<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Minyak goreng curah Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/minyak-goreng-curah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/minyak-goreng-curah/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jun 2022 06:42:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Minyak goreng curah Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/minyak-goreng-curah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wacana Penghapusan Minyak Goreng Curah, Pedagang Butuh Solusi</title>
		<link>https://bontangpost.id/wacana-penghapusan-minyak-goreng-curah-pedagang-butuh-solusi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lutfi Rahmatunnisa']]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jun 2022 07:30:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak goreng curah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=100898</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Wacana penghapusan minyak goreng curah bukan hal baru bagi sebagian pedagang. Khususnya pedagang Pasar Taman Rawa Indah. Bahar, salah seorang pedagang minyak goreng curah mengatakan penghapusan minyak goreng curah sudah diwacanakan sejak lama. Namun, hingga saat ini wacana tersebut belum terealisasi. &#8220;Sudah lama saya dengar itu. Nyatanya sampai sekarang enggak kejadian. Malah info [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wacana-penghapusan-minyak-goreng-curah-pedagang-butuh-solusi/">Wacana Penghapusan Minyak Goreng Curah, Pedagang Butuh Solusi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Wacana penghapusan minyak goreng curah bukan hal baru bagi sebagian pedagang. Khususnya pedagang Pasar Taman Rawa Indah.</p>
<p>Bahar, salah seorang pedagang minyak goreng curah mengatakan penghapusan minyak goreng curah sudah diwacanakan sejak lama. Namun, hingga saat ini wacana tersebut belum terealisasi.</p>
<p>&#8220;Sudah lama saya dengar itu. Nyatanya sampai sekarang enggak kejadian. Malah info yang baru saya dengar 31 Juni ini pemerintah sudah menerapkan larangan jual minyak curah,&#8221; ujarnya, Minggu (19/6/2022).</p>
<p>Bahar mengaku minyak goreng curah lebih diminati pembeli sebab harganya lebih ekonomis dan tidak mudah menyerap ke masakan. Meski begitu, ia tidak keberatan bila wacana tersebut diterapkan.</p>
<p>&#8220;Kalau saya ikut saja apa kata pemerintah. Asalkan diberi solusi. Misalnya saja penyetaraan minyak goreng kemasan dengan minyak goreng curah,&#8221; akunya.</p>
<p>Di tokonya, satu liter minyak goreng curah dihargai Rp 10 ribu sedangkan ukuran 1,5 liter dikenai harga Rp 25 ribu. Sementara minyak goreng kemasan ukuran 1 liter dijual dengan harga Rp 25 ribu dan ukuran 1,5 liter seharga Rp 47 ribu.</p>
<p>Berbeda dengan Bahar, pedagang minyak goreng curah lainnya Sukmawati mengaku akan tetap berjualan minyak goreng curah meski dilarang. Hal itu ia lakukan sebab peminat minyak goreng curah lebih banyak ketimbang minyak goreng kemasan.</p>
<p>&#8220;Saya tetap jual. Mau bagaimana pembeli banyak yang beli minyak goreng curah. Toh, itu bukan subsidi juga,&#8221; ucap Sukmawati.</p>
<p>Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Perdagangan Disprindagkop Bontang Nurhidayah tidak menampik adanya informasi tersebut. Tapi pihaknya belum bisa bertindak lebih lanjut. Lantaran belum ada instruksi resmi dari pemerintah pusat.</p>
<p>&#8220;Informasi yang diterima pedagang kalau bulan ini sudah diterapkan itu tidak benar. Surat edaran resminya saja kami belum terima. Toh pun diterapkan itu secara bertahap,&#8221;  jelasnya.</p>
<p>Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah akan menghilangkan peredaran minyak goreng curah secara bertahap. Alasannya karena minyak goreng curah dinilai kurang baik untuk dikonsumsi.</p>
<p>“Kami minta secara bertahap tidak ada lagi minyak curah. Jadi, sekarang kemasan semua, karena minyak goreng curah itu kurang higienis,” kata Menko Luhut.</p>
<p>Dia menyebut pemerintah tengah mendorong pengusaha untuk menyiapkan minyak goreng kemasan dengan harga tetap. “Jadi, kita minta nanti secara bertahap tidak ada lagi (minyak goreng) curah. Jadi, sekarang kemasan semua, itu yang sedang kita kerjakan dan banyak pengusaha akan melakukan ke sana dengan harga tetap,” jelasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wacana-penghapusan-minyak-goreng-curah-pedagang-butuh-solusi/">Wacana Penghapusan Minyak Goreng Curah, Pedagang Butuh Solusi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beli Minyak Goreng Curah Bakal Pakai QR Code</title>
