<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jalan trans kaltim Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/jalan-trans-kaltim/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/jalan-trans-kaltim/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jan 2025 06:31:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>jalan trans kaltim Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/jalan-trans-kaltim/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Buruknya Kualitas Jalan di Kubar dan Mahulu, Pemprov Siapkan Rp180 Miliar</title>
		<link>https://bontangpost.id/buruknya-kualitas-jalan-di-kubar-dan-mahulu-pemprov-siapkan-rp180-miliar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2025 07:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[jalan trans kaltim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=135120</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; Infrastruktur jalan di Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi tantangan serius yang perlu ditangani. Akses penghubung antar dua kabupaten itu kerap jadi keluhan masyarakat karena buruknya kualitas jalanan. Gelontoran APBD Kaltim pun dipastikan turun untuk memperhalus wajah jalan penghubung itu. Tentunya, kata Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, kocek daerah menyasar pada jalan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/buruknya-kualitas-jalan-di-kubar-dan-mahulu-pemprov-siapkan-rp180-miliar/">Buruknya Kualitas Jalan di Kubar dan Mahulu, Pemprov Siapkan Rp180 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211;</strong> Infrastruktur jalan di Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi tantangan serius yang perlu ditangani. Akses penghubung antar dua kabupaten itu kerap jadi keluhan masyarakat karena buruknya kualitas jalanan.</p>
<p>Gelontoran APBD Kaltim pun dipastikan turun untuk memperhalus wajah jalan penghubung itu. Tentunya, kata Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, kocek daerah menyasar pada jalan milik provinsi.</p>
<p>“Ada Rp180 miliar yang diplot di APBD 2025. Untuk sarana dan prasarana, khususnya jalan di Kubar dan Mahulu,” ucapnya beberapa waktu lalu.</p>
<p>Akses yang hanya berupa tanah dan menjadi lumpur selepas hujan dipastikan akan diperbaiki dengan wujud semenisasi atau pengerasan kaku agar lebih kuat dan tahan lama. “Kalau aspal, pasti cepat rusak. Biar lebih awet di rigid, dikeraskan, disemenisasi,” sambungnya.</p>
<p>Hal ini tentu jadi opsi terbaik, mempertimbangkan cuaca hingga beban kendaraan berat yang kerap menggunakan akses tersebut.</p>
<p>Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menjadi pelaksana nantinya. Sejumlah ruas jalan yang berstatus milik provinsi akan tersentuh perbaikan dengan anggaran yang sudah dialokasikan itu. Lokasinya, lanjut Akmal, tersebar. Ada yang di Kutai Barat, ada pula yang di Mahulu.</p>
<p>Gerak cepat mengalokasikan peningkatan kualitas infrastruktur jalan ini ditempuh Pemprov Kaltim selepas melihat langsung kondisi jalan antar kabupaten sepanjang 13-16 Januari 2025. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/buruknya-kualitas-jalan-di-kubar-dan-mahulu-pemprov-siapkan-rp180-miliar/">Buruknya Kualitas Jalan di Kubar dan Mahulu, Pemprov Siapkan Rp180 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadapi Arus Mudik Lebaran, 81 Persen Jalan Provinsi di Kaltim Dalam Kondisi Baik</title>
		<link>https://bontangpost.id/hadapi-arus-mudik-lebaran-81-persen-jalan-provinsi-di-kaltim-dalam-kondisi-baik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Apr 2024 01:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan trans kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[mudik lebaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=125348</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Untuk menghadapi arus mudik melalui jalur darat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda memastikan sebagian besar kondisi jalan di Kaltim terutama yang berstatus jalan provinsi kondisinya sudah 81 persen sudah mulus. “Kondisi jalan provinsi siap dan tidak ada hambatan. Jalannya aman dan mulus. Kalau [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/hadapi-arus-mudik-lebaran-81-persen-jalan-provinsi-di-kaltim-dalam-kondisi-baik/">Hadapi Arus Mudik Lebaran, 81 Persen Jalan Provinsi di Kaltim Dalam Kondisi Baik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Untuk menghadapi arus mudik melalui jalur darat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda memastikan sebagian besar kondisi jalan di Kaltim terutama yang berstatus jalan provinsi kondisinya sudah 81 persen sudah mulus.</p>
