<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perumda AUJ Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/perumda-auj-bontang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/perumda-auj-bontang/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Feb 2026 00:17:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Perumda AUJ Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/perumda-auj-bontang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perumda AUJ Bontang Tercatat Punya Utang Rp948 Juta, Libatkan Lima Perusahaan</title>
		<link>https://bontangpost.id/perumda-auj-bontang-tercatat-punya-utang-rp948-juta-libatkan-lima-perusahaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 00:17:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda AUJ Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=147329</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Berdasarkan laporan audit tahun 2024, kondisi keuangan Perumda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) masih belum stabil. Kantor akuntan publik mencatat BUMD tersebut memiliki utang jangka panjang sebesar Rp948.020.000. Utang tersebut tercatat kepada lima perusahaan. Nilai terbesar merupakan kewajiban kepada PT Bontang Karya Utamindo (BKU) sebesar Rp450 juta. PT BKU sendiri diketahui merupakan anak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perumda-auj-bontang-tercatat-punya-utang-rp948-juta-libatkan-lima-perusahaan/">Perumda AUJ Bontang Tercatat Punya Utang Rp948 Juta, Libatkan Lima Perusahaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="989485eb-5182-42d3-960b-e678c8f2f1c7" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="95" data-end="265" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; </strong><span style="font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;">Berdasarkan laporan audit tahun 2024, kondisi keuangan Perumda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) masih belum stabil. Kantor akuntan publik mencatat BUMD tersebut memiliki utang jangka panjang sebesar Rp948.020.000.</span></p>
<div class="flex flex-col text-sm pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:d41819cd-ff66-4a49-9206-16689a8ced15-3" data-testid="conversation-turn-8" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="0a0656e9-8113-4941-8683-fece5cfab563" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="397" data-end="602">Utang tersebut tercatat kepada lima perusahaan. Nilai terbesar merupakan kewajiban kepada PT Bontang Karya Utamindo (BKU) sebesar Rp450 juta. PT BKU sendiri diketahui merupakan anak usaha dari Perumda AUJ.</p>
<p data-start="604" data-end="821">Selain itu, Perumda AUJ juga memiliki utang kepada PT Jasa Amanah Bontang sebesar Rp270 juta, PT Laut Bontang Bersinar Rp175 juta, PT MMPEA PI 10 persen Rp30.520.000, serta PT Bontang Berkah Jaya sebesar Rp22.500.000.</p>
<p data-start="823" data-end="1154">Adi Darmawan dalam laporan auditnya menjelaskan bahwa utang jangka panjang tersebut merupakan setoran modal atau investasi penyertaan Perumda AUJ kepada perusahaan-perusahaan tersebut. Manajemen Perumda AUJ mengakui keberadaan utang tersebut berdasarkan laporan keuangan audit tahun-tahun sebelumnya serta akta pendirian perseroan.</p>
<p data-start="1156" data-end="1414">Namun, berdasarkan hasil wawancara dengan manajemen baru Perumda AUJ, secara historis mereka belum sepenuhnya memahami latar belakang munculnya utang tersebut. Bahkan, dokumen pendukung yang lengkap atas saldo utang jangka panjang itu disebut belum tersedia.</p>
<p data-start="1416" data-end="1542">“Kami merekomendasikan agar dilakukan penelusuran dan inventarisasi atas nilai saldo utang jangka panjang tersebut,” ujar Adi.</p>
<p data-start="1544" data-end="1822">Manajemen Perumda AUJ juga diminta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keakuratan saldo utang. Hal ini diperkuat oleh pernyataan PT BKU dalam konfirmasi piutang dan utang, yang menyebut masih memerlukan penjelasan rinci beserta dokumen pendukung dari Perumda AUJ.</p>
<p data-start="1824" data-end="2007">Disebutkan pula bahwa manajemen PT BKU saat ini menghadapi persoalan serupa, yakni keterbatasan data historis dan dokumen pendukung terkait piutang dan utang antara kedua belah pihak.</p>
<p data-start="2009" data-end="2150" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Hingga berita ini diterbitkan, direksi Perumda AUJ belum memberikan konfirmasi. Upaya komunikasi yang dilakukan belum membuahkan respons. <strong>(ak)</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="z-0 flex min-h-[46px] justify-start"></div>
<div class="mt-3 w-full empty:hidden">
