akan tetap panta</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">u mana perusahaan yang sudah me</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">mbantu perbaikan,</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">”</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> sebutnya. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sementara </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nur</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">din mengaku memang belum mendatangi </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">PT GPK untuk berkoordinasi mengenai rencana perbaikan. Pasalnya pihaknya masih </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">menyelesaik</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">an untuk pe</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">n</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">gurusan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> dana alokasi khusus (DAK) </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">perbaikan jalan yang sama.</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> Namun ia memastikan perusahaan yang bergerak di pembangkit listrik tenaga uap itu belum melaksanaka</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">n bant</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">uannya. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">“</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Minggu depan saya berencana </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">datangi perusahaan,</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">”</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sebut</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> Anwar.</span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Diberitakan sebelumnya, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">D</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">inas PUPRK </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">telah mengambil langkah. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Meski </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">perbaikan ini bersifat sementara. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Wujudnya </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">pengerukan konstruksi jalan dan penimbunan dengan agregrat pasir serta batu pecah. Tepatnya di t</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">itik yang mengalalami kerusakan parah pada ruas jalan Soekano-Hatta. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">“Kami </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sudah turunkan tim untuk memperbaiki kondisi jalan. Walau sifatnya ini untuk sementara waktu. Mampu bertahan sekira dua pekan,” </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">urainya.</span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Pada akses ini sebelumnya terjadi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">i</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">nsiden maut</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, Kamis (25/11) sekira 19.18 Wita. Pengendara kendaraan roda dua matic bernopol KT 6214 DW bernama Abdul Karim</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> meninggal dunia. </span></span><span class="s5"><span class="bumpedFont15">Babinsa Bontang Lestari Sertu Darman mengatakan korban yang berdomisili di Teluk Pandan ini berasal dari arah kota menuju Bontang Lestari. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s5"><span class="bumpedFont15">“Kondisi jalan gelap, korban jatuh di jalan berlubang, pas lubang pertama di Jalan Soekarno-Hatta </span></span><span class="s5"><span class="bumpedFont15">sebelum TPA,” </span></span><span class="s5"><span class="bumpedFont15">pungkasnya. <strong>(*/ak)</strong></span></span></p>
<p class="s3">
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/soal-kerusakan-jalan-bontang-lestari-perusahaan-diminta-tak-tutup-mata/">Soal Kerusakan Jalan Bontang Lestari, Perusahaan Diminta Tak Tutup Mata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbaikan Jalan Bontang Lestari Cuma Sementara</title>
