BONTANGPOST.ID, Bontang – Warga RT 12 mengusulkan perbaikan jembatan wilayahnya. Jembatan yang menghubungkan RT 12 dengan RT 13 itu dinilai membahayakan.
Dari pantauan Bontang Post, kayu penyangga jembatan tersisa tiga tiang, karena satu tiang lainnya sudah patah.
Berdasarkan informasi, kaki jembatan tersebut patah sebab terhantam kayu besar yang terbawa arus sungai.
Hal itu dibenarkan Lurah Gunung Elai Sulistyo. “Kaki jembatan patah saat air sungai naik sekitar awal bulan. RT setempat langsung koordinasi ke kami,” katanya.
Pihaknya pun telah meneruskan hal tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang. Mengingat kewenangan pembenahan jembatan berada pada dinas terkait.
Ia menuturkan, masyarakat mengharapkan jembatan dibeton. Lantaran banyak anak-anak di sekitar lokasi tersebut. Selain itu, banyak sampah maupun kotoran yang justru kerap tersangkut di kaki jembatan.
Sejatinya, beberapa meter dari area tersebut ada jembatan lain. Namun jembatan ini merupakan akses alternatif yang kerap dilalui masyarakat.
Adapun sejak patahnya satu kaki jembatan, area tersebut tidak lagi dapat diakses menggunakan sepeda motor.
“Persoalan ini sudah kami ajukan. Insyaallah akan diperbaiki di APBD perubahan. Semoga tidak ada kendala,” pungkasnya. (*)