<p>“Kondisi jalan provinsi siap dan tidak ada hambatan. Jalannya aman dan mulus. Kalau dari data sudah 81 persen lebih jalan provinsi nyaman dan layak untuk dilewati,” ucapnya kepada awak media.</p>
<p>Sementara untuk yang masih rusak, disebutnya yang paling menjadi perhatian adalah di Simpang Kaliorang arah Kaubun di Berau dan Kutim. Namun, pihaknya memastikan akan segera diperbaiki karena telah dianggarkan. Selebihnya, pada ruas jalan yang dianggap rawan dan bisa mengganggu kelancaran pemudik, pihaknya telah melakukan perawatan dan pengawasan melalui UPTD yang disebar di beberapa titik.</p>
<p><span style="font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;">“Sehingga, jika muncul kerusakan jalan bisa langsung ditangani. Kami juga telah berkoordinasi dengan rekanan kontraktor yang bekerja sama untuk men-standby-kan alat berat. Jika sewaktu waktu terjadi insiden atau jalan rusak, bisa segera diatasi,” ujarnya.</span></p>
<p>“Itu sudah kami minta alat berat beserta operatornya untuk siaga. Jadi, kami bekerja sama semuanya. Termasuk dengan BPJN (Balai Pelaksana Jalan Nasional) yang memiliki kewenangan jalan nasional,” imbuhnya.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, Pemprov Kaltim pada 2024 mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 triliun untuk pemantapan jalan provinsi. Saat ini, total jalan provinsi di Kaltim mencapai 931 kilometer. Sehingga, total jalan yang belum mantap sekitar 176 kilometer.</p>
<p>“Kegiatan pemantapan jalan akan difokuskan di beberapa ruas, seperti Kaliorang-Talisayan-Tanjung Redeb, Muara Kaman, dan beberapa titik longsor yang tersebar,” ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, pengaspalan akan dilakukan di beberapa ruas jalan, termasuk ruas jalan Kubar-Mahulu yang dikerjasamakan dengan TNI. Dinas PUPR-Pera Kaltim pun menargetkan kemantapan jalan provinsi mencapai 100 persen tahun 2026. Sebelumnya pada 2023, Pemprov Kaltim telah mengalokasikan dana sebesar Rp57 miliar dari APBD untuk penanganan jalan rusak, salah satunya di jalan poros Berau. <strong>(rdh/rom)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/hadapi-arus-mudik-lebaran-81-persen-jalan-provinsi-di-kaltim-dalam-kondisi-baik/">Hadapi Arus Mudik Lebaran, 81 Persen Jalan Provinsi di Kaltim Dalam Kondisi Baik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Poros Tengah Lebih Dekat, Dari Kubar ke Samarinda Hanya Empat Jam</title>
		<link>https://bontangpost.id/poros-tengah-lebih-dekat-dari-kubar-ke-samarinda-hanya-empat-jam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Mar 2021 09:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[jalan trans kaltim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=84802</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Akses ke ibu kota Provinsi Kaltim lebih dekat melalui poros tengah dari Kubar. Hanya sekitar empat jam jalur darat, dari Melak melalui Muara Pahu, Penyinggahan, hingga ke Desa Aloh dan Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai, Kukar. Anggota Komisi II DPRD Kubar Ellyson menyebut sudah mencoba jalur tersebut. “Betul, hanya empat jam dari Melak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/poros-tengah-lebih-dekat-dari-kubar-ke-samarinda-hanya-empat-jam/">Poros Tengah Lebih Dekat, Dari Kubar ke Samarinda Hanya Empat Jam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><b>bontangpost.id </b>&#8211; </strong>Akses ke ibu kota Provinsi Kaltim lebih dekat melalui poros tengah dari Kubar. Hanya sekitar empat jam jalur darat, dari Melak melalui Muara Pahu, Penyinggahan, hingga ke Desa Aloh dan Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai, Kukar.</p>
