• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Terkait Kebijakan regristasi kartu prabayar, Penjual Kartu Perdana Resah 

by BontangPost
17 Oktober 2017, 11:57
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
PILIH KARTU: Beberapa pelanggan memilih membeli kartu perdana yang include dengan kuota internet dibandingkan dengan isi ulang.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

PILIH KARTU: Beberapa pelanggan memilih membeli kartu perdana yang include dengan kuota internet dibandingkan dengan isi ulang.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Kebijakan regristasi kartu prabayar telepon seluler dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) serta pembatasan registrasi yakni satu NIK maksimal tiga kartu diresahkan oleh beberapa pemilik konter. Salah satunya Mukaiyah (46) pemilik outlet Pascal Cell di Jalan R Suprapto, sejauh ini pemasukan melalui sektor penjualan kartu perdana.

“Resah, sekarang ini hidupnya konter dari perdana yang pakai-buang,” kata Mukaiyah.

Rata-rata dalam sehari, ia berhasil menjual 200 kartu perdana. Ini dikarenakan konsumen lebih memilih pembelian kartu perdana mengingat dengan biaya murah mendapatkan fasilitas kuota lebih banyak.

“Keuntungannya tidak bisa dihitung kaena harganya beda-beda tetapi lebih jauh untuk penjualan kartu perdana daripada isi ulang,” tuturnya.

Baca Juga:  Tak Registrasi, Bersiap Nomor Mati

Kendati demikian, penjualan kartu perdana memiliki risiko besar bagi penjual. Hal ini sehubungan masa aktif dari kartu tersebut, jikalau mendekati batasnya maka penjual biasanya melakukan promo dengan menjual di bawah harga standar.

“Supaya terjual walaupun rugi tidak masalah dari pada tidak sama sekali. Resikonya hangus soalnya,” tambahnya.

Dikuatirkannya, penerapan kebijakan “satu NIK tiga kartu” dapat mematikan toko penjual pulsa. Sehubungan dengan biaya operasional saat ini yang sangatlah tinggi, maka diperlukan laba yang tinggi pula guna menutupi hal tersebut.

“Sewa rumah paling tidak Rp 20 juta di pinggir jalan. Kecuali kalau di rumah sendiri mungkin aman. Kalau dari jualan pulsa saja tidak mencukupi,” ujarnya.

Baca Juga:  SIAP-SIAP!! Tidak Registrasi, Nomor Ponsel Bakal Mati

Hal senada dirasakan oleh Ani karyawati Farrel Cell yang berlokasi Jalan Ahmad Yani, pemberlakuan kebijakan ini sangatlah berpengaruh nantinya terhadap angka penjualan kartu perdana. Bahkan diakuinya setiap orang bisa mengganti kartu perdana mencapai lima kali.

“Pasti berpengaruh, rata-rata jaman sekarang orang gonta-ganti kartu jadi kami penjualan lebih banyak di situ (menjual kartu perdana, Red.),” kata Ani.

Diakuinya, tiap harinya mampu menjual 300 kartu perdana. Dengan proses regristasi baik dengan KTP konsumen maupun penjual itu sendiri. “Itu tergantung mereka saja. Kami pasrah saja dengan aturan yang ada,” paparnya. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kartu Prabayarregistrasi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pencuri Panel Surya Tertangkap

Next Post

Tak Registrasi, Bersiap Nomor Mati

Related Posts

Tak Registrasi, Bersiap Nomor Mati
Bontang

Tak Registrasi, Bersiap Nomor Mati

17 Oktober 2017, 11:58
SIAP-SIAP!! Tidak Registrasi, Nomor Ponsel Bakal Mati
Nasional

SIAP-SIAP!! Tidak Registrasi, Nomor Ponsel Bakal Mati

13 Oktober 2017, 17:44

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OTW Amerika! Dua Pebasket SMA 1 Bontang Lolos DBL Camp Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.