<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ksop kelas 2 Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/ksop-kelas-2-bontang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/ksop-kelas-2-bontang/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Jan 2019 14:02:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Ksop kelas 2 Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/ksop-kelas-2-bontang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Masih Banyak Nelayan Bontang Bandel, KSOP: Tidak Semudah Membalik Telapak Tangan</title>
		<link>https://bontangpost.id/masih-banyak-nelayan-bontang-bandel-ksop-tidak-semudah-membalik-telapak-tangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jan 2019 14:02:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Ksop kelas 2 Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=58207</guid>

					<description><![CDATA[<p>MASIH kerapnya kasus nelayan tenggelam di perairan menjadi perhatian Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bontang yang baru dibentuk beberapa hari lalu. Kepala KSOP Kelas II Bontang, Mukhlish Tohepaly menyatakan, kasus nelayan tenggelam bukan hanya terjadi di Bontang. Melainkan, terjadi di hampir seluruh wilayah di Indonesia. “Memang di akhir-akhir ini ada perhatian besar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/masih-banyak-nelayan-bontang-bandel-ksop-tidak-semudah-membalik-telapak-tangan/">Masih Banyak Nelayan Bontang Bandel, KSOP: Tidak Semudah Membalik Telapak Tangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400;">MASIH kerapnya kasus nelayan tenggelam di perairan menjadi perhatian Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bontang yang baru dibentuk beberapa hari lalu. Kepala KSOP Kelas II Bontang, Mukhlish Tohepaly menyatakan, kasus nelayan tenggelam bukan hanya terjadi di Bontang. Melainkan, terjadi di hampir seluruh wilayah di Indonesia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Memang di akhir-akhir ini ada perhatian besar dari pemerintah ya, terutama dari sub sektor perhubungan laut. Bukan hanya di Bontang, tapi di seluruh Indonesia,” kata Mukhlish kepada awak media, beberapa waktu lalu.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Atas keprihatinan tersebut, pemerintah menggalakkan beragam kegiatan kampanye keselamatan. Salah satunya penyelenggaraan </span><i><span style="font-weight: 400;">basic safety training</span></i><span style="font-weight: 400;"> atau disingkat BST. Kegiatan ini merupakan pelatihan keselamatan dasar bagi para nelayan maupun pemilik kapal. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan di laut.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Dengan dilakukannya BST, mendorong pemahaman masyarakat. Bahwa sekarang ini sudah tidak seperti dahulu lagi. Kalau dahulu ada orang tenggelam ya dibiarkan, sekarang tidak bisa. Saat kapal tenggelam dan ada orang meninggal, itu jadi permasalahan besar,” ungkapnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Pria yang belum lama menjejak Kota Taman itu menjelaskan, sebelum KSOP terbentuk, pelatihan BST diselenggarakan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Loktuan. Kini setelah UPP Loktuan dilebur dengan UPP Tanjung Laut menjadi KSOP Kelas II Bontang, harapannya BST terus dapat dilanjutkan di bawah bendera KSOP.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Mungkin ke depan akan dibikin lebih besar lagi. Supaya para nelayan juga memahami itu,” tambah Mukhlish.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sehingga, semua pengguna perahu kecil yang sebelumnya tidak pakai </span><i><span style="font-weight: 400;">life jacket</span></i><span style="font-weight: 400;"> atau jaket keselamatan, nantinya wajib mengenakan alat pengaman diri tersebut. Namun begitu diakui bila hal tersebut tidaklah mudah dilakukan. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Nah itu tidak bisa seperti membalikkan telapak tangan ya. Pelan-pelan (prosesnya). Orang indonesia ini harus pelan-pelan. Kalau cepat, ketinggalan nanti. Terkaget-kaget,” sambungnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dijelaskan, tidak ada sanksi untuk nelayan-nelayan yang masih bandel tersebut. Khususnya yang tidak mengenakan alat keselamatan. Dalam hal ini, pihaknya hanya bisa sebatas mengingatkan tentang keselamatan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Namun begitu, ada sanksi bagi kapal-kapal yang melanggar aturan keselamatan. “Itu sudah aturan main. Kalau (kapal) nakal ya harus disanksi,” tambah pria yang sebelumnya bertugas di Tanjung Priok ini. </span><b>(luk)</b></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/masih-banyak-nelayan-bontang-bandel-ksop-tidak-semudah-membalik-telapak-tangan/">Masih Banyak Nelayan Bontang Bandel, KSOP: Tidak Semudah Membalik Telapak Tangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KSOP Dibentuk, Wawali Impikan BUP Segera Terwujud</title>
