<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Natal dan tahun baru Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/natal-dan-tahun-baru/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/natal-dan-tahun-baru/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 Dec 2023 06:14:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Natal dan tahun baru Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/natal-dan-tahun-baru/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polres Bontang Siagakan Personel, Antisipasi Pesta Meras dan Sabu Jelang Nataru</title>
		<link>https://bontangpost.id/polres-bontang-siagakan-personel-antisipasi-pesta-meras-dan-sabu-jelang-nataru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jelita Nur Khasanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Dec 2023 06:14:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Natal dan tahun baru]]></category>
		<category><![CDATA[nataru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=121819</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Polres Bontang bakal melakukan pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 selama 12 hari, mulai 22 Desember hingga 2 Januari 2024 mendatang. Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya mengatakan, pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan. &#8220;Kami terjunkan sekitar 49 personel. Tidak sebatas pada jumlah tersebut, tetapi akan kami maksimalkan pengamanannya. Hampir dua per tiga [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polres-bontang-siagakan-personel-antisipasi-pesta-meras-dan-sabu-jelang-nataru/">Polres Bontang Siagakan Personel, Antisipasi Pesta Meras dan Sabu Jelang Nataru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Polres Bontang bakal melakukan pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 selama 12 hari, mulai 22 Desember hingga 2 Januari 2024 mendatang.</p>
<p>Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya mengatakan, pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan.</p>
<p>&#8220;Kami terjunkan sekitar 49 personel. Tidak sebatas pada jumlah tersebut, tetapi akan kami maksimalkan pengamanannya. Hampir dua per tiga kekuatan kami,&#8221; katanya, Kamis (14/12/2023).</p>
<p>Ia menjelaskan, sejumlah pos jaga pun didirikan. Hanya terdapat perbedaan dari tahun sebelumnya.</p>
<p>Di antaranya pos terpadu tahun ini berada di Simpang Ramayana. Sementara pos di Gapura Selamat Datang dialihkan menjadi mobile.</p>
<p>Adapun beberapa hal menjadi atensi dalam pengamanan, seperti antisipasi pesta minuman keras, hingga penyalahgunaan narkoba.</p>
<p>&#8220;Mengingat waktu-waktu tersebut tergolong rawan,&#8221; lanjut dia.</p>
<p>Selain itu, pesta kembang api pun dilarang. Mengingat Kota Bontang sebagai kota industri, sehingga tingkat kerawanan lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain.</p>
<p>&#8220;Kami akan lakukan sosialisasi dan imbauan yang mengarah pada larangan. Syukur-syukur kalau Pak Wali Kota juga mengeluarkan surat edaran,&#8221; tandasnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polres-bontang-siagakan-personel-antisipasi-pesta-meras-dan-sabu-jelang-nataru/">Polres Bontang Siagakan Personel, Antisipasi Pesta Meras dan Sabu Jelang Nataru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Amankan Natal, Dirikan 20 Pos</title>
		<link>https://bontangpost.id/amankan-natal-dirikan-20-pos/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2018 09:40:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[gereja]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[Natal dan tahun baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=56726</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Pengawasan gereja di Bontang ditingkatkan jelang perayaan Natal. Ketua Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Bontang Pendeta Timotius Oko Yuri Widodo mengajak umat Kristiani untuk lebih peka terhadap situasi sekitar. “Gereja perlu untuk berkoordinasi dengan aparat keamanan jika menggelar ibadah maupun perayaan Natal,” kata Widodo. Ia mengimbau kepada jemaat agar melakukan deteksi secara dini. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/amankan-natal-dirikan-20-pos/">Amankan Natal, Dirikan 20 Pos</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANG –</strong> Pengawasan gereja di Bontang ditingkatkan jelang perayaan Natal. Ketua Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Bontang Pendeta Timotius Oko Yuri Widodo mengajak umat Kristiani untuk lebih peka terhadap situasi sekitar.</p>
<p>“Gereja perlu untuk berkoordinasi dengan aparat keamanan jika menggelar ibadah maupun perayaan Natal,” kata Widodo.</p>
