• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Jelang Natal dan Tahun Baru, Tiga Bahan Pokok Alami Kenaikan

by BontangPost
15 Desember 2017, 11:50
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
MONITORING HARGA: Satgas Pangan Polres Bontang, Diskop-UMKM Bontang, dan Dinas Ketahanan Pangan saat sedang memonitor harga bahan pokok di Pasar Rawa Indah, Kamis (14/12) kemarin.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

MONITORING HARGA: Satgas Pangan Polres Bontang, Diskop-UMKM Bontang, dan Dinas Ketahanan Pangan saat sedang memonitor harga bahan pokok di Pasar Rawa Indah, Kamis (14/12) kemarin.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG –Sebanyak tiga komoditi yang masuk sembilan bahan pokok yakni telur ayam ras, ayam potong, dan daging sapi mengalami kenaikan hingga belasan ribu. Kenaikan tersebut disebabkan karena beberapa alasan, salah satunya stok barang yang dikirim dari Pulau Jawa.

Hal ini diketahui setelah Satgas Pangan gabungan dari Polres Bontang, Disperindagkop Bontang, serta DKPPP Bontang melakukan monitoring harga bahan pokok di 16 titik. Mulai dari 3 pasar hingga para distributor barang dan beberapa toko modern, Kamis (14/12) kemarin.

Kapolres Bontang, AKBP Dedi Agustono melalui Kasat Reskrim Polres Bontang Iptu Rihard Nixon mengatakan, pihaknya melaksanakan pemantauan harga sembako juga stok sembako jelang Natal dan Tahun Baru 2018. “Apakah di pasar ada kelangkaan komoditi atau ada kenaikkan harga, makanya hari ini Satgas Pangan Polres Bontang melakukan monitoring harga,” jelas Rihard, usai monitoring harga dan stok di Polres Bontang, Kamis (14/12) kemarin.

Baca Juga:  Dewan Minta Pemkot Jaga Kestabilan Harga dan Stok Bahan Pokok

Hasil monitoring pun, didapatkan 3 komoditi yang mengalami kenaikan harga. Dimulai dari telur ayam ras yang harga sebelumnya Rp 36 ribu per piring, saat ini naik menjadi Rp 48 ribu. Sehingga ada kenaikan sebesar Rp 12 ribu per piringnya. Kemudian daging sapi, yang sebelumnya dijual pedagang seharga Rp 130 ribu, hasil pengecekan naik menjadi Rp 135 ribu per kilogram. Artinya kenaikan daging sebesar Rp 5 ribu. Dan yang terakhir yakni ayam potong yang sebelumnya harga Rp 40 ribu per ekor, hasil pengecekan naik menjadi Rp 55 ribu perkilogram, sehingga kenaikannya mencapai Rp 15 ribu per kilogram. “Sedangkan untuk sembako lainnya masih normal, seperti gula, tepung, bawang merah, bawang putih,” ungkapnya.

Baca Juga:  Telur Naik, Harga Tembus Rp 60 Ribu 

Penyebab kenaikan pun diklaim pedagang dikarenakan barang yang berasal dari Pulau Jawa, sementara untuk stok masih terbilang aman. Meski demikian, Rihard mengaku akan berkoordinasi lagi dengan Pemkot Bontang, apakah perlu dilakukan operasi pasar atau tidak. “Itu (operasi pasar, Red.) ranahnya pemkot, karena ini juga berkaitan dengan anggaran,” terang dia.

Rihard mengatakan, pihaknya akan mengingatkan pasar agar mereka kembali kepada harga eceran tertinggi (het) yang mengacu pada Permendagri nomor 27. Tetapi memang, pihaknya akan melakukan dengan cara persuasif dulu. “Hal ini dilakukan agar tidak ada spekulan yang menaikkan harga sendiri. Jadi HET yang telah diatur itu harus diikuti oleh mereka,” ujarnya.

Baca Juga:  Harga Telur di Bontang Meroket

Kata dia, pengecekan atau monitoring harga dan stok dilakukan secara berkala. Disebutkan sejak Hari Raya Idul Fitri beberapa waktu lalu, Satgas Pangan tetap melakukan monitoring harga sembako. “Namun ini juga diantisipasi mengingat sudah dekatnya momen Natal dan akhir tahun. Karena disinilah biasanya para spekulan mencoba menaikkan harga bahan pokok. Makanya ini kami pantau, harapannya agar jangan sampai ada yang menaikkan harga dan kelangkaan pangan di lapangan,” pungkasnya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: harga bahan pokokNatal dan tahun baru
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

HOAX!!! Blog Provokatif Pelintir Pernyataan Wapres

Next Post

Diskes Sebut Bontang Bebas Difteri

Related Posts

Polres Bontang Siagakan Personel, Antisipasi Pesta Meras dan Sabu Jelang Nataru
Bontang

Polres Bontang Siagakan Personel, Antisipasi Pesta Meras dan Sabu Jelang Nataru

14 Desember 2023, 14:14
Harga Telur di Bontang Meroket
Bontang

Harga Telur di Bontang Meroket

2 Januari 2022, 17:00
Jalan Poros Bontang Rusak, Harga Bahan Pokok Berpotensi Naik
Bontang

Jalan Poros Bontang Rusak, Harga Bahan Pokok Berpotensi Naik

17 April 2021, 20:00
Jelang Idulfitri, Harga Bawang Merah dan Daging Ayam Ras Meroket
Bontang

Jelang Idulfitri, Harga Bawang Merah dan Daging Ayam Ras Meroket

20 Mei 2020, 13:30
Imbas Korona, Harga Jahe Naik Hingga Rp 50 Ribu
Bontang

Imbas Korona, Harga Jahe Naik Hingga Rp 50 Ribu

20 Maret 2020, 08:00
Untuk memastikan harga dan ketersediaan stok bahan pokok, dilakukan monitoring di pasar sementara Rawa Indah. (Arsyad/Bontangpost.id)
Bontang

Jelang Lebaran Idulfitri, Harga Sembako Normal

28 Mei 2019, 13:29

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.