		<link>https://bontangpost.id/ksop-dibentuk-wawali-impikan-bup-segera-terwujud/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2019 11:59:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemkot Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[basri rase]]></category>
		<category><![CDATA[Ksop kelas 2 Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan loktuan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=58017</guid>

					<description><![CDATA[<p>PENYATUAN dua kantor unit penyelenggara pelabuhan (UPP) kelas I di Kota Taman memunculkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bontang. Yang telah dideklarasikan Selasa (22/1/2019). Menanggapi kehadiran KSOP ini, Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang Basri Rase berharap, dapat membantu Pemkot Bontang dalam membentuk Badan Usaha Pelabuhan (BUP). “Tentu pemkot membutuhkan saran dan masukan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ksop-dibentuk-wawali-impikan-bup-segera-terwujud/">KSOP Dibentuk, Wawali Impikan BUP Segera Terwujud</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400;">PENYATUAN dua kantor unit penyelenggara pelabuhan (UPP) kelas I di Kota Taman memunculkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bontang. Yang telah dideklarasikan Selasa (22/1/2019). Menanggapi kehadiran KSOP ini, Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang Basri Rase berharap, dapat membantu Pemkot Bontang dalam membentuk Badan Usaha Pelabuhan (BUP).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Tentu pemkot membutuhkan saran dan masukan dari KSOP yang baru ini. Dalam rangka pengelolaan pelabuhan. Selama ini kita kan bekerja sama dengan PT Pelindo (dalam hal Pelabuhan Loktuan),” ujar Basri usai Deklarasi KSOP Kelas II Bontang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kata dia, besar harapan pemkot untuk memiliki BUP yang baru. Yang benar-benar mengelola pelabuhannya sendiri secara mandiri. Lantaran bila hal itu terjadi, maka bisa menjadikan pendapatan daerah semakin baik dan semakin meningkat. Untuk itu, pihaknya berharap KSOP bisa mengarahkan pemkot langkah-langkah yang diperlukan dalam mewujudkan hal itu.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Karena ini kan perdanya (peraturan daerah, </span><i><span style="font-weight: 400;">Red.</span></i><span style="font-weight: 400;">) sudah ada untuk BUP. Tinggal pembentukannya saja. Mudah-mudahan di tahun ini bisa terbentuk dan berdiri BUMD (Badan Usaha Milik Daerah, Red.) sendiri,” ungkapnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Lanjut Basri, ketika Bontang telah siap dengan BUP, maka ke depan tidak perlu lagi bekerja sama dengan PT Pelindo. Dia meyakini, ke depan pemkot bisa mengusahakan sarana prasarana pendukung terwujudnya BUP ini. “Selama ini (kerja sama Pelindo) karena kita kan belum siap,” tambah dia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Basri menyebut, keberadaan pelabuhan di Bontang masih membutuhkan banyak pengembangan ke depan. Termasuk yang berada di Tanjung Laut. Pengembangan ini dianggap perlu supaya bisa mendatangkan pendapatan masyarakat yang lebih baik lagi. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sementara itu Kepala KSOP Kelas II Bontang, Mukhlish Tohepaly menyatakan, BUP merupakan syarat mutlak bila pemkot ingin berpartisipasi dalam pengelolaan suatu terminal atau pelabuhan. Barulah kemudian BUP ini berkoordinasi dengan KSOP dalam hal pengelolaan pelabuhan. Kata dia, selama BUP belum dibuat, pemkot tak bisa mengelola pelabuhan secara mandiri.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Meski begitu, Mukhlish menyakini BUP bisa saja terbentuk dengan mengerahkan sumber daya yang dibutuhkan. “Saya yakin pemkot punya sumber daya untuk itu. Mungkin dia (pemkot,Red.) bisa menggunakan sumber daya dari mana saja kan,” tandas Mukhlish. </span><b>(luk/adv)</b></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ksop-dibentuk-wawali-impikan-bup-segera-terwujud/">KSOP Dibentuk, Wawali Impikan BUP Segera Terwujud</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua UPP Disatukan, KSOP Kelas II Bontang Dideklarasikan</title>
		<link>https://bontangpost.id/dua-upp-disatukan-ksop-kelas-ii-bontang-dideklarasikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2019 10:05:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Ksop kelas 2 Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=58006</guid>