		<link>https://bontangpost.id/perbaikan-jalan-bontang-lestari-cuma-sementara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Nov 2021 01:34:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Bontang Lestari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=92969</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Pasca insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Jalan Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) telah mengambil langkah. Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin mengatakan perbaikan ini bersifat sementara. Wujudnya pengerukan konstruksi jalan dan penimbunan dengan agregrat pasir serta batu pecah. Tepatnya di titik [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perbaikan-jalan-bontang-lestari-cuma-sementara/">Perbaikan Jalan Bontang Lestari Cuma Sementara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Pasca insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Jalan Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) telah mengambil langkah. Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin mengatakan perbaikan ini bersifat sementara.</p>
<p>Wujudnya pengerukan konstruksi jalan dan penimbunan dengan agregrat pasir serta batu pecah. Tepatnya di titik yang mengalalami kerusakan parah pada ruas jalan Soekano-Hatta. “Kami sudah turunkan tim untuk memperbaiki kondisi jalan. Walau sifatnya ini untuk sementara waktu. Mampu bertahan sekira dua pekan,” kata Anwar.</p>
<p>Sesungguhnya pihaknya telah meminta tim itu turun pada 25 November silam. Dengan meminjam kendaraan berat excavator milik rekanan. Skemanya sistem sewa. Tetapi langkah itu tidak dapat dilakukan di hari sama. Pasalnya Bontang diguyur hujan deras. Sehingga tim baru bisa bergerak sehari kemudian.</p>
<p>“Seluruh titik yang ada lubang kami tambal,” ucapnya.</p>
<p>Meski demikian, ia tidak menyebutkan berapa anggaran yang dikucurkan untuk perbaikan ini. Ia menilai akses ini penting karena kerap dilalui warga. Tak hanya itu, Dinas PUPRK juga memasang papan informasi untuk pengendara agar waspada terhadap kondisi jalan. Jumlahnya 15 unit. Mulai dari Jalan Soekarno-Hatta hingga Urip Sumoharjo.</p>
<p>Sehubungan dengan perbaikan secara permanen, Dinas PUPRK belum bisa melakukannya. Pihaknya menunggu sumber penganggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022. Rencananya kegiatan itu baru bisa berjalan bulan depan. Tertuang dalam Surat Wali Kota Bontang nomor 027/1500/PBJ tertanggal 18 Oktober terkait percepatan proses lelang yang bersumber DAK 2022 bisa dilakukan akhir tahun 2021.</p>
<p>“Karena butuh dana tidak sedikit untuk menutup lubang. Setelah dilelangkan kegiatan DAK baru disemenisasi,” tutur dia.</p>
<p>Nantinya pengecoran akan menunggu hasil kajian dari LAPI ITB terkait kondisi jalan. Diharapkan akses ini dapat dilalui kendaraan bertonase 30 ton. Karena beberapa perusahaan besar saat ini menggunakan akses itu. Sementara terkait upaya tiga perusahaan yang dituntut ikut membantu perbaikan jalan, belum sepenuhnya terealisasi. Sejauh ini hanya PT Energi Unggul Persada (EUP) yang telah melakukan perbaikan. PT Varia Beton menjanjikan perbaikan satu titik dengan volume material lima kubik.</p>
<p>“Mereka menyiapkan material sementara kami harus siapkan pekerja. Tetapi tetap kami sambut karena ini bantuan. Tim sudah cari titiknya di Jalan Soekarno-Hatta,” urainya.</p>
<p>Adapun dengan PT Graha Power Kaltim (GPK) sejauh ini belum ada komunikasi. Rencana perusahaan itu akan didatangani oleh Dinas PUPRK. Sebelumnya diberitakan, insiden maut terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kamis (25/11) sekira 19.18 Wita. Pengendara kendaraan roda dua matic bernopol KT 6214 DW bernama Abdul Karim meninggal dunia. Babinsa Bontang Lestari Sertu Darman mengatakan korban yang berdomisili di Teluk Pandan ini berasal dari arah kota menuju Bontang Lestari.</p>
<p>“Kondisi jalan gelap, korban jatuh di jalan berlubang, pas lubang pertama di Jalan Soekarno-Hatta sebelum TPA,” ungkapnya.</p>
<p>Korban mengalami luka parah di bagian kepala. Sebelum terjatuh dan membentur aspal, dia sempat menghantam median jalan. Pihak Satlantas Polres Bontang pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara, Jumat (26/11) pagi hari.</p>
<figure id="attachment_92972" aria-describedby="caption-attachment-92972" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-92972" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-28-at-21.35.49.jpeg" alt="" width="1600" height="899" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-28-at-21.35.49.jpeg 1600w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-28-at-21.35.49-768x432.jpeg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-28-at-21.35.49-1536x863.jpeg 1536w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-28-at-21.35.49-750x421.jpeg 750w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-28-at-21.35.49-1140x641.jpeg 1140w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-92972" class="wp-caption-text">Jalan Bontang Lestari diperbaiki, meski bersifat sementara</figcaption></figure>