<div class="text-center"></div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute bottom-0" aria-hidden="true" data-edge="true"></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perumda-auj-bontang-tercatat-punya-utang-rp948-juta-libatkan-lima-perusahaan/">Perumda AUJ Bontang Tercatat Punya Utang Rp948 Juta, Libatkan Lima Perusahaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Audit Bongkar Masalah Keuangan Perumda AUJ Bontang; Deposito Tak Jelas, Piutang Ratusan Juta Macet</title>
		<link>https://bontangpost.id/audit-bongkar-masalah-keuangan-perumda-auj-bontang-deposito-tak-jelas-piutang-ratusan-juta-macet/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 00:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda AUJ Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=147262</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Hasil audit laporan keuangan Perumda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) Kota Bontang tahun 2024 mengungkap sejumlah persoalan serius yang harus segera dibenahi manajemen. Temuan audit tersebut mencakup keberadaan deposito lama yang tidak jelas serta piutang usaha bernilai ratusan juta rupiah yang masuk kategori kurang lancar. Dalam laporan temuan dan rekomendasi auditor, salah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/audit-bongkar-masalah-keuangan-perumda-auj-bontang-deposito-tak-jelas-piutang-ratusan-juta-macet/">Audit Bongkar Masalah Keuangan Perumda AUJ Bontang; Deposito Tak Jelas, Piutang Ratusan Juta Macet</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="315" data-end="477"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong> Hasil audit laporan keuangan Perumda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) Kota Bontang tahun 2024 mengungkap sejumlah persoalan serius yang harus segera dibenahi manajemen.</p>
<p data-start="479" data-end="635">Temuan audit tersebut mencakup keberadaan deposito lama yang tidak jelas serta piutang usaha bernilai ratusan juta rupiah yang masuk kategori kurang lancar.</p>
<p data-start="637" data-end="950">Dalam laporan temuan dan rekomendasi auditor, salah satu catatan utama adalah saldo deposito Perumda AUJ yang tidak mengalami perubahan dalam beberapa periode terakhir. Ironisnya, manajemen tidak mengetahui secara rinci informasi deposito tersebut, termasuk keberadaan fisik bilyet maupun bank tempat penyimpanan.</p>
<p data-start="952" data-end="1180">Berdasarkan keterangan manajemen, deposito tersebut merupakan peninggalan pengurus periode sebelumnya. Auditor merekomendasikan agar fisik bilyet deposito segera ditelusuri dan diamankan, misalnya disimpan di brankas perusahaan.</p>
<p data-start="1182" data-end="1439">Selain itu, manajemen diminta menindaklanjuti hasil konfirmasi audit dengan BPR Bontang Sejahtera yang menyatakan adanya deposito dengan saldo sesuai pencatatan laporan keuangan Perumda AUJ. Saat ini, BPR tersebut telah bertransformasi menjadi Bank Bontang.</p>
<p data-start="1441" data-end="1607">Menanggapi temuan tersebut, manajemen Perumda AUJ menyatakan akan segera melakukan penelusuran fisik bilyet deposito serta menindaklanjuti konfirmasi ke Bank Bontang.</p>
<p data-start="1609" data-end="1847">Tak hanya soal deposito, auditor juga menyoroti kondisi piutang usaha yang dinilai signifikan dan tidak mengalami pergerakan dalam beberapa periode. Piutang tersebut berasal dari sejumlah perusahaan dan mitra usaha sejak 2021 hingga 2022.</p>
<p data-start="1849" data-end="2143">Total piutang usaha pihak ketiga yang belum dibentuk penyisihan piutang tak tertagih tercatat mencapai Rp114.837.023. Dari jumlah itu, sebagian besar masuk kategori kurang lancar. Auditor merekomendasikan pembentukan penyisihan piutang tak tertagih sebesar Rp7.653.052,30 untuk tahun buku 2024.</p>
<p data-start="2145" data-end="2491">Sejumlah perusahaan tercatat memiliki piutang, di antaranya PT Ibnu Abbas Rp8,85 juta, PT BSP (SPBN) Rp8,5 juta, PT Armada Loktuan Rp7,12 juta, PT Ars Rp12,35 juta, PT Raditya Rp13,06 juta, hingga PT Elsa Rp18,89 juta. Selain itu, terdapat piutang dari beberapa kapal dan mitra usaha lain seperti KM Mutia, KM Saviour, KM Trisula, dan MV Peacock.</p>
<p data-start="2493" data-end="2710">Auditor merekomendasikan agar seluruh piutang tersebut diinventarisasi ulang, diklasifikasikan, serta ditentukan kebijakan lanjutan, baik melalui penagihan aktif maupun langkah lain sesuai kajian akuntansi perusahaan.</p>
<p data-start="2712" data-end="2884">“Saldo piutang usaha perlu diinventarisasi ulang dan ditetapkan kebijakan sesuai hasil telaah akuntansi atas akun piutang yang telah disusun,” demikian rekomendasi auditor.</p>