<p>Anggota Komisi II DPRD Kubar Ellyson menyebut sudah mencoba jalur tersebut. “Betul, hanya empat jam dari Melak bisa tembus ke Samarinda,” kata Ellyson kepada media ini (17/3).</p>
<p>Rutenya, lanjut dia, setelah di Kecamatan Penyinggahan (Kubar) dilanjutkan dengan jalur darat ke Desa Aloh dan Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai (Kukar) terus ke Samarinda. Namun, saat ini kondisi badan jalan belum memadai.</p>
<p>Sementara jalur darat dari Kubar ke Samarinda yang digunakan selama ini ada dua lintasan. Yakni poros selatan dengan jalan trans Kalimantan. Sekitar 350 kilometer ke ibu kota provinsi melintasi Kecamatan Barong Tongkok, Muara Lawa, Siluq Ngurai, Jempang, dan Bongan. Kondisi jalan sudah beraspal dengan waktu tempuh rata-rata 7–9 jam.</p>
<p>Kemudian poros utara melintasi Kecamatan Mook Manaar Bulatn (Kubar) menuju Kecamatan Kota Bangun (Kukar). Kondisi jalan masih sebagian besar berupa jalan tanah. Jika musim hujan, tentu sulit dilintasi.  Poros utara ini melintasi perkebunan kelapa sawit dan perusahaan kayu.</p>
<p>Jarak tempuh poros utara jika kondisi kemarau sekitar tujuh jam. Itu pun jika jalan dalam kondisi baik. Kepala Kampung Muara Beloan, Rudy menyerukan agar poros tengah menjadi agenda pemerintah.</p>
<p>Jika ini terwujud dengan baik, tidak hanya lebih dekat ke ibu kota provinsi, melainkan juga ke kawasan ibu kota negara (IKN) yang baru di Kabupaten Penajam Paser Utara. Di samping itu, dengan dibangunnya jalur poros tengah, bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat yang rata-rata dari perikanan.</p>
<p>Hal tersebut juga dapat mengurangi kesenjangan sosial. “Karena selama ini akses jalan darat belum memadai. Hasil panen ikan tidak membuat nelayan sejahtera karena persoalan infrastruktur jalan,” tegasnya.</p>
<p>Akses poros tengah, beber dia, sudah dibangun dari Kampung Muara Bunyut ke Kampung Muara Beloan dan Kampung Tanjung Pagar. Ke depan bisa dibuka jalur darat ke Kampung Tanjung Laong, Kecamatan Muara Pahu.</p>
<div id="ATS_pc_mid1">
<div id="ats-insert_ads-12-wrapper" class="insert_ads insert_ads-3 show_advertisement rendered">
<p>“Jika ini bisa dilakukan akan menjadi sumber kesejahteraan warga dari hasil panen perikanan. Warga Penyinggahan dan Muara Pahu lebih suka melintasi ruas jalan ini. Karena lebih dekat dibandingkan harus memutar ke jalan trans Kalimantan,” terangnya.</p>
</div>
</div>
<p>Konsep ini akan menyatu dengan program Pemerintah Kampung Muara Beloan yang dicanangkan sebagai kampung lumbung ikan menuju IKN. “Muara Beloan banyak danau, sungai, dan rawa menjadi potensi perikanan. Muara Beloan adalah kampung penghasil ikan terbesar di Kubar saat ini,” jelasnya.</p>
<p>Untuk diketahui, Kecamatan Muara Pahu kini diincar perusahaan tambang. Yakni, PT Fajar Sakti Prima (FSP) akan membangun jalan ke Kecamatan Tabang, Kukar sepanjang 100 kilometer. Proyek yang dibangun PT FSP senilai Rp 2,9 triliun.</p>
<p>Proyek itu disepakati Gubernur Kaltim Isran Noor dengan Dirut PT FSP Dato DR Low Tuck Kwong, baru-baru ini. Gubernur Isran Noor pernah menyampaikan penghargaan kepada PT FSP yang akan membangun jalan yang menghubungkan dua kabupaten. Bahkan, tiga kabupaten yakni Kukar, Kubar, dan Kutim.</p>
<p>Di mana dari Tabang (Kukar), akses jalan yang ada bisa tembus ke Senyiur–Muara Ancalong hingga Sangatta, Kutim. Isran yang juga mantan bupati Kutim mengakui banyak jalan di Kaltim menggunakan eks jalan-jalan perusahaan.</p>
<p>“Seperti jalan Sangatta ke Rantau Pulung, Muara Badak ke Bontang, serta Jalan Balikpapan ke Samarinda yang kemudian menjadi jalan negara atau provinsi dan kabupaten,” ujarnya belum lama ini. <strong>(rud/kri/k16)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/poros-tengah-lebih-dekat-dari-kubar-ke-samarinda-hanya-empat-jam/">Poros Tengah Lebih Dekat, Dari Kubar ke Samarinda Hanya Empat Jam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
