• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

12 Kelompok Nelayan di Bontang Terima Bantuan Perikanan Tangkap Rp2,2 Miliar

by Redaksi Bontang Post
13 Maret 2026, 14:00
in Bontang
Reading Time: 10 mins read
0
Pemkot Bontang akan menyalurkan bantuan yang diserahkan kepada masyarakat terkait sarana penunjang nelayan pada tahun ini. 9ADIEL KUNDHARA/KP)

Pemkot Bontang akan menyalurkan bantuan yang diserahkan kepada masyarakat terkait sarana penunjang nelayan pada tahun ini. 9ADIEL KUNDHARA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Kota Bontang) menyiapkan bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap senilai Rp2,2 miliar pada tahun ini. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada lebih dari 12 kelompok nelayan di Kota Bontang.

Kepala Bidang Perikanan DKP3 Bontang, Fadli, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi perikanan sekaligus mendukung penguatan sektor hilirisasi.

Menurutnya, peningkatan produksi menjadi langkah penting agar kebutuhan bahan baku untuk sektor pengolahan hasil perikanan dapat terpenuhi.

“Program ini sejalan dengan visi dan misi pemerintah kota untuk meningkatkan produksi perikanan, termasuk penguatan hilirisasi. Untuk hilirisasi tentu membutuhkan bahan baku, sehingga produksi tangkapan nelayan perlu ditingkatkan,” kata Fadli, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga:  Mesin Kapal Ditemukan, Pencarian Nelayan Bontang Kuala Jainuddin Terus Berlanjut

Ia menjelaskan bantuan yang diberikan berupa paket sarana penunjang aktivitas melaut, seperti mesin ketinting, mesin diesel dompeng, hingga perlengkapan lain yang dibutuhkan nelayan dalam kegiatan penangkapan ikan.

Selain itu, pemerintah juga mulai mendorong modernisasi alat tangkap nelayan melalui pengadaan kapal berbahan fiber. Menurut Fadli, penggunaan kapal fiber masih tergolong baru bagi sebagian nelayan di Bontang sehingga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keselamatan saat melaut.

“Ini juga bagian dari modernisasi alat tangkap. Misalnya penggunaan kapal fiber yang mulai kita perkenalkan. Di Bontang masih tergolong baru, jadi kita dorong agar nelayan bisa menggunakan sarana yang lebih modern,” ujarnya.

Bantuan tersebut akan disalurkan melalui kelompok nelayan. Meski demikian, penerima manfaat tetap berasal dari anggota kelompok secara perorangan yang telah terdata.

Baca Juga:  Nelayan Bontang Kuala Jainuddin Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Kutim

Saat ini DKP3 Bontang masih melakukan pendataan kebutuhan di lapangan untuk menyesuaikan jumlah bantuan dengan kondisi riil para nelayan.

“Pendataan masih berjalan karena kita menyesuaikan dengan kebutuhan nelayan. Jadi tidak langsung menentukan jumlah penerima, tetapi melihat kondisi dan kebutuhan mereka terlebih dahulu,” tuturnya.

Untuk mendapatkan bantuan tersebut, nelayan harus memenuhi sejumlah persyaratan administratif, salah satunya tergabung dalam kelompok nelayan yang terdaftar di DKP3 Bontang.

Selain itu, nelayan juga diwajibkan memiliki Kartu Kusuka atau Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan yang menjadi identitas resmi pelaku usaha di sektor tersebut.

“Selain itu juga ada persyaratan administrasi lain seperti proposal permohonan bantuan serta struktur organisasi kelompok,” terangnya.

Baca Juga:  Perjuangan Nelayan Bontang: 11 Hari Terombang-ambing di Laut, Minum Air Hujan

DKP3 juga rutin melakukan monitoring dan pembinaan kepada kelompok nelayan untuk mengetahui kondisi usaha mereka di lapangan. Kegiatan tersebut dilakukan melalui kunjungan langsung dan diskusi dengan nelayan.

Dari hasil komunikasi tersebut, pemerintah dapat mengidentifikasi kebutuhan riil nelayan, seperti perbaikan kapal, penggantian mesin, maupun pengadaan alat tangkap baru.

“Kami rutin melakukan monitoring dan pembinaan ke kelompok nelayan. Dari situ kami bisa mengetahui kondisi mereka secara langsung, apakah kapal perlu diperbaiki, mesin harus diganti, atau ada kebutuhan lain,” pungkasnya. (ak)

Tags: bantuan nelayannelayan bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wagub Kaltim Ditanya Soal TAGUPP; Ahhhh

Next Post

11 OPD di Kutai Barat Diperiksa Polda Kaltim

Related Posts

Penantian Berakhir Duka, Istri Jainuddin Tak Kuasa Berdiri saat Hendak Menjemput Jenazah Suaminya
Bontang

Penantian Berakhir Duka, Istri Jainuddin Tak Kuasa Berdiri saat Hendak Menjemput Jenazah Suaminya

18 Agustus 2026, 17:21
Nelayan Bontang Kuala Jainuddin Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Kutim
Bontang

Nelayan Bontang Kuala Jainuddin Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Kutim

18 Agustus 2026, 15:19
Mesin Kapal Ditemukan, Pencarian Nelayan Bontang Kuala Jainuddin Terus Berlanjut
Bontang

Mesin Kapal Ditemukan, Pencarian Nelayan Bontang Kuala Jainuddin Terus Berlanjut

15 Agustus 2026, 16:38
Perjuangan Nelayan Bontang: 11 Hari Terombang-ambing di Laut, Minum Air Hujan
Bontang

Perjuangan Nelayan Bontang: 11 Hari Terombang-ambing di Laut, Minum Air Hujan

3 April 2026, 13:30
Nelayan Bontang yang Sempat Hilang Akhirnya Pulang dengan Selamat
Bontang

Nelayan Bontang yang Sempat Hilang Akhirnya Pulang dengan Selamat

2 April 2026, 13:43
Nelayan Bontang Ditemukan Meninggal di Atas Kapal
Bontang

Nelayan Bontang Ditemukan Meninggal di Atas Kapal

21 Agustus 2025, 10:41

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Bontang Pecat Aipda IM, Positif Sabu hingga Terjerat Banyak Utang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.