<p data-start="2886" data-end="3077">Selain itu, manajemen juga diminta membentuk penyisihan piutang tak tertagih untuk piutang pihak ketiga yang belum memiliki cadangan kerugian agar laporan keuangan lebih akurat dan realistis.</p>
<p data-start="3079" data-end="3312">Manajemen Perumda AUJ menyatakan akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi auditor tersebut. Langkah ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas laporan keuangan sekaligus meningkatkan kesehatan finansial perusahaan daerah tersebut. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/audit-bongkar-masalah-keuangan-perumda-auj-bontang-deposito-tak-jelas-piutang-ratusan-juta-macet/">Audit Bongkar Masalah Keuangan Perumda AUJ Bontang; Deposito Tak Jelas, Piutang Ratusan Juta Macet</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perumda AUJ Ditunjuk Kelola 10 Persen PI Migas, Ada Potensi PAD</title>
		<link>https://bontangpost.id/perumda-auj-ditunjuk-kelola-10-persen-pi-migas-ada-potensi-pad/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jul 2023 06:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda AUJ Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[PI migas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=116332</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id  – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong pemerintah daerah berpartisipasi atas kepemilikan 10 persen pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi. Setelah berjuang untuk mendapatkan porsi ini, Bontang kebagian jatah 1,22 persen dari Blok Eastkal Attaka. Dari alokasi untuk Pemprov Kaltim, Pemkab Kukar, Pemkot Balikpapan, Pemkab PPU, dan Pemkot Samarinda. Tertuang dalam keputusan Gubernur [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perumda-auj-ditunjuk-kelola-10-persen-pi-migas-ada-potensi-pad/">Perumda AUJ Ditunjuk Kelola 10 Persen PI Migas, Ada Potensi PAD</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id  –</strong> Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong pemerintah daerah berpartisipasi atas kepemilikan 10 persen pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi. Setelah berjuang untuk mendapatkan porsi ini, Bontang kebagian jatah 1,22 persen dari Blok <em>Eastkal</em> <em>Attaka.</em> Dari alokasi untuk Pemprov Kaltim, Pemkab Kukar, Pemkot Balikpapan, Pemkab PPU, dan Pemkot Samarinda. Tertuang dalam keputusan Gubernur Kaltim 500.10.6/K.9/2023.</p>
<p>“Memang sudah keluar keputusan gubernurnya terkait participating interest 10 persen wilayah migas. Bontang dapat 1,22 persen,” kata Kabag Perekonomian dan SDA Setkot Bontang Moch Arif Rochman.</p>
<p>Ia menyadari angkanya memang kecil dibandingkan dari daerah lain. PI 10 persen adalah besaran maksimal 10 persen pada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang wajib ditawarkan oleh kontraktor kepada BUMD setempat. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral 37/2016.</p>
<p>“Ini dari data room. Pembagian porsi didasarkan atas pelamparan reservoir atau cadangan minyak dan gas bumi pada masing-masing wilayah provinsi/kabupaten/kota yang akan diproduksikan,” ucapnya.</p>
<p>Pemkot Bontang pun telah menunjuk Perumda AUJ sebagai pengelola PI 10 persen. Sejatinya ada PT Bontang Migas dan Energi (BME) yang bergerak di bidang migas. Sayangnya PT BME sahamnya tidak 100 persen milik Pemkot. Karena ada sebagian milik Koperasi Praja.</p>
<p>“Yang sahamnya 100 persen pemkot itu Perumda AUJ. Makanya kami ajukan untuk menerima penawaran itu Perumda AUJ. Mereka (AUJ) nantinya harus setor modal nilainya sekira 30 juta rupiah. Bentuknya seperti saham,” tutur dia.</p>
<p>Dengan PI 10 persen ini nantinya bisa mendatangkan pendapatan kas daerah. Ia pun tidak merincikan berapa nominal yang bisa masuk ke APBD Bontang nantinya. Namun skemanya tidak seperti Dana Bagi Hasil (DBH). Tetapi masuk ke hasil kekayaan daerah yang dipisahkan. Ia menerangkan ini tidak berbicara pendapatan rupiah semata. Tetapi ada peluang BUMD untuk bisa belajar dari sektor migas.</p>
<p>“Kontraktor itu nilainya triliunan rupiah. Ada beberapa paket pekerjaan. Nah konsorsium dari BUMD ini bisa ikut. Masa kerja PI ini selama 15 tahun. Jadi dapatnya dari dividen,” terangnya.</p>
<p>Di Kaltim, ada empat daerah mendapatkan PI 10 persen. Selain Bontang ada Kutai Kartanegara (Kukar) melalui PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM). Kemudian Samarinda melalui PD Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU). Balikpapan melalui Perumda Manuntung Sukses. Serta PPU melalui Perumda PBTE. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perumda-auj-ditunjuk-kelola-10-persen-pi-migas-ada-potensi-pad/">Perumda AUJ Ditunjuk Kelola 10 Persen PI Migas, Ada Potensi PAD</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