<p>Kasat Lantas AKP Edy Haruna mengungkapkan belum bisa membeberkan berapa rata-rata kecepatan kendaraan yang digunakan korban. Sejumlah saksi yang menolong korban pun baru akan dimintai keterangan. “Dari hasil olah TKP, ini <em>out of control</em>, korban ini diduga mengantuk, dan kecepatannya tinggi,” ungkapnya.</p>
<p>Pengamat Hukum Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah ikut menyoroti soal kerusakan itu. Menurutnya, kerusakan menjadi tanggung jawab Pemkot Bontang. “Secara hukum, jalan yang rusak itu tanggung jawab penyelenggara jalan, dalam hal ini pemerintah, tergantung wilayah jalan berada. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 24 ayat (1) Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan,” kata pria yang akrab disapa Castro ini.</p>
<p>Jika jalan tidak diperbaiki, maka dapat dikenakan sanksi pidana, tergantung derajat akibat yang ditimbulkan. Jika berakibat luka ringan dan atau kerusakan kendaraan, maka ancaman pidananya diatur dipasal 273 ayat (1). Tertera bahwa setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (1) sehingga menimbulkan korban luka ringan dan atau kerusakan kendaraan dan atau barang, dipidana dengan penjara paling lama 6 atau denda paling banyak Rp 12 juta.</p>
<p>Sementara, poin tiga dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 mengakibatkan orang lain meninggal dunia, pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 120 juta. <strong>(*/ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perbaikan-jalan-bontang-lestari-cuma-sementara/">Perbaikan Jalan Bontang Lestari Cuma Sementara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Jalan Rusak, Pemkot dan Perusahaan Wajib Duduk Bersama</title>
		<link>https://bontangpost.id/soal-jalan-rusak-pemkot-dan-perusahaan-wajib-duduk-bersama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2021 06:53:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Bontang Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=91601</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Kondisi infrastruktur Jalan Soekarno-Hatta mengalami kerusakan. Semula, perbaikan ini diusulkan melalui bantuan keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltim Perubahan 2021. Namun hingga kini belum ada kepastian dari pengajuan ini. Menanggapi itu, Anggota Komisi II DPRD Bakhtiar Wakkang meminta Pemkot segera duduk bersama dengan perusahaan yang beroperasi menggunakan akses itu. “Kalau hanya menunggu anggaran dari Pemprov [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/soal-jalan-rusak-pemkot-dan-perusahaan-wajib-duduk-bersama/">Soal Jalan Rusak, Pemkot dan Perusahaan Wajib Duduk Bersama</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Kondisi infrastruktur Jalan Soekarno-Hatta mengalami kerusakan. Semula, perbaikan ini diusulkan melalui bantuan keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltim Perubahan 2021. Namun hingga kini belum ada kepastian dari pengajuan ini. Menanggapi itu, Anggota Komisi II DPRD Bakhtiar Wakkang meminta Pemkot segera duduk bersama dengan perusahaan yang beroperasi menggunakan akses itu.</p>
<p>“Kalau hanya menunggu anggaran dari Pemprov itu jauh api dari panggang,” kata wakil rakyat yang akrab disapa BW ini.</p>
<p>Menurutnya opsi alternatif ialah mencari solusi dengan tiga perusahaan yang berlokasi di Bontang Lestari. Walaupun memang pekerjaan itu menjadi tanggung jawab pemerintah. Tetapi karena keterbatasan anggaran maka perusahaan perlu dilibatkan untuk mengucurkan dana corporate sosial responsibility (CSR).</p>
<p>“Harus ada kebersamaan. Apalagi perusahaan sudah berkomitmen untuk ikut membantu perbaikan,” ucapnya.</p>
<p>Tidak menutup kemungkinan patungan pun dilakukan. Pemkot tentu memiliki dana taktis kendati nominalnya tidak seberapa. Kemudian digabungkan dengan bantuan dari perusahaan. Sebab ini terkait pelayanan publik. Apalagi perusahaan juga memakai jalur tersebut.</p>
<p>“Karena ini juga berpengaruh terhadap produktivitas dari perusahaan itu. Perlu duduk bersama. Ada hal di depan mata perlu dipikirkan bersama,” tutur dia.</p>
<p>Nantinya politikus Partai NasDem juga akan membackup langkah wali kota jika upaya itu dilakukan. Berdasarkan pantauan Kaltim Post (indul bontangpost.id), terdapat 55 titik kerusakan di penghubung Kelurahan Gunung Telihan dengan Bontang Lestari ini. Skala kerusakan mulai dari kecil, sedang, hingga berat. Rinciannya, 30 titik di jalur sebelah kiri jika dari pusat kota ke Bontang Lestari.</p>
