<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tanah longsor BSD Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/tanah-longsor-bsd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/tanah-longsor-bsd/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Aug 2025 02:29:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>tanah longsor BSD Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/tanah-longsor-bsd/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wawali Bontang Desak Perbaikan Jalan Amblas di BSD, Sebut Fasum Sudah Diserahkan ke Pemkot</title>
		<link>https://bontangpost.id/wawali-bontang-desak-perbaikan-jalan-amblas-di-bsd-sebut-fasum-sudah-diserahkan-ke-pemkot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 02:29:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[BSD Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan amblas BSD]]></category>
		<category><![CDATA[tanah longsor BSD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=140817</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, menegaskan bahwa jalan amblas di Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD) RT 30, Kelurahan Gunung Elai, seharusnya bisa segera diperbaiki. Hal itu lantaran fasilitas umum (fasum) di kawasan tersebut sudah diserahkan pengembang kepada Pemkot Bontang sejak 2011. &#8220;Sudah diserahkan tahun 2011, jadi kewenangan penuh Pemkot untuk memperbaikinya,&#8221; [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wawali-bontang-desak-perbaikan-jalan-amblas-di-bsd-sebut-fasum-sudah-diserahkan-ke-pemkot/">Wawali Bontang Desak Perbaikan Jalan Amblas di BSD, Sebut Fasum Sudah Diserahkan ke Pemkot</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="210" data-end="525"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, menegaskan bahwa jalan amblas di Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD) RT 30, Kelurahan Gunung Elai, seharusnya bisa segera diperbaiki.</p>
<p data-start="210" data-end="525">Hal itu lantaran fasilitas umum (fasum) di kawasan tersebut sudah diserahkan pengembang kepada Pemkot Bontang sejak 2011.</p>
<p data-start="527" data-end="651">&#8220;Sudah diserahkan tahun 2011, jadi kewenangan penuh Pemkot untuk memperbaikinya,&#8221; ujarnya saat dihubungi, Rabu (6/8/2025).</p>
<p data-start="653" data-end="903">Agus Haris mengaku 99 persen yakin penyerahan aset sudah dilakukan. Ia meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) tidak menunda lagi perbaikan, mengingat kerusakan sudah dibiarkan setahun dan dikhawatirkan akan semakin parah.</p>
<p data-start="905" data-end="969">“Urgensinya jelas. Segera perbaiki dengan maksimal,” tegasnya.</p>
<p data-start="971" data-end="1228">Sementara Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas DPKPP Bontang Andi Ilham, membenarkan penyerahan fasum di BSD memang pernah dilakukan. Namun pihaknya tetap harus melakukan inventarisasi untuk memastikan aset mana saja yang sudah resmi menjadi milik Pemkot.</p>
<p data-start="1230" data-end="1338">“Kami akan rapat bersama PT KIE untuk memastikan, setelah itu baru perbaikan bisa dilaksanakan,” jelasnya.</p>
<p data-start="1340" data-end="1661">Sebelumnya, Kepala DPKPP Bontang, Usman, sempat menyebut perbaikan terkendala karena fasum masih berstatus milik pengembang. Secara aturan, pemerintah daerah dilarang mengalokasikan anggaran untuk fasilitas yang belum menjadi aset resmi daerah. Jika dipaksakan, berpotensi menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).</p>
<p data-start="1663" data-end="1772">“Kami sering ingin masukkan anggaran, tapi selalu terkendala. Kalau dipaksakan, bisa jadi temuan,” ujarnya. <strong>(Dwi Kurniawan Nugroho)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wawali-bontang-desak-perbaikan-jalan-amblas-di-bsd-sebut-fasum-sudah-diserahkan-ke-pemkot/">Wawali Bontang Desak Perbaikan Jalan Amblas di BSD, Sebut Fasum Sudah Diserahkan ke Pemkot</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Bontang Terkendala Perbaiki Jalan Amblas BSD, Aset Masih Milik Pengembang</title>
		<link>https://bontangpost.id/pemkot-bontang-terkendala-perbaiki-jalan-amblas-bsd-aset-masih-milik-pengembang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 06:29:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bsd]]></category>
		<category><![CDATA[tanah longsor BSD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=140791</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Rencana perbaikan jalan amblas di Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD) RT 30, Kelurahan Gunung Telihan, terancam sulit direalisasikan. Pasalnya, fasilitas umum (fasum) di kawasan tersebut masih menjadi aset milik pengembang, dan belum diserahkan kepada Pemkot Bontang. Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Bontang Usman, menjelaskan bahwa secara aturan, pemerintah daerah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemkot-bontang-terkendala-perbaiki-jalan-amblas-bsd-aset-masih-milik-pengembang/">Pemkot Bontang Terkendala Perbaiki Jalan Amblas BSD, Aset Masih Milik Pengembang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="175" data-end="489"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong> Rencana perbaikan jalan amblas di Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD) RT 30, Kelurahan Gunung Telihan, terancam sulit direalisasikan. Pasalnya, fasilitas umum (fasum) di kawasan tersebut masih menjadi aset milik pengembang, dan belum diserahkan kepada Pemkot Bontang.</p>