<p>Ia mengimbau kepada jemaat agar melakukan deteksi secara dini. Terutama terhadap orang asing yang mencurigakan. Namun, gembala GPPS Jemaat Loktuan ini berharap agar suasana Natal di Bontang berjalan kondusif. “Semoga Natal tahun ini penuh dengan damai,” harapnya.</p>
<p>Setelah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian, nantinya terdapat 20 pos pengamanan yang tersebar di dekat gereja. Terutama gereja yang memiliki jemaat dengan jumlah besar.</p>
<p>“Saya belum mengerti titiknya di mana saja. Tetapi gereja dengan jumlah jemaat besar secara otomatis akan dibangun pos di situ,” tuturnya.</p>
<p>Petugas pengaman nantinya juga akan melarang sepeda motor parkir mendekati bangunan gereja. Meski diakui Widodo kebijakan ini membuat tidak nyaman jemaat.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Polres Bontang terus mematangkan persiapan Operasi Lilin Mahakam 2018. Itu untuk mengamankan kelancaran jelang Natal dan tahun baru.</p>
<p>Polres Bontang juga menurunkan personel di setiap Gereja. Tempat ibadah yang dinilai cukup rawan lebih diperketat. Termasuk mengatur parkir kendaraan baik motor maupun mobil.</p>
<p>Meski demikian, pihaknya tetap mempersiapkan dan mengatisipasi. Belajar dari pengalaman di Surabaya, kendaraan motor tak boleh langsung masuk ke pintu gereja. “Radiusnya disesuaikan dengan kondisi gereja. Jika luas, maka bisa sampai 100 meter. Yang jelas tak ada motor langsung parkir di gereja,” kata Kapolres Bontang, AKBP Siswanto Mukti. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/amankan-natal-dirikan-20-pos/">Amankan Natal, Dirikan 20 Pos</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Daging Ayam Naik</title>
		<link>https://bontangpost.id/jelang-natal-dan-tahun-baru-harga-daging-ayam-naik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Nov 2018 09:20:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bontang]]></category>
		<category><![CDATA[harga ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Natal dan tahun baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=54532</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Setelah mengalami penurunan beberapa pekan lalu, harga daging ayam di beberapa pasar mulai merangkak naik. Ini kerap terjadi jelang perayaan Natal dan tahun baru. Sumarsih, pedagang di Pasar Telihan mengatakan, kenaikan harga sudah terjadi sejak dua hari lalu. Untuk ayam dengan berat 1,3 kilogram dijual Rp 38 ribu. “Padahal dua minggu lalu harganya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jelang-natal-dan-tahun-baru-harga-daging-ayam-naik/">Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Daging Ayam Naik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANG –</strong> Setelah mengalami penurunan beberapa pekan lalu, harga daging ayam di beberapa pasar mulai merangkak naik. Ini kerap terjadi jelang perayaan Natal dan tahun baru.</p>
<p>Sumarsih, pedagang di Pasar Telihan mengatakan, kenaikan harga sudah terjadi sejak dua hari lalu. Untuk ayam dengan berat 1,3 kilogram dijual Rp 38 ribu. “Padahal dua minggu lalu harganya Rp 35 ribu per potongnya,” kata Sumarsih kepada <em>Bontang Post</em> saat ditemui di lapaknya, Sabtu (17/11).</p>
<p>Sementara untuk berat 1,4 kilogram dijual Rp 40 ribu per potongnya. Namun untuk ukuran besar yakni 1,9 kilogram masih berkisar Rp 55 ribu. Harga tersebut masih sama dengan sebelumnya. “Kami pilah berdasarkan ukuran secara kasat mata. Dari pembagian ini kami bisa mendapatkan untung meskipun jumlahnya kecil,” ucapnya.</p>
<p>Ia meminta kepada pemerintah daerah melalui OPD terkait untuk menekan supaya kenaikan tidak bertambah. Pasalnya, bagi warga yang tak mampu akan kesulitan dengan patokan yang melebihi harga normal. “Kasihan jualnya kalau harga segini. Apalagi banyak orang yang tak mampu beli,” ungkapnya.</p>
<p>Di sisi lain, dia mengaku pasokan daging ayam tidak mengalami penurunan. Ia mengaku mengambil dari pengepul yang berada di sekitar Bontang.</p>
<p>Kenaikan harga ini pun tidak menurunkan jumlah pembelian konsumen. Dia diuntungkan karena sudah memiliki banyak pelanggan tetap. Saat ini, ia mampu menjual 150 potong per harinya.</p>
<p>Angga pedagang daging ayam di Pasar Rawa Indah membenarkan terjadinya kenaikan harga. Bahkan, kenaikan ini telah berlangsung sejak pekan lalu. “Tiap hari naik Rp 500 dalam sepekan ini,” kata Angga.</p>
<p>Ia mengaku menjual daging ayam untuk ukuran 1,3 kilogram dengan harga Rp 40 ribu. Sementara ukuran sedang yakni berat 1,5 kilogram dipatok Rp 45 ribu per potongnya.</p>
<p>“Saya mendapatkan informasi harga daging ayam akan mencapai Rp 60 ribu nantinya untuk ukuran sedang,” imbuhnya.</p>