<p>Sementara jalur satunya ada 25 titik kerusakan. Bentuk kerusakan mencakup kondisi jalan berlubang, bergelombang, hingga ruas jalan terkelupas total. Akibatnya kendaraan yang melintas harus menurunkan kecepatan jika berada di titik kerusakan terparah.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Tavip Nugroho mengatakan tiga perusahaan telah melakukan perbaikan. Bentuknya dengan memasang batu agar konstruksi rata maupun pengecoran. “Sudah ada action dari perusahaan untuk membantu melakukan perbaikan. Memang tidak kelihatan besar. Salah satunya dipasang batu,” kata Tavip.</p>
<p>Selain itu, kapsulan dekat area masuk terminal Isotank juga sudah dilakukan semenisasi. Menurutnya, kerusakan diakibatkan oleh adanya pergeseran struktur jalan akibat beban kendaraan yang melintas. Ia memastikan perusahaan tidak melakukan pengaspalan.</p>
<p>“Intinya supaya tidak berlubang sehingga tidak ada kendaraan yang tersangkut akibat gelombang jalan. Memang ini tidak sesuai dengan teknis kebinamargaan terpenting strukturnya menjadi rata,” ucapnya.</p>
<p>Sementara Dinas PUPRK mengajukan pengaspalan melalui bantuan keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltim perubahan 2021. Total kebutuhan anggaran yang diusulkan ialah Rp 5 miliar. Nominal ini jika disetujui maka peningkatan jalan hanya bersifat parsial.</p>
<p>“Mungkin hanya untuk tambal sulam. Meningkatkan fungsi jalan untuk dilalui,” pungkasnya. <strong>(*/ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/soal-jalan-rusak-pemkot-dan-perusahaan-wajib-duduk-bersama/">Soal Jalan Rusak, Pemkot dan Perusahaan Wajib Duduk Bersama</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Usulan Bankeu Rp 78 Miliar Menggantung, Sejumlah Proyek Infrastruktur Terancam Gagal</title>
		<link>https://bontangpost.id/usulan-bankeu-rp-78-miliar-menggantung-sejumlah-proyek-infrastruktur-terancam-gagal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2021 02:37:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Bontang Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[jalan soekarno hatta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=91523</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Pemkot Bontang mengajukan usulan kegiatan dalam bantuan keuangan (Bankeu) Perubahan 2021. Namun hingga kini Pemprov belum memberikan informasi terkait kucuran tersebut. Bahkan konon tersiar kabar bahwa anggaran bankeu perubahan ke daerah ditiadakan. Menanggapi itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Amiruddin Syam enggan berkomentar banyak mengenai itu. Pasalnya kewenangan sepenuhnya berada di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/usulan-bankeu-rp-78-miliar-menggantung-sejumlah-proyek-infrastruktur-terancam-gagal/">Usulan Bankeu Rp 78 Miliar Menggantung, Sejumlah Proyek Infrastruktur Terancam Gagal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Pemkot Bontang mengajukan usulan kegiatan dalam bantuan keuangan (Bankeu) Perubahan 2021. Namun hingga kini Pemprov belum memberikan informasi terkait kucuran tersebut. Bahkan konon tersiar kabar bahwa anggaran bankeu perubahan ke daerah ditiadakan.</p>
<p>Menanggapi itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Amiruddin Syam enggan berkomentar banyak mengenai itu. Pasalnya kewenangan sepenuhnya berada di Pemprov Kaltim. “Kalau bankeu perubahan mau menjawab susah juga. Karena yang menentukan provinsi, kami belum dapat kabarnya,” kata Amiruddin.</p>
<p>Pada perubahan kali ini, pemkot mengajukan Rp 78 miliar. Mencakup pengerjaan fisik infrastruktur, pengadaan sarana pemadam kebakaran, dan aspirasi anggota dewan. Menurutnya semestinya kepastian anggaran itu sudah ada di bulan ini. Mengingat waktunya mepet.</p>
<p>“Jika ada kami juga memikirkan waktu pengerjaannya. Mungkin jika terealisasi difokuskan ke pengadaan barang dan rehab jalan yang tidak butuh durasi lama,” ucapnya.</p>
<p>Apalagi material seperti batu gunung juga mengalami kelangkaan. Bila tidak ada plot di perubahan, maka usulan akan dialihkan ke APBD murni 2022. Sehingga daya tampung anggaran lebih banyak. Dari kegiatan yang diajukan paling besar ialah pengadaan sarana kendaraan pemadam kebakaran. Angkanya mencapai Rp 40 miliar.</p>
<p>“Memang kalau di perubahan kami tidak mengusulkan yang kegiatan sifatnya fisik dan membutuhkan waktu pengerjaan lama,” tutur dia.</p>
<p>Diketahui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) sebelumnya mengusulkan lima paket kegiatan. Namun dua yang dipandang bisa dikerjakan dalam waktu singkat. Meliputi peningkatan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan protokol. Masing-masing nominalnya Rp 5 miliar.</p>
<p>Adapun Pemkot Bontang mengusulkan kegiatan di bankeu 2022 sebesar Rp 400 miliar. Mencakup proyek penanggulangan banjir, pengaspalan jalan, dan pembiayaan kegiatan di bidang kesehatan. <strong>(*/ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/usulan-bankeu-rp-78-miliar-menggantung-sejumlah-proyek-infrastruktur-terancam-gagal/">Usulan Bankeu Rp 78 Miliar Menggantung, Sejumlah Proyek Infrastruktur Terancam Gagal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan Bontang Lestari Diduga Jadi Hauling, Dishub; Kami Razia setelah Lebaran</title>
