• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Poros Tengah Lebih Dekat, Dari Kubar ke Samarinda Hanya Empat Jam

by BontangPost
20 Maret 2021, 17:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi jalan poros.

Ilustrasi jalan poros.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Akses ke ibu kota Provinsi Kaltim lebih dekat melalui poros tengah dari Kubar. Hanya sekitar empat jam jalur darat, dari Melak melalui Muara Pahu, Penyinggahan, hingga ke Desa Aloh dan Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai, Kukar.

Anggota Komisi II DPRD Kubar Ellyson menyebut sudah mencoba jalur tersebut. “Betul, hanya empat jam dari Melak bisa tembus ke Samarinda,” kata Ellyson kepada media ini (17/3).

Rutenya, lanjut dia, setelah di Kecamatan Penyinggahan (Kubar) dilanjutkan dengan jalur darat ke Desa Aloh dan Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai (Kukar) terus ke Samarinda. Namun, saat ini kondisi badan jalan belum memadai.

Sementara jalur darat dari Kubar ke Samarinda yang digunakan selama ini ada dua lintasan. Yakni poros selatan dengan jalan trans Kalimantan. Sekitar 350 kilometer ke ibu kota provinsi melintasi Kecamatan Barong Tongkok, Muara Lawa, Siluq Ngurai, Jempang, dan Bongan. Kondisi jalan sudah beraspal dengan waktu tempuh rata-rata 7–9 jam.

Baca Juga:  Buruknya Kualitas Jalan di Kubar dan Mahulu, Pemprov Siapkan Rp180 Miliar

Kemudian poros utara melintasi Kecamatan Mook Manaar Bulatn (Kubar) menuju Kecamatan Kota Bangun (Kukar). Kondisi jalan masih sebagian besar berupa jalan tanah. Jika musim hujan, tentu sulit dilintasi.  Poros utara ini melintasi perkebunan kelapa sawit dan perusahaan kayu.

Jarak tempuh poros utara jika kondisi kemarau sekitar tujuh jam. Itu pun jika jalan dalam kondisi baik. Kepala Kampung Muara Beloan, Rudy menyerukan agar poros tengah menjadi agenda pemerintah.

Jika ini terwujud dengan baik, tidak hanya lebih dekat ke ibu kota provinsi, melainkan juga ke kawasan ibu kota negara (IKN) yang baru di Kabupaten Penajam Paser Utara. Di samping itu, dengan dibangunnya jalur poros tengah, bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat yang rata-rata dari perikanan.

Hal tersebut juga dapat mengurangi kesenjangan sosial. “Karena selama ini akses jalan darat belum memadai. Hasil panen ikan tidak membuat nelayan sejahtera karena persoalan infrastruktur jalan,” tegasnya.

Baca Juga:  Hadapi Arus Mudik Lebaran, 81 Persen Jalan Provinsi di Kaltim Dalam Kondisi Baik

Akses poros tengah, beber dia, sudah dibangun dari Kampung Muara Bunyut ke Kampung Muara Beloan dan Kampung Tanjung Pagar. Ke depan bisa dibuka jalur darat ke Kampung Tanjung Laong, Kecamatan Muara Pahu.

“Jika ini bisa dilakukan akan menjadi sumber kesejahteraan warga dari hasil panen perikanan. Warga Penyinggahan dan Muara Pahu lebih suka melintasi ruas jalan ini. Karena lebih dekat dibandingkan harus memutar ke jalan trans Kalimantan,” terangnya.

Konsep ini akan menyatu dengan program Pemerintah Kampung Muara Beloan yang dicanangkan sebagai kampung lumbung ikan menuju IKN. “Muara Beloan banyak danau, sungai, dan rawa menjadi potensi perikanan. Muara Beloan adalah kampung penghasil ikan terbesar di Kubar saat ini,” jelasnya.

Untuk diketahui, Kecamatan Muara Pahu kini diincar perusahaan tambang. Yakni, PT Fajar Sakti Prima (FSP) akan membangun jalan ke Kecamatan Tabang, Kukar sepanjang 100 kilometer. Proyek yang dibangun PT FSP senilai Rp 2,9 triliun.

Baca Juga:  Buruknya Kualitas Jalan di Kubar dan Mahulu, Pemprov Siapkan Rp180 Miliar

Proyek itu disepakati Gubernur Kaltim Isran Noor dengan Dirut PT FSP Dato DR Low Tuck Kwong, baru-baru ini. Gubernur Isran Noor pernah menyampaikan penghargaan kepada PT FSP yang akan membangun jalan yang menghubungkan dua kabupaten. Bahkan, tiga kabupaten yakni Kukar, Kubar, dan Kutim.

Di mana dari Tabang (Kukar), akses jalan yang ada bisa tembus ke Senyiur–Muara Ancalong hingga Sangatta, Kutim. Isran yang juga mantan bupati Kutim mengakui banyak jalan di Kaltim menggunakan eks jalan-jalan perusahaan.

“Seperti jalan Sangatta ke Rantau Pulung, Muara Badak ke Bontang, serta Jalan Balikpapan ke Samarinda yang kemudian menjadi jalan negara atau provinsi dan kabupaten,” ujarnya belum lama ini. (rud/kri/k16)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: jalan trans kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kasus Sembuh Tembus 93 Persen

Next Post

Marak Prostitusi Online Anak di Bawah Umur, Terjebak Gaya Hedonisme

Related Posts

Buruknya Kualitas Jalan di Kubar dan Mahulu, Pemprov Siapkan Rp180 Miliar
Kaltim

Buruknya Kualitas Jalan di Kubar dan Mahulu, Pemprov Siapkan Rp180 Miliar

23 Januari 2025, 15:00
Hadapi Arus Mudik Lebaran, 81 Persen Jalan Provinsi di Kaltim Dalam Kondisi Baik
Bontang

Hadapi Arus Mudik Lebaran, 81 Persen Jalan Provinsi di Kaltim Dalam Kondisi Baik

8 April 2024, 09:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.