<p>Angga berujar kenaikan harga berasal dari pengepul di Bontang. Sebelumnya ia membeli dengan harga Rp 21 ribu per kilogramnya. Akan tetapi saat ini pengepul telah mematok Rp 24 ribu. “Kondisinya itu masih (ayam) hidup, sehingga perlu dibersihkan terlebih dahulu,” pungkasnya. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jelang-natal-dan-tahun-baru-harga-daging-ayam-naik/">Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Daging Ayam Naik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Natal dan Tahun Baru, Tiga Bahan Pokok Alami Kenaikan</title>
		<link>https://bontangpost.id/jelang-natal-dan-tahun-baru-tiga-bahan-pokok-alami-kenaikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Dec 2017 03:50:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[harga bahan pokok]]></category>
		<category><![CDATA[Natal dan tahun baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=26633</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG –Sebanyak tiga komoditi yang masuk sembilan bahan pokok yakni telur ayam ras, ayam potong, dan daging sapi mengalami kenaikan hingga belasan ribu. Kenaikan tersebut disebabkan karena beberapa alasan, salah satunya stok barang yang dikirim dari Pulau Jawa. Hal ini diketahui setelah Satgas Pangan gabungan dari Polres Bontang, Disperindagkop Bontang, serta DKPPP Bontang melakukan monitoring [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jelang-natal-dan-tahun-baru-tiga-bahan-pokok-alami-kenaikan/">Jelang Natal dan Tahun Baru, Tiga Bahan Pokok Alami Kenaikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG –Sebanyak tiga komoditi yang masuk sembilan bahan pokok yakni telur ayam ras, ayam potong, dan daging sapi mengalami kenaikan hingga belasan ribu. Kenaikan tersebut disebabkan karena beberapa alasan, salah satunya stok barang yang dikirim dari Pulau Jawa.</p>
<p>Hal ini diketahui setelah Satgas Pangan gabungan dari Polres Bontang, Disperindagkop Bontang, serta DKPPP Bontang melakukan monitoring harga bahan pokok di 16 titik. Mulai dari 3 pasar hingga para distributor barang dan beberapa toko modern, Kamis (14/12) kemarin.</p>
<p>Kapolres Bontang, AKBP Dedi Agustono melalui Kasat Reskrim Polres Bontang Iptu Rihard Nixon mengatakan, pihaknya melaksanakan pemantauan harga sembako juga stok sembako jelang Natal dan Tahun Baru 2018. “Apakah di pasar ada kelangkaan komoditi atau ada kenaikkan harga, makanya hari ini Satgas Pangan Polres Bontang melakukan monitoring harga,” jelas Rihard, usai monitoring harga dan stok di Polres Bontang, Kamis (14/12) kemarin.</p>
<p>Hasil monitoring pun, didapatkan 3 komoditi yang mengalami kenaikan harga. Dimulai dari telur ayam ras yang harga sebelumnya Rp 36 ribu per piring, saat ini naik menjadi Rp 48 ribu. Sehingga ada kenaikan sebesar Rp 12 ribu per piringnya. Kemudian daging sapi, yang sebelumnya dijual pedagang seharga Rp 130 ribu, hasil pengecekan naik menjadi Rp 135 ribu per kilogram. Artinya kenaikan daging sebesar Rp 5 ribu. Dan yang terakhir yakni ayam potong yang sebelumnya harga Rp 40 ribu per ekor, hasil pengecekan naik menjadi Rp 55 ribu perkilogram, sehingga kenaikannya mencapai Rp 15 ribu per kilogram. “Sedangkan untuk sembako lainnya masih normal, seperti gula, tepung, bawang merah, bawang putih,” ungkapnya.</p>
<p>Penyebab kenaikan pun diklaim pedagang dikarenakan barang yang berasal dari Pulau Jawa, sementara untuk stok masih terbilang aman. Meski demikian, Rihard mengaku akan berkoordinasi lagi dengan Pemkot Bontang, apakah perlu dilakukan operasi pasar atau tidak. “Itu (operasi pasar, Red.) ranahnya pemkot, karena ini juga berkaitan dengan anggaran,” terang dia.</p>
<p>Rihard mengatakan, pihaknya akan mengingatkan pasar agar mereka kembali kepada harga eceran tertinggi (het) yang mengacu pada Permendagri nomor 27. Tetapi memang, pihaknya akan melakukan dengan cara persuasif dulu. “Hal ini dilakukan agar tidak ada spekulan yang menaikkan harga sendiri. Jadi HET yang telah diatur itu harus diikuti oleh mereka,” ujarnya.</p>
<p>Kata dia, pengecekan atau monitoring harga dan stok dilakukan secara berkala. Disebutkan sejak Hari Raya Idul Fitri beberapa waktu lalu, Satgas Pangan tetap melakukan monitoring harga sembako. “Namun ini juga diantisipasi mengingat sudah dekatnya momen Natal dan akhir tahun. Karena disinilah biasanya para spekulan mencoba menaikkan harga bahan pokok. Makanya ini kami pantau, harapannya agar jangan sampai ada yang menaikkan harga dan kelangkaan pangan di lapangan,” pungkasnya. (mga)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jelang-natal-dan-tahun-baru-tiga-bahan-pokok-alami-kenaikan/">Jelang Natal dan Tahun Baru, Tiga Bahan Pokok Alami Kenaikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
