SANGATTA – Banjir yang melanda empat kecamatan di Kutim menghambat proses pengiriman Lembar Jawaban Komputer (LJK) Ujian Nasional (UN) tingkat SMP. Rencananya, pengiriman dimulai sejak Jumat (5/4) hari ini. Karena jalan yang tergenang banjir, maka pengiriman dipastikan akan terlambat.
Empat kecamatan yang tergenang banjir itu antara lain, Muara Ancalong, Muara Bengkal, Long Masangat, dan Batu Ampar.
Banjir sudah menggenangi daerah itu sejak pekan lalu. Hingga Kamis (4/4) kemarin, banjir tak juga surut.
Tri Unti Astuti, Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim mengatakan, Disdik Kaltim telah menginstruksikan agar LJK dari empat kecamatan itu mulai dikirim hari ini. Hanya saja permintaan itu tak mungkin dilakukan karena faktor bencana alam. Sebab itu, pihaknya meminta tambahan waktu pengiriman.
“Kami langsung berkoodinasi ke pusat. Dan langsung direspon dengan memberikan tambahan waktu hingga senin untuk proses pengiriman LJK tersebut,” ujarnya.
Dan untuk proses pengiriman LJK tersebut, kemungkinan langsung di kirim ke pusat tidak singgah ke Sangatta. Lantaran LJK siswa SMP di Sangatta sudah akan dikirim hari ini. Adapun pengiriman LJK dari empat kecamatan tadi, langsung diserahkan oleh Sub Rayon yg terdapat di Muara Bengkal.
“Alhamdulliah sampai detik akhir proses semua berjalan lancar, hanya saja sebagian terkendala pengiriman LJK. Yang pasti untuk semua LJK sudah terbungkus rapi dan disertakan berita acara, karena proses tersebut sesuai aturan,” sambungnya. (hd)