		<link>https://bontangpost.id/beli-minyak-goreng-curah-bakal-pakai-qr-code/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2022 08:30:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak goreng curah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=100559</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Pemerintah segera menerapkan sistem QR code untuk pembelian minyak goreng curah. Hal ini untuk memperbaiki tata kelola distribusi minyak goreng dan mencegah kelangkaan ke depan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan pemerintah mengembangkan sistem serupa aplikasi PeduliLindungi untuk pembelian minyak goreng dengan imigrasi program Sistem Informasi Minyak Goreng Curah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/beli-minyak-goreng-curah-bakal-pakai-qr-code/">Beli Minyak Goreng Curah Bakal Pakai QR Code</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Pemerintah segera menerapkan sistem QR code untuk pembelian minyak goreng curah. Hal ini untuk memperbaiki tata kelola distribusi minyak goreng dan mencegah kelangkaan ke depan.</p>
<p>Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan pemerintah mengembangkan sistem serupa aplikasi PeduliLindungi untuk pembelian minyak goreng dengan imigrasi program Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (Simirah) 1.0 ke 2.0 yang sedang berjalan.</p>
<p>&#8220;Pengendalian pembelian minyak goreng pun akan menggunakan aplikasi (seperti) PeduliLindungi melalui scan QR code dengan penyesuaian yang telah dilakukan. QR code, juga saya sudah dilaporkan kita akan mulai segera ke depan ini,&#8221; ujar Luhut.</p>
<p>Luhut menerangkan semua pelaku usaha Crude Palm Oil (CPO), wajib terdaftar di sistem Simirah. Nantinya, sistem ini akan menjadi superapps untuk mengatasi pengelolaan minyak goreng dari hulu dan hilir.</p>
<p>Dengan sistem Simirah, pemerintah berharap jalur distribusi dapat berjalan dengan normal dan harga minyak goreng curah yang sudah berlangsung dapat terus menuju ke harga Rp 14 ribu per liter. Pasalnya, dari laporan masih ada di sejumlah daerah harga minyak goreng curah di atas Rp14 ribu per liter.</p>
<p>&#8220;Sekarang sudah banyak daerah yang terus menurun dan memang tadi Bapak Kapolri baru menyampaikan masih ada harga di Rp16 ribu dan Rp17 ribu tapi sedikit dan sudah banyak sekarang Rp14 ribu dan Rp15 ribu (per liter),&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Menurut Luhut, berbagai kebijakan yang telah dibuat pemerintah hari ini tentu tidak bisa menyenangkan semua pihak. Kendati, begitu hal tersebut untuk menyeimbangkan CPO dan minyak goreng sesuai target pemerintah.</p>
<p>&#8220;Berbagai kebijakan pemerintah yang telah dibuat hari ini pastinya tidak dapat menyenangkan semua pihak. Kami akan terus berusaha, mengevaluasi dan menyempurnakan kebijakan ini agar dapat berjalan dengan sebaik-baiknya,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Luhut juga memastikan bahwa pemerintah segera menjalankan audit terutama bagi perusahaan yang tidak mendukung dan berperan dalam program Simirah.</p>
<p>&#8220;Kita sudah mem-pinpoint beberapa perusahaan yang kelihatan main-main. Saya sudah minta dan sudah tanda tangan suratnya. Saya sudah berikan kepada BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) dan BPKP sudah terima dan mereka sudah mulai bekerja dalam waktu dekat ini,&#8221; ujarnya. <strong>(cnn)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/beli-minyak-goreng-curah-bakal-pakai-qr-code/">Beli Minyak Goreng Curah Bakal Pakai QR Code</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beli Minyak Goreng Curah Wajib Pakai KTP</title>
		<link>https://bontangpost.id/beli-minyak-goreng-curah-wajib-pakai-ktp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 May 2022 07:00:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Beli minyak goreng pakai KTP]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak goreng curah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=99689</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan masyarakat wajib menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk membeli minyak goreng curah. &#8220;Distribusi pasar juga akan menggunakan sistem pembelian yang berbasis KTP,&#8221; ungkap Airlangga dalam konferensi pers secara daring, Jumat (20/5). Ia mengatakan kebijakan ini sengaja diterapkan agar penyaluran minyak goreng curah sesuai kuota dan tepat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/beli-minyak-goreng-curah-wajib-pakai-ktp/">Beli Minyak Goreng Curah Wajib Pakai KTP</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan masyarakat wajib menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk membeli minyak goreng curah.</p>
<p>&#8220;Distribusi pasar juga akan menggunakan sistem pembelian yang berbasis KTP,&#8221; ungkap Airlangga dalam konferensi pers secara daring, Jumat (20/5).</p>
<p>Ia mengatakan kebijakan ini sengaja diterapkan agar penyaluran minyak goreng curah sesuai kuota dan tepat sasaran.</p>
<p>Sementara, pemerintah juga akan memonitor jumlah pasokan minyak goreng curah melalui Sistem Teknologi Digital Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (Simirah).</p>