<p data-start="491" data-end="829">Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Bontang Usman, menjelaskan bahwa secara aturan, pemerintah daerah tidak diperbolehkan mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki fasilitas yang status kepemilikannya masih privat. Jika dipaksakan, perbaikan tersebut berisiko menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).</p>
<p data-start="831" data-end="1004">“Kami sering ingin masukkan anggaran perbaikan, tapi selalu terkendala karena aset belum dilimpahkan. Kalau kami lakukan, bisa jadi temuan,” ujar Usman, Selasa (5/8/2025).</p>
<p data-start="1006" data-end="1221">Ia menambahkan, proses pelimpahan aset dari pengembang ke Pemkot Bontang pun tidak bisa dilakukan secara instan. Oleh karena itu, pihak pengembang diminta segera mengurus dokumen pelimpahan agar pemerintah dapat turun tangan.</p>
<p data-start="1447" data-end="1722">Sementara itu, Ketua RT 30 Gunung Elai Angga Nicky, berharap jalan amblas yang nyaris mengancam rumah warganya dapat segera ditangani. Ia mengungkapkan, kerusakan ini bukanlah peristiwa baru, melainkan sudah terjadi sejak setahun lalu dan telah diusulkan dalam Musrenbang.</p>
<p data-start="1724" data-end="1897">“Sudah sering kami laporkan, tapi belum ada penanganan. Kalau soal fasum, akan kami komunikasikan lagi dengan kelurahan. Kami tidak punya kewenangan langsung,” kata Angga.</p>
<p data-start="1899" data-end="2009">Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengembang belum memberikan tanggapan terkait persoalan tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemkot-bontang-terkendala-perbaiki-jalan-amblas-bsd-aset-masih-milik-pengembang/">Pemkot Bontang Terkendala Perbaiki Jalan Amblas BSD, Aset Masih Milik Pengembang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teras Rumah Warga BSD Bontang Amblas, Diduga Akibat Pipa Bocor</title>
		<link>https://bontangpost.id/teras-rumah-warga-bsd-bontang-amblas-diduga-akibat-pipa-bocor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 03:27:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[tanah longsor BSD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=140773</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Penurunan tanah yang memicu ambruknya salah satu rumah warga di Simpang Jalan Tinombala, Perumahan Bontang Sekatup Damai (BSD) RT 30, ternyata sudah pernah dilaporkan sejak setahun lalu. Pantauan di lapangan menunjukkan rumah milik orangtua Arsyad (50), warga RT 30 Kelurahan Gunung Elai, mengalami amblas parah pada bagian samping teras. Lokasi tersebut tepat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/teras-rumah-warga-bsd-bontang-amblas-diduga-akibat-pipa-bocor/">Teras Rumah Warga BSD Bontang Amblas, Diduga Akibat Pipa Bocor</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="191" data-end="405"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Penurunan tanah yang memicu ambruknya salah satu rumah warga di Simpang Jalan Tinombala, Perumahan Bontang Sekatup Damai (BSD) RT 30, ternyata sudah pernah dilaporkan sejak setahun lalu.</p>
<p data-start="407" data-end="808">Pantauan di lapangan menunjukkan rumah milik orangtua Arsyad (50), warga RT 30 Kelurahan Gunung Elai, mengalami amblas parah pada bagian samping teras. Lokasi tersebut tepat berada di atas drainase persimpangan jalan. Selain itu, pondasi rumahnya juga terkikis akibat aliran air yang tidak lagi melalui saluran drainase, melainkan merembes lewat tanah menuju titik amblas di persimpangan dan teras rumah.</p>
<p data-start="810" data-end="1097">Menurutnya, retakan besar pada teras depan rumah sudah terlihat sejak setahun lalu. Ia menduga kerusakan ini akibat penurunan tanah yang terus terjadi.</p>
<p data-start="810" data-end="1097">&#8220;Saya sudah melapor, tapi hanya ada kunjungan dan peninjauan dari pihak kelurahan, DPRD, dan pemerintah saat itu,&#8221; ujarnya.</p>
<p data-start="1099" data-end="1409">Namun, pada Selasa (6/8/2025) sekitar pukul 18.30, tanah di sekitar rumahnya tiba-tiba amblas parah tanpa suara retakan atau bunyi keras. Dampaknya, rumah dan jalan di simpang tersebut ikut terdampak.</p>
<p data-start="1099" data-end="1409">&#8220;Makanya anak saya langsung merekam dan mengirimkan ke grup RT supaya segera dilaporkan,&#8221; tambahnya.</p>
<p data-start="1411" data-end="1555">Ia menyebut Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, telah meninjau lokasi dan memanggil instansi terkait pada Rabu pagi untuk membahas penanganan.</p>
<p data-start="1557" data-end="1847">Di lokasi kejadian, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Usman, mengatakan hasil tinjauan sementara mengindikasikan adanya kebocoran pipa komunal di belakang rumah. Kebocoran ini diduga menyebabkan tanah terkikis hingga memicu penurunan tanah di area teras dan jalan.</p>
<p data-start="1849" data-end="2071">Pihaknya akan memanggil developer perumahan untuk membahas langkah perbaikan. &#8220;Besok kami panggil agar pemerintah dan developer bisa segera bersama-sama menangani masalah ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p data-start="2073" data-end="2364">Diketahui sebelumnya, sebuah rumah di Jalan Gunung Tinombala BSD nyaris ambruk akibat longsor pada Selasa sore. Teras rumah amblas, sementara pemiliknya terpaksa mengungsi karena rumah tidak aman ditempati. Jalan Gunung Tinombala pun ditutup sementara untuk mengantisipasi risiko lanjutan. <strong>(Dwi Kurniawan Nugroho)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/teras-rumah-warga-bsd-bontang-amblas-diduga-akibat-pipa-bocor/">Teras Rumah Warga BSD Bontang Amblas, Diduga Akibat Pipa Bocor</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