		<link>https://bontangpost.id/jalan-bontang-lestari-diduga-jadi-hauling-dishub-kami-razia-setelah-lebaran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitri Wahyuningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2021 07:13:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan batu bara]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Bontang Lestari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=85931</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Dishub Bontang sangsi terhadap hasil survei lalu lintas harian rata-rata (LHR) yang dipaparkan Dinas PUPRK di hadapan Komisi III DPRD Bontang beberapa waktu lalu. Yang menunjukkan banyaknya truk tanpa nomor polisi (nopol) melintasi jalan di Bontang Lestari. Pun, menjadikan jalan milik publik sebagai jalur hauling karena dilalui truk-truk batu bara. &#8220;Makanya, betul kah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jalan-bontang-lestari-diduga-jadi-hauling-dishub-kami-razia-setelah-lebaran/">Jalan Bontang Lestari Diduga Jadi Hauling, Dishub; Kami Razia setelah Lebaran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Dishub Bontang sangsi terhadap hasil survei lalu lintas harian rata-rata (LHR) yang dipaparkan Dinas PUPRK di hadapan Komisi III DPRD Bontang beberapa waktu lalu. Yang menunjukkan banyaknya truk tanpa nomor polisi (nopol) melintasi jalan di Bontang Lestari. Pun, menjadikan jalan milik publik sebagai jalur hauling karena dilalui truk-truk batu bara.</p>
<p>&#8220;Makanya, betul kah pernyataan ada batu bara di situ (Bontang Lestari). Statement itu mau kami tindaklanjuti,&#8221; tegas Kasi Angkutan Umum Dishub Bontang, Welly Sakius ketika disambangi bontangpost.id di sela kegiatannya, Rabu (21/4/2021) siang.</p>
<p>Welly mengaku kaget kala mengetahui hasil survei LHR Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) itu. Pasalnya, PUPRK tak pernah memberi tahu hasil survei itu kepada Dinas Perhubungan (Dishub). Mereka mengetahui hasil survei LHR justru dari pemberitaan di media massa.</p>
<p>&#8220;Saya kaget juga pas baca beritanya itu,&#8221; kata Welly.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://bontangpost.id/puluhan-truk-tanpa-nopol-pengangkut-batu-bara-ikut-hancurkan-jalan-di-bontang-lestari/">Puluhan Truk Tanpa Nopol Pengangkut Batu Bara Ikut Hancurkan Jalan di Bontang Lestari</a><br />
</strong></p>
<p>Dia mengaku bingung dari mana PUPRK bisa simpulkan ada truk yang beroperasi tanpa nopol, bahkan berani angkut batu bara hilir mudik di jalan-jalan utama di Bontang Lestari. Mengingat dari hasil razia gabungan yang dilakukan Dishub bersama Satlantas Polres Bontang, tak didapati ada truk tanpa nopol. Kata Welly, nopol ada tapi beberapa truk surat-suratnya memang sudah berakhir.</p>
<p>Kemudian untuk truk batu bara. Ini juga disangsikan kebenarannya oleh Welly. Sebab jelas, tiga jalan utama di Bontang Lestari, meliputi Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Moh Roem, dan Jalan Urip Sumoharjo adalah jalan milik publik. Tidak diperuntukkan untuk jalur batu bara (jalur hauling).</p>
<p>&#8220;Makanya saya getol juga. <em>Masa</em> tidak ada nopolnya. Tapi tunggu lah setelah Idulfitri, kami razia lagi. Menindaklanjuti itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sebelumnya, Kabid Bina Marga, Dinas PUPR Bontang Bina Antariansyah membeberkan hasil survei lalu lintas harian rata-rata (LHR) di wilayah Bontang Lestari. Hasil survei menunjukkan, total ada ribuan kendaraan yang melintasi ketiga jalan utama tersebut. Jenis kendaraan bervariasi. Mulai sepeda motor, angkot atau kendaraan roda empat pribadi, bus, mikro bus, truk dan trailer.</p>
<p>Dari ribuan kendaraan itu, rupanya banyak truk yang melintasi jalan tanpa dilengkapi nopol atau pelat kendaraan. Bina tak ingat persis jumlahnya, yang jelas puluhan sebab mereka beroperasi siang malam, hilir mudik. Sebagian besar truk yang tak bernopol ini mengangkut batu bara. Asalnya dari Samarinda melalui Tugu Selamat Datang. Lalu menuju ke arah Bontang Lestari.</p>
<p>“Tidak ada nopolnya ya. Enggak tahu, itu lepas atau bagaimana. Tapi kalau lepas, kok banyak yang begitu. Tidak satu saja,” bebernya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jalan-bontang-lestari-diduga-jadi-hauling-dishub-kami-razia-setelah-lebaran/">Jalan Bontang Lestari Diduga Jadi Hauling, Dishub; Kami Razia setelah Lebaran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