<p>&#8220;Sekali lagi ketersediaan pasokan akan terus dimonitor melalui aplikasi digital yang ada di Kementerian Perindustrian yang disebut dengan Simirah,&#8221; ujar Airlangga.</p>
<p>Nantinya, sambung Airlangga, Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan membuat aturan teknis untuk menjamin ketersediaan bahan baku minyak goreng di dalam negeri.</p>
<p>Sejak pelarangan sementara ekspor diberlakukan, melalui Permendag Nomor 22 Tahun 2022, pemerintah, BUMN, dan pihak swasta terus melakukan berbagai upaya untuk pemenuhan pasokan, serta penurunan harga minyak goreng curah.</p>
<p>Sebelum pelarangan sementara ekspor migor diberlakukan, pasokan migor curah pada Maret 2022, hanya sebesar 64.626,52 ton atau setara 33,2 persen dari kebutuhan nasional. Sementara itu, setelah pemberlakuan Permendag 22 Tahun 2022, pasokan minyak goreng curah meningkat 108,74 persen dari kebutuhan nasional atau sebesar 211.638,65 ton. Pasokan itu lebih besar 17.004 ton dari kebutuhan nasional sebesar 194.634 ton. <strong>(cnn)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/beli-minyak-goreng-curah-wajib-pakai-ktp/">Beli Minyak Goreng Curah Wajib Pakai KTP</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Masih di Atas HET, Minyak Goreng Curah Sepi Pembeli</title>
		<link>https://bontangpost.id/harga-masih-di-atas-het-minyak-goreng-curah-sepi-pembeli/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2022 04:00:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[minyak goreng]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak goreng curah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=97755</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Sejumlah pedagang terpaksa menjual minyak goreng curah di atas harga eceran tertinggi (HET). Nuria pedagang di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) mengaku menjual untuk kemasan 1,5 liter dengan harga Rp 30 ribu. Adapun kemasan botol 600 mililiter dipatok Rp 12 ribu. Padahal sesuai kebijakan HET ditetapkan per liternya Rp 14 ribu atau 15.500 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/harga-masih-di-atas-het-minyak-goreng-curah-sepi-pembeli/">Harga Masih di Atas HET, Minyak Goreng Curah Sepi Pembeli</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Sejumlah pedagang terpaksa menjual minyak goreng curah di atas harga eceran tertinggi (HET). Nuria pedagang di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) mengaku menjual untuk kemasan 1,5 liter dengan harga Rp 30 ribu. Adapun kemasan botol 600 mililiter dipatok Rp 12 ribu. Padahal sesuai kebijakan HET ditetapkan per liternya Rp 14 ribu atau 15.500 rupiah untuk tiap kilogram.</p>
<p>Kepada <em>Kaltim Post (induk bontangpost.id)</em>, ia menyatakan mengambil suplai itu dari sejumlah toko besar di Kota Taman. Dengan harga Rp 17.500 untuk tiap satu liternya. Ia mengaku heran dengan harga yang ditetapkan dari toko pengambilannya itu. Kondisi ini menyebabkan animo masyarakat untuk membeli minyak curah masih rendah.</p>
<p>“Kebanyakan warga masih memiliki stok dari hasil penyaluran yang dilakukan perusahaan beberapa waktu lalu,” kata Nuria.</p>
<p>Terakhir ia menyetok komoditas ini yakni empat hari lalu. Mengambil 200 liter sekaligus. Namun hingga saat ini belum ada barang yang laku. Ia pun tidak berani mengambil suplai lagi dalam waktu dekat. “Pelanggan pun biasanya juga ambil dua liter tetapi ini belum ada,” ucapnya.</p>
<p>Sementara Kabid Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Muhammad Ihsan mengatakan pasokan minyak curah masih terbilang aman. Artinya tidak ada kelangkaan. Karena pasokan itu diambil dari salah satu perusahaan CPO di Bontang.</p>
<p>“Ini sedikit pengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan minyak di Bontang,” kata Ihsan.</p>
<p>Akan tetapi terkait harga memang tidak stabil. Ia mengaku di tingkat distributor patokan yang diberikan sudah tinggi. Sehingga tidak menampik bahwa fakta di lapangan ada pedagang yang menjual di atas HET. DKP3 akan terus memantau dan melakukan pendataan. Harapannya bisa dijual dengan ketentuan yang ada.</p>
<p>“Kami akan bekerja sama dengan Diskop-UKMP untuk melaksanakan pembinaan,” terangnya.</p>
<p>Ihsan menjelaskan pemeritah saat ini hanya bisa mengimbau kepada pedagang untuk menjual sesuai ketentuan. DKP3 juga bakal melakukan koordinasi dengan PT Energi Unggul Persada (EUP) untuk menggelar kegiatan pangan murah.</p>
<p>“Salah satu yang dilibatkan ialah perusahaan itu untuk menyediakan minyak gorengnya. Sehingga kestabilan harga sesuai HET masalah minyak curah itu bisa diatasi,” pungkasnya. <strong>(*/ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/harga-masih-di-atas-het-minyak-goreng-curah-sepi-pembeli/">Harga Masih di Atas HET, Minyak Goreng Curah Sepi Pembeli</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