					<description><![CDATA[<p>DUA unit penyelenggara pelabuhan (UPP) kelas I di Bontang disatukan menjadi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bontang. Penyatuan ini ditandai deklarasi KSOP Kelas II Bontang yang dirangkai pelepasan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Bontang, Selasa (22/1/2019). Dua UPP yang dijadikan satu tersebut adalah Kantor UPP Kelas [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dua-upp-disatukan-ksop-kelas-ii-bontang-dideklarasikan/">Dua UPP Disatukan, KSOP Kelas II Bontang Dideklarasikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400;">DUA unit penyelenggara pelabuhan (UPP) kelas I di Bontang disatukan menjadi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bontang. Penyatuan ini ditandai deklarasi KSOP Kelas II Bontang yang dirangkai pelepasan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Bontang, Selasa (22/1/2019).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dua UPP yang dijadikan satu tersebut adalah Kantor UPP Kelas I Tanjung Laut dan Kantor UPP Kelas I Loktuan. Dalam deklarasi yang bertempat di Ruang Pirus Hotel Grand Equator Bontang ini, dilakukan penandatangan berita acara serah terima jabatan. Dari Kepala Kantor UPP Tanjung Laut dan Kepala Kantor UPP Loktuan kepada Kepala KSOP Kelas II Bontang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Penyatuan dua Kantor UPP kelas I menjadi KSOP Kelas II Bontang ini sesuai mandat PM 76 tahun 2018 tentang perubahan kedua atas peraturan menteri perhubungan nomor PM 36 tahun 2012 tentang organisasi dan tata kerja KSOP. Sebagai pertimbangan efisiensi dan efektivitas pelayanan terhadap proses perizinan kapal-kapal yang keluar masuk perairan Bontang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Terkait perubahan ini, tentunya dari pihak Dirjen Perhubungan Laut mewakili pemerintah pusat, menganggap bahwa Bontang sudah harus naik kelas. Sehingga ini suatu apresiasi buat Bontang,” jelas Kepala KSOP Kelas II Bontang, Mukhlish Tohepaly yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Penjagaan Laut dan Pantai Tanjung Priok ini.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dalam sambutannya, Mukhlish yang baru bertugas di Kota Taman ini menyatakan bakal mengikuti irama kerja yang ada di lingkungan Pemkot Bontang. Pihaknya bakal pembenahan administrasi selama masa transisi perubahan dua Kantor UPP Kelas I menjadi KSOP Kelas II. Karena itu, dia meminta bantuan semua pihak di lingkungan Pemkot Bontang untuk memperlancar proses transisi.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sementara itu Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rasi mewakili Pemkot Bontang menyatakan, sangat mendukung deklarasi KSOP kelas II ini. Karena penyatuan Kantor UPP menjadi KSOP bertujuan memberikan pelayanan yang lebih terintegrasi, cepat, mudah, efisien, dan sesuai harapan masyarakat. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Di lain sisi dengan penggabungan UPP ini menjadi KSOP, semoga ke depan masyarakat mendapatkan kemudahan. Dalam berbagai urusan terkait kesyahbandaran di wilayah perairan Bontang. Serta dapat pula memberikan dorongan ekonomi serta investasi yang lebih besar di Bontang,” urai Basri dalam sambutannya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dia menyatakan, Pemkot Bontang berterima kasih pada Dirjen Perhubungan Laut atas dikabulkannya permintaan Pemkot Bontang untuk menggabungkan dua UPP kelas I menjadi KSOP kelas II. Menurut Basri, merger ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Untuk menjadikan perairan Indonesia terhubung dengan poros maritim dunia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Semoga di bawah kepemimpinan Pak Mukhlis Tohepaly selaku kepala kantor yang baru, dapat membawa semangat baru. Bagi seluruh aparatur di lingkungan KSOP Kelas II Bontang. Sehingga secara bersama-sama membangun integritas individu dan integritas organisasi,” harapnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dalam deklarasi ini, turut dilakukan pelepasan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Dirjen Perhubungan Laut Bontang. Salah satunya Kepala Kantor UPP Tanjung Laut, Mursidi, yang pindah tugas ke Bitung, Sulawesi Utara. Di tempat barunya, Mursidi menjabat Kepala KSOP Kelas II Bitung. </span><b>(luk/adv)</b></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dua-upp-disatukan-ksop-kelas-ii-bontang-dideklarasikan/">Dua UPP Disatukan, KSOP Kelas II Bontang Dideklarasikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
