Harap Bersinergi dengan Membangun Bontang Jago
BONTANG – Salah satu paguyuban dari Tanah Jawi merayakan ulang tahunnya yang ke-4, tepat di Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober. Ultah tersebut tidak disengaja hanya sama tanggal lahir. Dihadiri Wakil Wali Kota Bontang, Paguyuban Minak Sopal Trenggalek diharapkan bisa bersinergi dengan Pemkot Bontang untuk membangun Bontang Jago.
Wawali Basri Rase yang merupakan penasehat utama Paguyuban Minak Sopal Trenggalek, dalam sambutannya mengharapkan dukungan Ikapakarti dan Pemkot Bontang terus berkembang dengan programnya. Pihaknya juga meyakini bahwa bisa memberikan kontribusi yang nyata untuk membangun Kota Bontang yang Juara, Aktif, Global, Optimis (Jago).
“Saya selaku penasehat merasa senang dan bangga, karena Trenggalek baru berumur 4 tahun. Kita Indonesia, jadi walaupun saya suku Bugis tetap sama, jangan melihat dari sukunya,” jelas Basri, di Sekretariat Paguyuban Minak Sopal Trenggalek, Sabtu (28/10) lalu.
Dikatakan dia, Paguyuban Trenggalek harus eksis baik di pemerintahan maupun kegiatan sosial dan lainnya. Dirinya juga menjamin para anggota Paguyuban Trenggalek tetap guyub rukun. Walaupun memang diakuinya, Paguyuban Trenggalek tidak sebesar paguyuban lain. Tetapi eksistensinya bisa mengalahkan paguyuban lain yang berasal dari Tanah Jawi.
“Mudah-mudahan kebersamaan terus terjalin dan kedepannya semakin baik,” ungkapnya.
Ketua Paguyuban Minak Sopal Trenggalek, Hermanto mengatakan, semoga Paguyuban Trenggalek bisa memberikan kontribusi secara resmi kepada pemerintah. Di Hari Sumpah Pemuda, memang Paguyuban Trenggalek lahir. Mungkin seperti disengaja, tetapi itu hanya kebetulan.
“Kami ingin semangat setanah air dapat diwujudkan melalui paguyuban ini, karena sebagai sesama perantau punya harapan untuk bersinergi dalam membangun kota Bontang yang dicintai. Dengan harapan dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki agar Bontang menjadi Bontang Jago,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Ikapakarti Bontang, Dasuki mengatakan, paling tidak kontribusi yang diberikan Paguyuban Minak Sopal Trenggalek yakni warganya tentram, aman dan guyub rukun. Mudah-mudahan diusianya yang semakin besar, semakin tumbuh dewasa dan membuat warganya aman dan nyaman serta sejahtera menjadi bagian dari pemerintah.
“Mudah-mudahan Ikapakarti bisa menyatukan paguyuban lainnya khususnya yang berasal dari tanah Jawi,” ujarnya.
Paguyuban Minak Sopal Trenggalek hanya terdiri dari 250 an orang. Di usianya yang ke-4, mereka mengambil tema Guyub Rukun Membangun Kota Bontang Jago.(mga)

